Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
IKLAN

Home / Tanjab Barat

Kamis, 14 Oktober 2021 - 00:24 WIB

UKPBJ ULP Tanjabbarat Di Duga Buat Aturan Sendiri Dalam Proses Lelang Barang Dan Jasa

 

TANJABBARAT.BULENONNEWS.COM,APBD dan APBD-P kab. Tanjab barat telah berjalan. Dimana proses pelelangan untuk paket paket pekerjaan di lakukan di web site LPSE Tanjab Barat dengan pokja yang tergabung dalam UKPBJ kab. Tanjab Barat.

Wawan salah satu pemerhati kegiatan lelang di ULP / UKPBJ kabupaten Tanjab barat sangat menyayangkan dan bingung dengan persyaratan-persyaratan yang di buat oleh Pokja.

Wawan mencontohkan, “Pada pelelangan paket APBD tahun 2021, UKPBJ kabupaten Tanjab barat telah menayangkan beberapa paket pelelangan pekerjaan fisik di beberapa instansi, dalam pelelangan tersebut.

menurut wawan yang disampaikan beberapa orang rekanan kepadanya,para rekana yang mengikuti proses lelang tersebut merasa bingung, Karna paket yang di lelang ada yang ditampilkan Bill of Quantity (BQ), ada juga paket yang di tayangkan tidak menampilkan Bill of Quantity (BQ),Sehingga sangat membingungkan para rekanan sebut Wawan yang mendapat laporan atau cerita dari beberapa oknum rekanan tersebut.

Baca Juga  Sambut Hari Kemerdekaan RI Ke-75, Nelayan Kuala Tungkal Kibarkan Seribu Bendera Dilaut

Masih menurut rekanan kepada wawan,”Bagai mana rekanan dapat memasukan penawaran, sementara BQ tidak di tampilkan di Portal LPSE.

Perihal kisruh pada sistym pelelangan oleh panitia yang lebih heran lagi, Pemenang lelang paket tidak di tampilkan BQ itu tetap ada. Disinikan kita bingung, dasar utk memasukan penawaran itu ada Administrasi (dokumen) dan ada BQ. BQ dalam hal ini sangat penting. Karna di BQ ini lah item2 pekerjaan dan volume pekerjaan tercantum. Bagaimana rekanan memasukan penawaran kalau BQ nya tidak ada? Ini lah yang membuat kuat dugaan ada permainan kongkalikong antara pemenang tender dengan panitia.

Baca Juga  Pemkab Tanjab Barat Sudah Melakukan PTM Terbatas Pada Sejumlah Sekolah

Wawan selaku pemerhati pembangunan di Tanjabbarat ini meminta kepada pihak panitia lelang untuk bekerja dengan profesional dan transparan.jangan bekerja semaunya saja,dan kepada Pak Bupati untuk melakukan kroscek kepada staf pembantu di pemerintahan agar berkerja dengan aturan perundang-undangan “Timpal Wawan.

EDTOR:OTE.

TIM BULENON.

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bantahan Sekda Agus Sanusi Atas Beredarnya Isue Pemotongan TPP Nakes Tanjabbarat

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nur Annisa

Tanjab Barat

DPD Partai Demokrat Jambi Usung AHY Capres 2024

Tanjab Barat

Jadi Masalah,Bangunan RKB SMN 2 Disinyalir Asal Kerja.

Tanjab Barat

Meriahkan HUT RI Ke-77 dan Hari Jadi Tanjab Barat Ke – 57, Pemkab Gelar Lomba Panjat Pinang Selama Dua Hari

Tanjab Barat

Drs H Anwar Sadat Bersama Masyarakat Makan Santuy Di Puja Sera

DPRD

Ketua DPRD Tanjab Barat Pimpin Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden RI

Tanjab Barat

Kesadaran Pembayaran Pajak Di Dinas Pemkab Tanjabbarat Rendah

You cannot copy content of this page