Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat” Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas

Home / Berita

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:39 WIB

Nasabah di Tanjab Barat Desak Akses ATM dan mobile banking Bank 9 Jambi Segera Pulihkan 

TANJABBARAT,BULENON NEWS.COM– Puluhan nasabah Bank 9 Jambi mengeluhkan terhentinya layanan transaksi elektronik, baik melalui mesin ATM maupun aplikasi mobile banking, sejak beberapa waktu terakhir.

Kondisi ini memicu keresahan warga yang bergantung pada layanan bank daerah tersebut untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.

Pantauan di sejumlah titik warga yang kecewa karena gagal melakukan penarikan tunai. Pesan “Error” atau “Layanan Tidak Tersedia” kerap muncul di layar mesin, sementara aplikasi mobile banking dilaporkan tidak dapat diakses sama sekali.

Salah seorang nasabah, Kurniawan (38), mengaku sangat kesulitan memenuhi kebutuhan mendesak karena seluruh dana operasional usahanya tersimpan di Bank 9 Jambi.

“Kami minta pihak manajemen segera bertindak. Karena ATM tidak bisa dipakai, mobile banking juga tidak bisa di akses. Ini sangat merugikan kami sebagai nasabah kecil,” ujar Kurniawan saat ditemui di salah satu ATM Center, Minggu (1/3).

Keluhan tidak hanya datang dari pelaku usaha, tetapi juga dari kalangan orang tua yang anak-anaknya tengah menempuh pendidikan di provinsi. Terhentinya layanan ini membuat kiriman uang bulanan untuk biaya hidup mahasiswa menjadi terhambat.

Amir (50), seorang warga mengaku cemas karena anaknya yang kuliah di Jambi terus menghubunginya lantaran kehabisan uang untuk makan dan kebutuhan kuliah.

“Anak saya telepon terus, katanya uang makannya sudah habis. Saya mau transfer tidak bisa, ATM di sini juga gangguan. Keluarga kami hanya pakai Bank 9 Jambi, jadi benar-benar buntu sekarang. Kami mohon pihak bank segera aktifkan lagi, kasihan anak-anak yang jauh dari orang tua,” ungkap Amir dengan nada khawatir.

Desakan kepada Manajemen

Masyarakat selaku nasabah mendesak agar pihak bank 9 Jambi memberikan penjelasan transparan mengenai penyebab gangguan tersebut—apakah karena pemeliharaan sistem (maintenance) atau kendala teknis lainnya—serta kepastian waktu pemulihan.

Ketidakpastian ini dinilai mengganggu perputaran ekonomi lokal, mengingat Bank 9 Jambi merupakan salah satu instrumen keuangan utama bagi ASN dan pelaku UMKM di Provinsi Jambi.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu pernyataan resmi dari pihak direksi Bank 9 Jambi.

Nasabah berharap ada solusi darurat, seperti penambahan jam layanan di kantor cabang pembantu atau percepatan perbaikan sistem IT, agar akses keuangan kembali normal.

Share :

Baca Juga

Berita

H-3 Pj Bupati Lepas Distribusi Logistik Pilkada 2024 Untuk 10 Kecamatan yang Terjauh

Berita

Wakili Pj Bupati, Asisten III Merangin Hadiri Reuni Pondok Musthafawiyah Purba Baru Se-Provinsi Jambi

Berita

Pj Bupati Merangin Resmi Membuka Launching Inovasi Pojok Pelayanan Kesehatan Perkantoran Berintegrasi

Berita

Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Berwibawa  Pj Bupati Hadiri Exit Meething Bersama Tim Auditor BPK RI

Berita

HUT ke-75 Merangin, Pj Bupati Salurkan Bantuan Merangin Perduli

Berita

Pemkab Merangin Peringati Harkitnas Ke 116 2024

Berita

Satu Unit Rumah di Sekancing Hangus Terbakar, Polsek Muara Siau Bergerak Cepat Amankan TKP

Berita

Bupati Syukur Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis, Semua Anak Harus Sekolah

You cannot copy content of this page