TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Suhu politik menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi mendadak hangat. Di sela-sela agenda reses Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) pada Selasa (28/7), sebuah momen krusial terjadi di balik pintu tertutup.
Mantan Wali Kota Jambi dua periode tersebut menggelar pertemuan empat mata dengan Bupati Tanjab Barat, H. Anwar Sadat. Berlangsung selama hampir satu jam di ruang kerja bupati, pertemuan ini langsung memantik spekulasi panas di kalangan pengamat dan masyarakat Jambi.
Bukan tanpa alasan. Kedua figur ini sama-sama memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kinclong dan basis massa yang mengakar. Fasha, yang kini menjabat Ketua DPW NasDem Provinsi Jambi, sukses mengubah wajah Kota Jambi selama 10 tahun kepemimpinannya. Di sisi lain, Anwar Sadat—Ketua DPD PAN Tanjabbar—berhasil menahbiskan kinerjanya sebagai nakhoda pembangunan Tanjabbar di periode keduanya saat ini.
Jika kedua tokoh berpengaruh ini benar-benar menyatukan kekuatan, potensi terbentuknya poros koalisi raksasa di Pilgub Jambi bukan sekadar gertak sambal.
Saat dikonfirmasi usai keluar ruangan, Fasha merespons awak media dengan gaya diplomatisnya yang khas.
“Ya, kita barusan diskusi bersama Pak Bupati soal pembangunan Tanjab Barat,” ujar Fasha santai.
Namun, ketika disinggung mengenai konstelasi politik Jambi dan peluang mengarungi Pilgub bersama, jawaban Fasha justru semakin memancing teka-teki.
“Yang jelas, kami membicarakan soal masa depan,” seloroh Fasha sambil melempar senyum penuh misteri.
Tak berbeda jauh, Bupati Anwar Sadat yang berjalan beriringan dan tampak sangat akrab di samping Fasha hanya melempar senyum penuh makna tanpa banyak kata.
Apakah pertemuan “masa depan” ini menjadi permulaan lahirnya pasangan calon paling tangguh di Pilgub Jambi mendatang? Yang pasti, mesin politik kini resmi mulai memanas.
Penulis Editor tim









