Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Meraingin / Pemerintahan / Pendidikan

Selasa, 13 Juli 2021 - 16:33 WIB

Plt Bupati Merangin Tegaskan, Belajar Tatap Muka Ajaran Baru Harus Pakai Shift dan Perketat Prokes

 

BANGKO-BULENONnews.com. Demi mencegah paparan Covid-19 di Kabupaten Merangin, Plt Bupati Merangin segera menerapkan sistim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Tidak hanya ditempat umum saja, namun hingga ke sekolah sekolah pembelajaran tahun ajaran baru 2021, untuk murid Sekolah Dasar (SD) dan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dilaksanakan secara tatap muka, dengan sistem shift dalam kegiatan belajar mengajar itu.

Hal tersebut ditegaskan Plt Bupati Merangin H Mashuri, ketika memimpin jalannya rapat Satgas Covid-19 Merangin, membahas tahun ajaran baru 2021 ditengah pandemic Covid-19 berlangsung di Pola Utama Kantor Bupati Merangin, Selasa (13/7).

Baca Juga  Pemkab Merangin Gelar Operasi Pasar Menjelang Nataru, Pj Bupati: Untuk Mengatasi Terjadinya Inflasi Daerah

‘’Jadi berdasarkan hasil rapat dan mengacu ke Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, tahun ajaran baru 2021 yang akan kita mulai pada 15 Juli 2021, dilakukan secara tatap muka,’’ujar Plt Bupati.

Belajar secara tatap muka itu lanjut Plt bupati, dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 yang sangat ketat sekali. Semua anak harus mengenakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

‘’Makanya setelah rapat ini, saya minta ke Tim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merangin untuk turun ke sekolah-sekolah, guna mamantau persiapan sekolah-sekolah itu menghadapi tahun ajaran baru ditengah pandemic Covid-19,’’pinta H Mashuri.

Baca Juga  Bupati Berharap Tanjab Barat Dapat Prestasi Terbaik di Porprov Tahun 2023

Didepan masing-masing kelas jelas Plt bupati, harus disediakan tempat cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Anak-anak sebelum masuk kelas harus mencuci tangan terlebih dahulu dan duduk berjarak satu kursi yang harus dikosongkan.

Selain itu, guru yang mengajar harus dipastikan sudah divaksinasi Covid-19. ‘’Jika ada guru yang belum divaksin, jangan masuk sekolah dulu. Lakukanlah vaksinasi Covid-19 di Puskesmas terdekat,’’tegasnya.

Editor: Ote 

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Festival Arakan Sahur Akan dilaksanakan,Ini Perbedaannya

Meraingin

Hasil Swab Antigen Kafilah Merangin MTQ Ke 50 Tk Provinsi Jambi ‘Negative’

DPRD

Akhirnya Paripurna DPRD Merangin Rampung Pukul 22.11 WIB Malam.

Pemerintahan

Secara Virtual Bupati Anwar Sadat Ikuti Rakornas Wasin Pemerintah Tahun 2024

Meraingin

Dijanjikan Biayai Kontrakan Rumah 6 Juta, Warga Pulau Alba Bawah Bukit Tiung Tagih Janji Bupati

Pemerintahan

Resmikan SPBU di Kecamatan Merlung, Wabup Katamso Berharapa Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi lokal.

Meraingin

Bupati Merangin Kembali Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Tabir

Meraingin

Ala Kapolres Baru “Ngawani Nogopi” Para Insan Pers Merangin.

You cannot copy content of this page