Ketua DPRD Hamdani Jamu Makan Malam Pemain Bola Pelajar Perwakilan Kecamatan Batang Asam  Kejar Target Akhir Tahun: Komisi III DPRD Tanjab Barat Gas Pol Monitoring Progres Pembangunan TPU Berkah Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Bantuan Sosial untuk Warga Kurang Mampu Sarang Narkoba di Pasar Merlung Dibongkar! Polres Tanjab Barat Tangkap Dua Pelaku, Sita 3,46 Gram Sabu dan Timbangan Digital Aksi Nyata Jaga Pesisir: Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Dukung Penuh Gerakan Penanaman Mangrove

Home / Berita

Sabtu, 7 Juni 2025 - 20:01 WIB

Banyak Pungutan Tidak Jelas, Tanggungan PKL Tugu Pedang Membengkak

 

BANGKO–BULENONNEWS.COM. Di balik kebijakan relokasi PKL ke area sekitar Koramil/Kodim 0420 Bangko, ditemukan sejumlah kejanggalan dan polemik yang kini memicu keresahan di kalangan pedagang kecil. Investigasi tim Awak  Media menemukan bahwa sejumlah pungutan tidak tercatat secara resmi dan fasilitas yang dijanjikan belum layak digunakan.

Bayar Rp500 Ribu Tanpa Surat Resmi

Banyak pedagang mengaku diminta membayar Rp500.000 untuk mendapatkan satu petak tempat berjualan. Namun, yang menjadi pertanyaan, tidak ada bukti tertulis atau surat perjanjian yang menjelaskan durasi sewa maupun jaminan keberlangsungan usaha. “Kami hanya diberi tahu secara lisan. Tidak ada tanda tangan kontrak, tapi kalau tidak bayar, kami tidak dapat tempat,” ujar seorang pedagang yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga  Bupati dan Wabup Tanjab Barat Penen Raya Jahe Merah dan Peresmian UMKM

Fasilitas Minim, Biaya Terus Jalan

Lapak berjualan berada di tanah terbuka yang rentan becek saat hujan. Genangan air membuat area sulit dilalui pembeli. Sementara itu, biaya operasional harian terus membebani para pedagang, di antaranya:

Baca Juga  Bupati Merangin Launching BUMDES Desa Pelangki dan Resmikan Gedung Serba Guna 

Rp14.000 per malam untuk listrik

Rp3.000 untuk penitipan gerobak

Biaya parkir yang dibebankan kepada pembeli

Kondisi ini membuat omset sebagian besar pedagang menurun drastis. “Dulu di pinggir jalan, pembeli gampang berhenti.Sekarang masuk gang sempit, becek, dan harus bayar parkir. Banyak yang malas datang,” kata Suharto, pedagang gorengan. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

Hadapi Pilkada 2024, H Mukti Minta Masyarakat Waspadai Paham Radikal dan Terorisme

Berita

Viral di TikTok, Salah Satu Warga di Tanjab Barat Pasang Bendera Amerika Serikat

Berita

Kunjungi Kesiapan SPPG 004 Sungai Ulak, Hasren DPRD Merangin : Sudah Layak Launching dan Operasi

Berita

Yani : Hari Ini 1200 Guru di Merangin Bisa Tersenyum, Honor Dicairkan

Berita

Akan Terbukti, Nalim-Nilwan Menang 90 Persen di Tabir Ulu

Berita

Susana Lebaran Polres Merangin Beri Bingkisan Kepada Petugas dan Pasien Covid-19 RSD Kol. Abundjani Bangko

Berita

Pimpinan DPRD Provinsi Jambi Resmi Dilantik, Jangcik Mohza Ucapkan Selamat

Berita

Stadion Bhakti Karya Kuala Tungkal Seperti Kubangan Anggaran Perawatan Tidak Mampu Memperbaiki

You cannot copy content of this page