ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Meraingin

Selasa, 1 Desember 2020 - 13:59 WIB

Dibeli Belasan Milyar, Kapal Tungkal Samudera Bakal Dilelang Seharga Ratusan Juta Rupiah.

TANJAB BARAT-BULENONnews.com.

Kapal Tungkal Samudera yang dibeli Pemkab Tanjabbar pada 2004 silam merupakan salah satu aset Pemkab Tanjab Barat yang saat ini berada diluar wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Diketahui, Kapal Tungkal Samudera dibeli oleh pemerintah Kabupaten Tanjab Barat
dengan nilai fantasis yaitu Rp 14 miliar. Namun kini menjadi barang rongsokan dan akan dilelang.

Sebelumnya,Kapal Tungkal Samudera ini di gunakan sebagai transportasi untuk para penumpang transit yang ingin menuju ke Malaysia atau Singapura melalui kota Batam.

Tidak hanya itu, sejumlah calon jamaah haji Kabupaten Tanjung Jabung Barat berangkat dari Kuala Tungkal menuju Batam dengan menggunakan kapal Tungkal Samudera.

Baca Juga  IRT Bisa Menghasilkan Uang Jika Memilah Sampah Rumah Tangga Sendiri, Ini Caranya

Informasi yang dihimpun, kapal cepat yang dibeli dengan harga Rp 14 miliar pada 2004 silam ini, sudah hampir lima tahun mangkrak dan tidak lagi bisa dioperasionalkan. Kini kondisi sudah tidak layak.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPKAD Kabupaten Tanjabbar, Rajiun Sitohang. Bahwa sementara saat ini kapal tersebut berada di Gresik,Jawa Timur.

“Kalo kondisi memang sudah tidak layak, itu kalo di injak saja sudah tenggelam kita. Jadi memang sudah buruk dan posisinya sekarang masih di Gresik,”ungkapnya berdasarkan tinjauannya dirinya ke Gresik beberapa bulan lalu.

Ia menyebutkan,bahwa pihaknya akan menjual aset kapal yang kini jika di taksir tidak sampai Rp1 miliar dan pihaknya jugaakan berkoordinasi dengan pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) ke Gresik untuk melakukan penghitungan nilai kapal.

Baca Juga  Komisi ll DPRD Merangin Panggil Dewas Soal Kisruh RSUD Kol Abundjani

“Nanti kita akan ajak KPKNL untuk menilai berapa nilai harganya,”katanya

Disisi lain, di ungkapkan oleh Rajiun bahwa kondisi saat ini badan kapal yang terbuat dari viber tersebut sudah dalam kondisi sangat rusak. Sementara itu, yang tersisa hanya rangka besi kapal dan mesin kapal.

“Karena memang tinggal besi. Mesinnya masih ada. Kalo yang lain, badannya itu kan dari viber sudah hancur. Jadi nanti semoga besi-besi itu kejual, ya setidaknya Rp100 juta lah. Tapi kita lihat nanti KPKNL menilainya,”pungkasnya. (Amr).

Share :

Baca Juga

Meraingin

Bupati Merangin Hadiri Wisuda Ponpes Al Munawaroh

Meraingin

Wabup Merangin Launching Dapur Sehat Atasi Stunting

Meraingin

H Mukti Salurkan Bantuan Zakat Baznas Ke 234 Ke Tenaga Kebersihan Kabupaten Merangin

DPRD

Kegagalan DAK Disnakbun 2024, DPRD Merangin Minta Pemkab Harus Serius Laksanakan Kegiatan

Meraingin

Jaga Kondusif Pilkades Serentak 2022, Pemkab Merangin Gelar Apel Siaga Sat-Linmas

Meraingin

Hadiri Undangan Wabup, H Izhar Majid Sebut Siap Maju Untuk Calon Bupati Merangin 2024

Meraingin

Usai Bagikan Takjil Pemuda Pancasila Santuni Anak Yatim

Meraingin

Wakil Bupati Buka Musrenbang Se-Kecamatan Dapil Satu Merangin

You cannot copy content of this page