Bupati Anwar Sadat Hadiri Malam Seni Budaya Kerinci, Perkuat Harmoni Keberagaman dalam Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Turnamen Voli Antar-Klub Tanjab Barat 2026, Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Kejurprov 2027 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka OPD Cup 2026, Perkuat Sinergi dan Kekompakan Antar-OPD Melalui Sepak Bola Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi

Home / DPRD

Selasa, 21 Oktober 2025 - 07:23 WIB

2026 Nol Pembangunan, Legislatif Minta Bupati Tanjab Barat Transparan Agar Tidak Dipersalahkan Publik

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) tahun 2026 diprediksi akan mengalami kondisi darurat pembangunan.

Total alokasi dana sebesar Rp 1,2 triliun dilaporkan nyaris seluruhnya terserap habis hanya untuk belanja rutin, yakni gaji pegawai dan biaya operasional Pemerintah Daerah (Pemda).

Dilema ini diungkapkan secara terbuka oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjab Barat, dalam rapat paripurna. H.Assek khawatir, dengan kondisi anggaran yang fokus pada biaya rutin, aspirasi pembangunan masyarakat yang telah ditampung selama masa reses akan tertunda, bahkan batal.

“Masyarakat tahu APBD kita 2026 ini Rp 1,2 triliun, uang yang besar. Tetapi saat ditanya, kenapa tidak ada pembangunan? Ini yang menjadi dilema besar bagi kami,” ujar H.Assek, Senin (20/10/25)  , yang saat itu menyampaikan kekhawatiran yang mewakili rekannya..

Baca Juga  DPRD Tanjab Barat Gelar FGD Ranperda Inisiatif DPRD

Hanya Cukup untuk Pemeliharaan

Situasi ini membuat posisi dewan menjadi serba salah. Di satu sisi, mereka dihadapkan pada APBD yang tidak sehat. Di sisi lain, mereka harus menghadapi tuntutan masyarakat yang mengharapkan realisasi pembangunan.

“Kami hari ini meminta bantuan Bapak Bupati untuk menyampaikan kondisi ini secara terbuka. Kami khawatir, di tahun 2026 nanti, akhirnya DPRD lagi yang disalahkan oleh masyarakat karena dianggap tidak mengawal pembangunan,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa alokasi anggaran menunjukkan fakta yang mencengangkan: Rp 1,2 triliun hanya cukup untuk membayar gaji dan menjalankan roda operasional Pemda. Sisanya, jika ada, hanya dialokasikan untuk kegiatan pemeliharaan minor.

“Artinya, memang apa adanya. Rp 1,2 triliun kita pakai untuk bayar gaji dan operasional Pemda saja,” katanya.

Baca Juga  Terima Keluhan Masyarakat Batang Masumai, Dewan Merangin Naik Pitam !!

Adapun program yang terselamatkan hanyalah kegiatan rutin seperti pemeliharaan jalan, jembatan, normalisasi, dan perbaikan lampu jalan. Proyek pembangunan strategis yang diidamkan masyarakat dipastikan nihil.

Menyikapi kebuntuan ini, H.Asek yang merupakan Anggota DPRD Tanjab Barat Dari Politisi Partai Gerindra ini secara resmi meminta Bupati untuk mengeluarkan pernyataan publik yang transparan. Langkah ini dianggap krusial untuk melindungi legislatif dari tudingan masyarakat yang merasa aspirasinya tidak terealisasi akibat ketiadaan dana pembangunan.

“Di ruang paripurna yang terbuka ini, kami minta statement resmi Bupati Anwar Sadat agar masyarakat memahami. Tujuannya agar DPRD juga merasa telah mengawal proses pembahasan APBD 2026, dan agar kami tidak dipersalahkan,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

DPRD

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD

DPRD

Berlangsung Meriah,Anggota DPRD Tanjab Barat Dampingi Bupati Anwar Sadat Tutup Biliard Turnamen 2025 Kuala Tungkal

DPRD

Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Seminar Peningkatan Kapasitas Anggota DPRD

DPRD

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Nota Pengantar KUA dan PPAS APBD 2025

DPRD

Hamdani Serap Aspirasi Masyarakat Dua Desa di Kecamatan Tungkal Ulu

DPRD

Ketua DPRD Hamdani: “Ini Investasi Kita Mencetak Generasi Pesepak Bola Masa Depan yang Unggul”

DPRD

Rangkaian Peringati HUT RI Ke 78,DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI 

DPRD

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Keempat  Raperda APBD Tahun Anggaran 2023

You cannot copy content of this page