Kodim 0419/Tanjab Gelar Upacara Ziarah Nasional di TMP Yudha Satria Pengabuan DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Ketiga Pembahasan Rancangan Perda Bupati Tanjab Barat Harapkan Ekraf Fest Mampu Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal Hari Pertama Operasi Zebra 2022, Sejumlah Pelajar di Kuala Tungkal Terjaring Razia Bupati Anwar Sadat Apresiasi Giat Sepeda Santai

Home / Meraingin

Kamis, 6 Agustus 2020 - 15:15 WIB

Dampak Covid-19 PAD Merangin Menurun Drastis Dari tahun Sebelumnya, BPPRD Tetap Berusaha

BANGKO – Kendati Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merangin oleh bebrapa Orgnisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak tercapai dari tahun ke tahun, namun secara keseluruhan taget terdapat peningkatan di tahun 2019.

Menurut pantauan media ini, PAD tahun 2017 belum tercapai taget dari angka Rp. 93.046424.049,90 sementara Realisasi Rp. 86.682.529.673,17 atau 93.17%.

Ditahun 2018, dari besaran Target Rp.93455989.013,43, dengan Realisasi Rp. 89.286.000.545,52. atau 90,69% artinya jumlah relisasi ada sedikit kenaikan.

Pada tahun 2019 PAD ditargetkan Rp. 102.585.921.504,97, nilai capaian realisasi berjumlah Rp. 106.160.970.249,67, atau 103%, realisasi juga ada kemajuan.

Baca Juga  Bupati Merangin Segera Turunkan Tim Ke Lokasi PETI Milik Kades Parit Ujung Tanjung

Namun di tahun 2020 kembali menurun dalam pencapaian taget PAD, karena dampak pandemi covid-19.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Merangin (BPPRD),  Tandry Adi Negara mengatakan, di tahun 2020 terjadi perubahan yang signifikan akibat pademii Virus Corona, semula PAD ditagetkan sebesar 95 Milyar menjadi 77 Milyar atau penurunan 7,3%.

” Terjadi Penurunan yang signifikan terhadap target PAD tahun 2020 atas terjadinya Covid-19. Dari target PAD 95 M menjadi 77M. Seperti Pajak Hotel dan Restoran yang terbesar terjadi penurunan, sehingga capaian taget pun turun drastis,” ujar Kaban BPPRD saat dikonfirmasi via Whasapp.

Baca Juga  PP Merangin Bersama Anggota MPR-RI M. Syukur Sosialisaikan 4 Pilar Kebangsaan

Kemudian dikatakan Tandry, ” Namun kita kita tidak purus asa,  BPPRD berusaha menggali potensi-potensi yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap penambahan PAD tersebut,” sambungnya.

Ditambahkan Kaban BPPRD,” Kita akan lakukan Sosialisasi perpajakan daerah, pemutkhiran data Base wajib pajak, penagihan intens oleh petugas pajak terhadap wajib pajak yang belum patuh dan penegakakan peraturan terhadap wajib pajak,” tambahnya optimis.

Selanjutnya,” Semuanya itu, langkah-langkah BPPRD dalam optimalisasi PAD pada suasana Pademi Covid-19 ini,” lanjut pimpinan BPPRD itu.

Harap Kaban BPPRD,” Kita berharap kepada masyarakat paham dan menyadari, pajak yang dibayar tersebut adalah untuk pembangunan Merangin,” Pungkasnya.

penulis/Editor: Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Warga Dusun Mudo Geger Atas Penemuan Mayat Gantung Diri

Meraingin

Resah..! Petugas Balai Adat Merangin Keluhkan Kelakuan Pemuda Tak Dikenal dan Anak Pank Sering Mabuk

Meraingin

HUT RI Ke 76, Mashuri: Sebanyak 251 Warga Binaan Dapat Remisi

Meraingin

VIRAL..! dr. Sephelio Direktur RSD Kol. Abundjani Bangko Dibanjiri Ucapan Selamat

Meraingin

M. Yuzan Pimpin Komisi ll DPRD Merangin Terbaru

Meraingin

Study Banding Budidaya Maggot, Bupati Merangin Sambut Kunjungan Wabup Kerinci

Meraingin

Pol PP Merangin Siap Lakukan Pengamanan Pemilukada 9 Desember 2020.

Meraingin

Tak Rela Pendidikan Anak Menurun Karena Covid-19, Al Haris Pastikan Semua Sekolah Belajar Tatap Muka Diberlakukan