Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas PetroChina Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat: Kolaborasi untuk Ringankan Beban Warga Berkas Mantan Pejabat Pemasyarakatan Jambi Tersangka Kasus Ekstasi Masuk Kejati, Jaksa Mulai Teliti Kelengkapan Perkara Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan, Sinergi dengan DPRD Jadi Kunci Pertahankan WTP

Home / DPRD

Senin, 22 September 2025 - 14:21 WIB

DPRD Tanjab Barat Audiensi Bersama Aliansi Honorer Non Database

TANJABBARAT,BULENONNEWS COM – Aspirasi ratusan tenaga honorer yang belum terakomodir dalam skema PPPK Paruh Waktu akhirnya sampai ke meja legislatif. Aliansi Honorer Non Database BKN Gagal CPNS resmi menggelar audiensi bersama DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Ruang Rapat Paripurna, Jum’at (19/9/2025).

Audiensi berlangsung penuh keterbukaan, dengan tujuan utama meminta dukungan DPRD agar 716 tenaga honorer yang belum terakomodir dapat diperjuangkan masuk ke dalam skema PPPK Paruh Waktu, sebagaimana diatur dalam regulasi terbaru KEPMENPANRB No.16 Tahun 2025.

Hadir dalam audiensi tersebut, Ketua DPRD Hamdani, S.E., Ketua Komisi I H. Assek, S.E., Wakil Ketua Komisi I Augustinus Siahaan, S.H., serta Anggota Komisi I Yetno. Dari jajaran Pemkab Tanjab Barat turut mendampingi, di antaranya Asisten Administrasi Umum Setda Ir. H. Agus Sanusi, M.Si., Kepala BKPSDM Saldi, S.H., Kabid Anggaran BKAD Dedy Krissantana, S.E., Kepala Bagian Hukum Agus Sumantri, S.HI., M.H., serta Kabid PSIK BKPSDM Hj. Siti Rahmah Husin, S.H.

Baca Juga  Reses di Sungai Dualap, Anggota DPRD Dedi Hadi Tampung Usulan Masyarakat Normalisasi Sungai dan Parit

Aliansi Honorer menyampaikan tiga poin utama aspirasi:
1. Kepastian hukum dan perlindungan agar tetap bekerja hingga ada keputusan final dari pemerintah pusat.
2. Pengusulan resmi ke jalur PPPK Paruh Waktu tanpa ada satupun honorer yang tertinggal.
3. Komitmen DPRD dan Pemda untuk mengawal langsung proses hingga ke tingkat pusat.

Sebelumnya, Pemkab Tanjab Barat telah mengambil langkah konkret dengan menyerahkan secara manual data 716 tenaga honorer tersebut kepada Wakil Menteri PAN-RB RI, Komjen Pol (Purn) Purwadi Arianto, M.Si., di Kota Jambi pada Kamis (18/9). Penyerahan itu dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E. Langkah ini mendapat apresiasi dari DPRD dan dijadikan landasan untuk memperkuat perjuangan bersama.

Baca Juga  Turun ke Tiga Desa, Anggota DPRD Tanjab Barat Syufrayogi Syaiful: Kepentingan Masyarakat Adalah Prioritas Mutlak

Ketua Komisi I, H. Assek, S.E., bahkan menegaskan kesiapannya bila harus ikut mendampingi langsung ke pusat.

“Tenaga honorer ini adalah SDM penting yang sangat dibutuhkan di pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kami siap berdiri bersama memperjuangkan hingga tuntas,” tegasnya.

DPRD Tanjab Barat menyambut hangat aspirasi yang disampaikan. Pihak legislatif menegaskan siap mengawal proses ini hingga ke pemerintah pusat. Audiensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara honorer, Pemda, dan DPRD, dengan harapan perjuangan berujung pada hasil nyata: kepastian status dan perlindungan kerja bagi tenaga honorer di Tanjung Jabung Barat.

Share :

Baca Juga

DPRD

Kejar Target Akhir Tahun: Komisi III DPRD Tanjab Barat Gas Pol Monitoring Progres Pembangunan TPU Berkah

DPRD

Laksanakan Reses II, Dedi Hadi Tinjau Lokasi Keluhan Warga Desa Serdang Jaya

DPRD

Reses II Hamdani Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Rawa Medang

DPRD

Ketua DPRD Apresiasi Komunitas Seniman Tanjab Barat

DPRD

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna, Rancangan Perda RPJMD Tahun 2025- 2029

DPRD

Breaking News ! Aksi Dadakan HMI Hentikan Paripurna DPRD Merangin

DPRD

Komisi ll DPRD Merangin Kecewa, Direktur RSD dan Kadinkes Mangkir

DPRD

35 Anggota DPRD Tanjabbar Terpilih, 2024-2029 Resmi di Lantik dan di Ambil Sumpah 

You cannot copy content of this page