Sejumlah Prestasi dan Raih IPK 3,92, Recha Oktaviani Safitri Asal Tanjab Barat Dipercaya Menyampaikan Sambutan Mewakili Mahasiswa di Wisuda Ke-V Universitas Baiturrahim Jambi Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Home / Pemerintahan

Selasa, 8 Maret 2022 - 16:26 WIB

Bupati Tanjab Barat Hadiri Sosialisasi RAN PASTI Secara Virtual

Bulenon News.Com, Tanjab Barat – Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat M.Ag hadiri sosialisasi Ran Pasti rencana aksi nasional percepatan penurunan angka stunting indonesia regional 1 yang digelar secara virtual zoom metting. Selasa(08/03/22).

Ketua panitia, Patona mengatakan BKKBN mendapat mandat sebagai ketua pelaksana percepatan penurunan stunting, percepatan ini adalah sebuah tugas besar yang menurutnya diperlukan sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa bahkan masyarakat. Stunting regional 1 terdiri dari 8 Provinsi dan 86 Bupati/Walikota.

Untukdiketahui, berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, ditetapkan target penurunan prevalensi stunting dari 24% menjadi 14% pada tahun 2024 mendatang.

” Percepatan penurunan stunting saat ini semakin dikebut, untuk capai target, pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki strategis dengan Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI)”.ujarnya.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat Ikuti Perlombaan Mancing Mania Istimewa

Lebihlanjut, Dr. Ir. Suprayoga Hadi, M.S.P. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Setwapres RI selaku Wakil Ketua Pelaksana mengatakan, saat ini Presiden tekankan beberapa poin, yang salah satunya pada Tahun 2024 harus mencapai penurunan angka stunting mencapai 14%.

“Ini merupakan tantangan, laju percepatan ini harus kita pacu lagi, telah disusun rencana aksi nasional, Ranpasti ini menjadi sebagai acuan bagi pemerintah sesuai dengan permasalahan masing-masing daerah,” ujarnya.

Sementaraitu, Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag dalam pemaparannya menjelaskan Kabupaten Tanjab Barat kurang lebih dengan populasi 321.471 jiwa, terdiri dari 13 Kecamatan, 20 kelurahan dan 114 Desa, geografisnya berada dipesisir yang sangat berkaitan dengan stunting sanitasi dan air bersih. Terkait hal itu, Bupati berharap adanya perhatian dari pemerintah pusat, khususnya terkait sanitasi.

Baca Juga  Kejati Jambi Peringati Hakordia Tahun 2022 di Kota Sungai Penuh

” Kita memerlukan dana yang cukup banyak terkait sanitasi, dari 114 desa ada 15 desa yang sangat memprihatinkan, mudahan-mudahan ini menjadi perhatian pemerintah pusat,” harap Bupati.

“Selain itu, air bersih dan air minum juga merupakan hal yang sangat vital bagi penurunan angka stunting, sampai saat ini kita sangat sulit untuk melakukan pengeboran, air yang kita dapatkan belum memadai dan belum higienis untuk diminum. Pada tahun 2020 angka stunting di tanjab barat 44 % ditahun 2022 ini kita sudah melakukan penurunan yang signifikan 19,8 %,” tambahnya.

” Kami mohon kepada pemerintah pusat bagi Kabupaten / Kota yang dapat melakukan penurunan stunting yang cukup tajam untuk diberikan aspresiasi, sehingga kita mampu melakukan upaya-upaya masif lainnya untuk menekan angka stunting, khususnya di Tanjab Barat”. Tutup bupati.

Penulis/Editor: Amir otte

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Hadiri HUT ke 59 Bank Jambi

Pemerintahan

Komitmen Lestarikan Budaya Daerah,Wabup Tanjab Barat Hadiri Pagelaran Tari Inai

Pelalawan Riau

Bupati Pelelawan H Zukri Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2021-2026

Pemerintahan

Gaji 13 ASN Tanjab Barat Akan Segera  Cair

Pemerintahan

Wakil Bupati Tanjab Barat Hadiri Pelantikan Pengurus DMDI

Pemerintahan

Sekda Tanjab Barat Hadiri Apel Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-61

Pemerintahan

Tidak Membayar Pajak, Kendaraan Dinas Kabupaten Tanjab Barat Jadi Temuan BPK

Pemerintahan

Bupati Buka Konfercab NU Tanjab Barat Tahun 2022

You cannot copy content of this page