Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Pemerintahan

Selasa, 28 Maret 2023 - 19:12 WIB

Pemkab Tanjab Barat Akan Bangun TPU Anti Banjir Rob Seluas 2 Hektar 

TANJABBARAT, BULENONNEWS.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan membuat tempat pemakaman umum (TPU) seluas 2 hektar (Ha) yang akan bebas dari banjir rob saat air laut pasang.

Plt Kadis Perkim Tanjab Barat, Safrun mengatakan TPU itu nantinya akan mulai dibangun pada pertengahan tahun 2023 dengan anggaran Rp 400 juta. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan.

“Bangun di awal 1 Claster dulu, kita lihat kebutuhan setiap tahunnya. Total ada 2 hektare (Ha),” katanya, Selasa (28/03/23).

Baca Juga  DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Sumpah/Janji PAW Hasbi

Safrun kemudian memaparkan nantinya akan terdiri dari beberapa claster di pemakaman itu. Jika semua claster terbangun akan bisa digunakan untuk pemakaman sekitar 7000 makam.

“Total nanti jika semua claster terbangun total 7 atau 8 ribu makam yang bisa digunakan,” ujarnya.

Pemakaman itu nantinya dipastikan akan terbebas dari banjir rob yang setiap tahunnya menghantui Kuala Tungkal. Maka, pihaknya akan melakukan penimbunan di pemakaman itu nantinya dengan ketinggian 50 cm.

“Nanti di setiap cluster itu akan ada pembatas agar air tidak masuk terus nanti setiap makam diberi batas luas 2×2 meter saja,” sebutnya.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat Apresiasi Giat Sepeda Santai

Safrun menyebutkan proyek ini metupakan proyek umat yang akan terus dibangun setiap clasternya sesuai dengan kebutuhan makam yang ada.

“Misal, nanti kita lihat tahun ini ada 100 orang yang harus dimakamkan dalam 1 kecamatan apakah itu mampu menampung 1 claster maka kita dua atau tiga tahun lagi tambah clasternya di tanah yang seluas 2 hektar di dekat sialang.”pungkasnya.

 

Penulis/Editor: Amir/Otte

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Ikut Berpartisipasi Pamerkan Produk Unggulan Tanjab Barat di Jakarta

Pemerintahan

Ditandai Pemukulan Gong, Secara Resmi Bupati Tanjab Barat Buka MTQ Ke-50 Tingkat Kabupaten

Meraingin

H Mashuri Tak ‘Kan Tebang Pilih Dalam Uji Kopetensi 30 Pejabat Eselon ll

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Paripurna Kedua Penyampaian Pandangan Umum Anggota DPRD

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Akan Ambil Langkah Hukum Terkait Perda RTRW

Meraingin

Bupati Ingatkan ‘Prokes’ Saat Pelepasan Kafilah Merangin Pada MTQ 50 Tk Provinsi Jambi

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Sidak Temui Kantor Kelurahan Kosong dan Bergembok

Pemerintahan

Wakil Bupati Tanjab Barat Kembali Gelar Pengajian Rutin

You cannot copy content of this page