Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan

Home / Berita

Sabtu, 7 Juni 2025 - 20:01 WIB

Banyak Pungutan Tidak Jelas, Tanggungan PKL Tugu Pedang Membengkak

 

BANGKO–BULENONNEWS.COM. Di balik kebijakan relokasi PKL ke area sekitar Koramil/Kodim 0420 Bangko, ditemukan sejumlah kejanggalan dan polemik yang kini memicu keresahan di kalangan pedagang kecil. Investigasi tim Awak  Media menemukan bahwa sejumlah pungutan tidak tercatat secara resmi dan fasilitas yang dijanjikan belum layak digunakan.

Bayar Rp500 Ribu Tanpa Surat Resmi

Banyak pedagang mengaku diminta membayar Rp500.000 untuk mendapatkan satu petak tempat berjualan. Namun, yang menjadi pertanyaan, tidak ada bukti tertulis atau surat perjanjian yang menjelaskan durasi sewa maupun jaminan keberlangsungan usaha. “Kami hanya diberi tahu secara lisan. Tidak ada tanda tangan kontrak, tapi kalau tidak bayar, kami tidak dapat tempat,” ujar seorang pedagang yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga  Pengguna Narkoba Marak di Merangin

Fasilitas Minim, Biaya Terus Jalan

Lapak berjualan berada di tanah terbuka yang rentan becek saat hujan. Genangan air membuat area sulit dilalui pembeli. Sementara itu, biaya operasional harian terus membebani para pedagang, di antaranya:

Baca Juga  BREAKINGNEWS..! Pj Bupati Sidak Ke Dikbud Merangin, Tak Satupun Kabid Yang Hadir Tepat Waktu

Rp14.000 per malam untuk listrik

Rp3.000 untuk penitipan gerobak

Biaya parkir yang dibebankan kepada pembeli

Kondisi ini membuat omset sebagian besar pedagang menurun drastis. “Dulu di pinggir jalan, pembeli gampang berhenti.Sekarang masuk gang sempit, becek, dan harus bayar parkir. Banyak yang malas datang,” kata Suharto, pedagang gorengan. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

Pj Bupati Merangin Buka Pameran dan Kontes Bonsai

Berita

Pj Bupati Merangin Tinjau Jalan Rusak Jam Gento

Berita

Pj Bupati Buka Rakor dan Sosialisasi Pengelolaan BMD

Berita

Kunjungi Kesiapan SPPG 004 Sungai Ulak, Hasren DPRD Merangin : Sudah Layak Launching dan Operasi

Berita

Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Merangin 2023 di Rembuk

Berita

Sekda Tanjab Barat Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan UMKM

Berita

Inflasi Merangin Minggu ini Terkendali, IPH Diangka 1,730

Berita

Wakili Merangin, Pelakar Jaya Ikut Lomba UP2K Tingkat TP PKK Provinsi Jambi

You cannot copy content of this page