SMC Chapter Tanjab Barat Apresiasi Slow Riding 2026, Dorong Budaya Safety Riding dan Komunitas Berlegalitas Paripurna DPRD Tanjab Barat:Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kepentingan Rakyat Breaking News: Pria Sekitar 60 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Hotel STJ Kuala Tungkal Diduga Bakar Lahan, Dua Pria di Renah Mendaluh Diamankan Tim Gabungan Polsek Tungkal Ulu HUT ke-61 Tanjab Barat: Rapat Paripurna Istimewa DPRD Teguhkan Semangat Bersatu Wujudkan Berkah Madani

Home / Pemerintahan

Rabu, 26 Januari 2022 - 07:29 WIB

Diskoperindag Tanjab Barat Bubarkan 116 Koperasi Tak Aktif

Bulenon News.Com Tanjab Barat – Tercatat sejak 2019 lalu dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah membubarkan sedikitnya 116 koperasi yang dinilai tidak aktif atau anggotanya tidak pernah melakukan rapat tahunan.

Hal itu diungkapkan oleh Redisal, Kabid Koperasi dan UMKM, Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Tanjab Barat, bahwa pihaknya telah membubarkan sebanyak 116 koperasi yang sudah tidak aktif selama tiga tahun terakhir berdasarkan tinjauan dinas ditemui sudah tidak melakukan aktifitas.

“Pembubaran itu langsung dilakukan oleh Kementerian Koperasi sesuai dengan usulan kita terhadap koperasi yang dinilai sudah tidak adanya lagi kebersamaan untuk membangun memang ada proses dan tahapan nya terlebih dahulu,”tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan terhadap koperasi yang sudah tidak aktif tersebut pihaknya memberikan tenggang waktu selama tiga tahun kepada pengurus koperasi untuk mengaktifkan kembali, melakukan pembinaan serta mencari kendala yang dihadapi agar koperasi tersebut aktif kembali.

Baca Juga  Januari  2024, Jam Kerja ASN Tanjab Barat Berubah

“Nah jika serangkaian upaya itu sudah kita lakukan lebih kurang selama tiga tahun tetapi tidak juga ada perubahan atau kondisi kopersi itu sudah tidak dimungkinkan untuk aktif kembali, maka berdasarkan aturan Kementerian sudah saatnya untuk dibubarkan memang untuk pembubaran itu haknya di Kementerian kita hanya mengusulkan,”Sebut Redisal.

Disisi lain, ia menerangkan ditahun 2020 lalu ada sebanyak 274 koperasi yang terdata di Diskoperindag Tanjab Barat, sementara dari jumlah tersebut hanya 159 yang aktif. Namun kata Redisal pihaknya berupaya secara bertahap untuk mengaktifkan kembali koperasi yang saat ini masih non aktif.

Baca Juga  Puluhan Warga Tanjab Barat Laksanakan Aksi Solidaritas Bebaskan Palestina

“Kita lakukan upaya secara bertahap, memang sejauh ini yang kita temui kendala yang tidak aktif itu karena tidak adanya lagi kebersamaan, tetapi yang paling dominan biasanya masalah permodalan. Kita berharap semangat berkoperasi ini dapat hidup kembali jika memang ingin mengaktifkan pasti ada jalan nya,”tuturnya.

“Yang paling dominan di Tanjab Barat koperasi yang bergerak dibidang perkebunan, ada perikanan atau koperasi produsen, simpan pinjam dan lain lain, karena prinsipnya koperasi ini bisa bergerak tanpa modal yang penting adanya kebersamaan dan ada bahan produksi serta pemasaran, Insya Allah bisa bergerak aktif,”pungkasnya.

 

Penulis/Editor:Amir/Otte

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Loss Gantangan! UAS Cup Siap Manjakan Kicau Mania dengan Hadiah Motor dan Total Bonus Jutaan Rupiah

Pemerintahan

Hadiri Pelantikan DPC ASKI Tanjab Barat, Bupati:Semoga Dapat Meningkatkan Animo Masyarakat 

Pemerintahan

Secara Virtual Bupati Anwar Sadat Ikuti Rakornas Wasin Pemerintah Tahun 2024

Pemerintahan

Pj Sekda sampaikan nota pengantar rancangan perubahan KUA dan PPAS APBD TA 2024

Pemerintahan

Pemkab Siapkan Dana Miliaran Rupiah Untuk 200 RTLH  di Tanjab Barat 

Meraingin

Izhar Majid Ketua Komisi ll Prov. Jambi Hadiri Kunker Gubernur di Merangin

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Sosialisasi RAN PASTI Secara Virtual

Pemerintahan

Tiga Kades Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Dilantik

You cannot copy content of this page