BANGKO-BULENONNEWS.COM. Meski belum mencapai target juara Satu pada ajang bergengsi kejuaraan sepak bola Gubernur Cup Provinsi Jambi tahun 2026, namun tim Sepak Bola Kebanggaan Kabupaten Merangin yang dikenal dengan gelar Macan Kumbang ini perlu diacungkan Dua Jempol.
Dengan perjuangan yang gigih, babak demi babak dilalui hingga ke puncak tertinggi dalam pertandingan (Final) telah di capai, akan tetapi takdir menyatakan bahwa Merangin FC harus berada di peringkat ke Dua (Runner-up).
Atas keberhasilan dalam mencapai juara Kedua ini, Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Suherman, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada Tim Sepak Bola PS Merangin.
” Saya mewakili bapak Bupati Merangin sekaligus mewakili manajer menyampaikan terimakasih yang sebesar besarnya kepada seluruh pemain sepak bola PS Merangin & juga tim official degan pelatih kepala Pak Karno yang telah berjuang & bekerja keras dalam pertandingan Gubernur cup 2026 sehingga menghantarkan tim PS Merangin menjadi runner up Gubernur Cup 2026, walaupun target kita adalah juara 1 Gubernur cup,” ucapnya Selasa (27/01).
Suherman mengatakan, Kejuaraan Gubernur Cup 2026 telah usai tentu banyak yang memuji keberhasilan tim sepak bola Kabupaten Merangin, bahkan tidak sedikit pula yang menghujat terhadap keburukan, akan tetapi semua akan menjadi obat pemicu semangat dimasa-masa yang datang.
” Kami tetap mengevaluasi, semua mulai dari menejer pelatih, manajemen, apalagi tahun ini kita akan menyelenggarakan sebuah iven besar (Bupati Cup, red), nah disini nanti kita akan mencari bibit untuk menghadapi Gubernur Cup tahun depan, jadi sangat perlu kita evaluasi,” katanya.
Apakah akan terjadi Reformasi terhadap pengurus PS Merangin usai kejuaraan Gubernur Cup?
” Nah disini Saya kan baru jadi Kepala dinas tentu secara intern akan berkonsolidasi, kita kan masih punya rekan PSSI dan Koni nanti silakan mereka nanti berembuk mungkin ada masukan dan saran dari mereka,” jawabnya.
Atas insiden yang terjadi saat babak Final berlangsung, Suherman mantan Asisten II Setda Merangin ini, tidak menyalahkan pemain dan pelatih, hanya saja Nasib dan Takdir yang membuat Tim Merangin harus menerima kekalahan.
” Kalau adu Finalti ini juara dunia saja bisa kalah, padahal main sama kuat, sama-sama hebat, itu lah tadi kembali ke Nasib, soal kecewa ya kecewa dikit lah karena target tak tercapai, namun saya merasa puas dan bangga pada tim kita,” pungkasnya. (Ote)









