JAMBI, BULENON NEWS.COM – Kehadiran Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag.,Pada Selasa (06/01/26) dalam Rapat Paripurna HUT ke-69 Provinsi Jambi bukan sekadar seremonial. Di bawah kepemimpinannya, Kabupaten Tanjabbar kini menjelma sebagai salah satu motor penggerak utama dalam pencapaian visi “Jambi Mantap 2029” yang dicanangkan Gubernur Al Haris.
Langkah taktis Bupati Anwar Sadat dalam mensinkronkan program daerah dengan kebijakan provinsi terbukti memberikan dampak signifikan, mulai dari sektor infrastruktur strategis hingga ketahanan pangan.
Bupati Anwar Sadat menegaskan komitmennya untuk memastikan proyek infrastruktur besar yang melintasi wilayahnya berjalan tanpa hambatan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah progres Jalan Tol Jambi–Rengat dan pembangunan Jembatan Sungai Rambut.
“Kami di Tanjung Jabung Barat terus berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat. Jembatan Sungai Rambut dan akses tol bukan hanya soal konektivitas, tapi urat nadi ekonomi yang akan membuka isolasi wilayah pesisir Jambi,” ujar Bupati Anwar Sadat di sela-sela kegiatan paripurna.
Peningkatan produksi padi Provinsi Jambi sebesar 30,43 persen yang dipaparkan Gubernur Al Haris tak lepas dari kontribusi besar petani di Tanjabbar. Melalui kebijakan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan perbaikan irigasi yang digelontorkan Anwar Sadat, Tanjabbar konsisten menjaga statusnya sebagai lumbung pangan provinsi.
“Pencapaian makro Jambi adalah cerminan kerja keras di tingkat kabupaten. Kami di Tanjabbar fokus pada penguatan sektor pertanian dan perkebunan karena itulah basis ekonomi kerakyatan kita,” tambahnya.
Selain infrastruktur fisik, Anwar Sadat juga sangat fokus pada pembangunan “Infrastruktur Spiritual” dan kualitas SDM. Pemberian penghargaan kepada K.H. Muhammad Ali (Pendiri Ponpes Al Baqiyatus Shalihat) oleh Pemprov Jambi menjadi bukti bahwa model pendidikan keagamaan yang dipupuk di Tanjabbar diakui sebagai aset berharga bagi Provinsi Jambi.
“Kami ingin SDM Jambi ke depan tidak hanya cerdas secara intelektual melalui Boarding School, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang kuat seperti yang diajarkan para ulama kita di Kuala Tungkal,” jelas Bupati yang juga dikenal sebagai sosok ulama ini.
Menanggapi target Gubernur Al Haris untuk menurunkan angka kemiskinan hingga 6,25 persen pada tahun 2026, Anwar Sadat optimis Tanjabbar akan memberikan kontribusi positif melalui program pemberdayaan UMKM dan optimalisasi PAD dari sektor pelabuhan dan industri.
“Sinergi adalah kunci. Dengan kolaborasi yang solid antara Pemkab Tanjabbar dan Pemprov Jambi, visi Jambi Mantap bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di pesisir hingga ke pelosok desa,” pungkasnya.
Penulis Editor Amir Ote









