Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Pemerintahan

Rabu, 26 Januari 2022 - 07:29 WIB

Diskoperindag Tanjab Barat Bubarkan 116 Koperasi Tak Aktif

Bulenon News.Com Tanjab Barat – Tercatat sejak 2019 lalu dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah membubarkan sedikitnya 116 koperasi yang dinilai tidak aktif atau anggotanya tidak pernah melakukan rapat tahunan.

Hal itu diungkapkan oleh Redisal, Kabid Koperasi dan UMKM, Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan Tanjab Barat, bahwa pihaknya telah membubarkan sebanyak 116 koperasi yang sudah tidak aktif selama tiga tahun terakhir berdasarkan tinjauan dinas ditemui sudah tidak melakukan aktifitas.

“Pembubaran itu langsung dilakukan oleh Kementerian Koperasi sesuai dengan usulan kita terhadap koperasi yang dinilai sudah tidak adanya lagi kebersamaan untuk membangun memang ada proses dan tahapan nya terlebih dahulu,”tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan terhadap koperasi yang sudah tidak aktif tersebut pihaknya memberikan tenggang waktu selama tiga tahun kepada pengurus koperasi untuk mengaktifkan kembali, melakukan pembinaan serta mencari kendala yang dihadapi agar koperasi tersebut aktif kembali.

Baca Juga  H Mashuri Tak 'Kan Tebang Pilih Dalam Uji Kopetensi 30 Pejabat Eselon ll

“Nah jika serangkaian upaya itu sudah kita lakukan lebih kurang selama tiga tahun tetapi tidak juga ada perubahan atau kondisi kopersi itu sudah tidak dimungkinkan untuk aktif kembali, maka berdasarkan aturan Kementerian sudah saatnya untuk dibubarkan memang untuk pembubaran itu haknya di Kementerian kita hanya mengusulkan,”Sebut Redisal.

Disisi lain, ia menerangkan ditahun 2020 lalu ada sebanyak 274 koperasi yang terdata di Diskoperindag Tanjab Barat, sementara dari jumlah tersebut hanya 159 yang aktif. Namun kata Redisal pihaknya berupaya secara bertahap untuk mengaktifkan kembali koperasi yang saat ini masih non aktif.

Baca Juga  Masyarakat Pengabuan Siap Berjuang Memenangkan Pasangan UAS - Katamso

“Kita lakukan upaya secara bertahap, memang sejauh ini yang kita temui kendala yang tidak aktif itu karena tidak adanya lagi kebersamaan, tetapi yang paling dominan biasanya masalah permodalan. Kita berharap semangat berkoperasi ini dapat hidup kembali jika memang ingin mengaktifkan pasti ada jalan nya,”tuturnya.

“Yang paling dominan di Tanjab Barat koperasi yang bergerak dibidang perkebunan, ada perikanan atau koperasi produsen, simpan pinjam dan lain lain, karena prinsipnya koperasi ini bisa bergerak tanpa modal yang penting adanya kebersamaan dan ada bahan produksi serta pemasaran, Insya Allah bisa bergerak aktif,”pungkasnya.

 

Penulis/Editor:Amir/Otte

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pj Sekda sampaikan nota pengantar rancangan perubahan KUA dan PPAS APBD TA 2024

Meraingin

Plt Bupati Merangin Tegaskan, Belajar Tatap Muka Ajaran Baru Harus Pakai Shift dan Perketat Prokes

Pemerintahan

Mengencangkan Ikat Pinggang Daerah, Bupati Tanjab Barat Pastikan Dana Desa Aman dari Pemotongan

Pemerintahan

Rangka Hari Pahlawan,Pjs. Bupati Tanjab Barat Hadiri Upacara Pelarungan Bunga

Meraingin

Bupati Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2023

Pemerintahan

Sekda Tanjab Barat Pimpin Upacara HUT Provinsi Jambi Ke-68

Infrastruktur

Bupati Tanjabbar Turun Langsung Melihat Kondisi Jalan dan Jembatan Yang Rusak

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Jambore Kader PKK 2025

You cannot copy content of this page