ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Meraingin / Pemerintahan / Pendidikan

Selasa, 13 Juli 2021 - 16:33 WIB

Plt Bupati Merangin Tegaskan, Belajar Tatap Muka Ajaran Baru Harus Pakai Shift dan Perketat Prokes

 

BANGKO-BULENONnews.com. Demi mencegah paparan Covid-19 di Kabupaten Merangin, Plt Bupati Merangin segera menerapkan sistim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Tidak hanya ditempat umum saja, namun hingga ke sekolah sekolah pembelajaran tahun ajaran baru 2021, untuk murid Sekolah Dasar (SD) dan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dilaksanakan secara tatap muka, dengan sistem shift dalam kegiatan belajar mengajar itu.

Hal tersebut ditegaskan Plt Bupati Merangin H Mashuri, ketika memimpin jalannya rapat Satgas Covid-19 Merangin, membahas tahun ajaran baru 2021 ditengah pandemic Covid-19 berlangsung di Pola Utama Kantor Bupati Merangin, Selasa (13/7).

Baca Juga  Bupati dan Wabup Tanjab Barat Sambut Kunker Ketua Komisi VIII DPR RI

‘’Jadi berdasarkan hasil rapat dan mengacu ke Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, tahun ajaran baru 2021 yang akan kita mulai pada 15 Juli 2021, dilakukan secara tatap muka,’’ujar Plt Bupati.

Belajar secara tatap muka itu lanjut Plt bupati, dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 yang sangat ketat sekali. Semua anak harus mengenakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

‘’Makanya setelah rapat ini, saya minta ke Tim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merangin untuk turun ke sekolah-sekolah, guna mamantau persiapan sekolah-sekolah itu menghadapi tahun ajaran baru ditengah pandemic Covid-19,’’pinta H Mashuri.

Baca Juga  Bupati Kembali Rombak Kabinet Merangin Mantap, Ini Nama-nama Pejabat Yang Dilantik

Didepan masing-masing kelas jelas Plt bupati, harus disediakan tempat cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Anak-anak sebelum masuk kelas harus mencuci tangan terlebih dahulu dan duduk berjarak satu kursi yang harus dikosongkan.

Selain itu, guru yang mengajar harus dipastikan sudah divaksinasi Covid-19. ‘’Jika ada guru yang belum divaksin, jangan masuk sekolah dulu. Lakukanlah vaksinasi Covid-19 di Puskesmas terdekat,’’tegasnya.

Editor: Ote 

Share :

Baca Juga

Meraingin

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Merangin Wakili Bupati Tutup PKD 2023

Pemerintahan

Tiga Kades Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Dilantik

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat lantik H. Dahlan, S.Sos., MM sebagai Pj. Sekda

Meraingin

Festival Lagu Dangdut di Wisata Sikumbang WatePark Meriah..!

Meraingin

Juniarti Nilwan Buka Pemilihan Duta Genre dan Pembentukan Forum Genre Merangin

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Terima Hibah Mesin Dukcapil Mandiri Dari Kemendagri

Pemerintahan

Kunjungi Muara Papalik, Wabup Katamso Paparkan Strategi Pembangunan Tanjab Barat di Tengah Penurunan APBD

Meraingin

Pemkab Merangin Gelar Acara Pengantar Tugas Kajari Dr RR Theresia Tri Widorini

You cannot copy content of this page