Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Berita

Sabtu, 7 Juni 2025 - 20:01 WIB

Banyak Pungutan Tidak Jelas, Tanggungan PKL Tugu Pedang Membengkak

 

BANGKO–BULENONNEWS.COM. Di balik kebijakan relokasi PKL ke area sekitar Koramil/Kodim 0420 Bangko, ditemukan sejumlah kejanggalan dan polemik yang kini memicu keresahan di kalangan pedagang kecil. Investigasi tim Awak  Media menemukan bahwa sejumlah pungutan tidak tercatat secara resmi dan fasilitas yang dijanjikan belum layak digunakan.

Bayar Rp500 Ribu Tanpa Surat Resmi

Banyak pedagang mengaku diminta membayar Rp500.000 untuk mendapatkan satu petak tempat berjualan. Namun, yang menjadi pertanyaan, tidak ada bukti tertulis atau surat perjanjian yang menjelaskan durasi sewa maupun jaminan keberlangsungan usaha. “Kami hanya diberi tahu secara lisan. Tidak ada tanda tangan kontrak, tapi kalau tidak bayar, kami tidak dapat tempat,” ujar seorang pedagang yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga  Peduli Anak Yatim dan Kaum Dhuafa, DPD PAN Merangin Beri Santunan dan Buka Bersama

Fasilitas Minim, Biaya Terus Jalan

Lapak berjualan berada di tanah terbuka yang rentan becek saat hujan. Genangan air membuat area sulit dilalui pembeli. Sementara itu, biaya operasional harian terus membebani para pedagang, di antaranya:

Baca Juga  Pj Bupati Merangin Hadiri Acara Tasyakuran Hari Bakti Adhyaksa Ke 64

Rp14.000 per malam untuk listrik

Rp3.000 untuk penitipan gerobak

Biaya parkir yang dibebankan kepada pembeli

Kondisi ini membuat omset sebagian besar pedagang menurun drastis. “Dulu di pinggir jalan, pembeli gampang berhenti.Sekarang masuk gang sempit, becek, dan harus bayar parkir. Banyak yang malas datang,” kata Suharto, pedagang gorengan. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Syukur Terima Kunjungan Silaturahim Kepala KPPN Bangko

Berita

Laris Manis.. ! Warga Serbu Operasi Pasar Yang Digelar Pj Bupati Merangin di Pasar Bangko

Berita

DEWAN MEMANAS! Oknum Kadis ‘Tangan Besi’ Bikin Proyek Rp 4 Miliar Terkesan Asal Jadi, Jabatannya Kebal Kritik?

Berita

BREAKING NEWS: Warga Tabir Heboh, Istri Polisi Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri

Berita

Pahala Junior Pasaribu DPRD Merangin Serahkan Bantuan Korban Angin Puting Beliung dan Kebakaran

Berita

GOR Merangin Segera Direhap dan Difungsikan

Berita

PMII Cabang Merangin Kembali Angkat Toa Terkait Aktivitas 12 Ekskavator PETI di Jangkat Timur

Berita

Motivasi M. Yani, NasDem Sejati Suka Tidak Suka Harus SUKA Untuk Merangin 2024

You cannot copy content of this page