Terima Kunjungan Komisi V DPR RI, Wabup Katamso “Lobi” Pusat Percepat Infrastruktur Strategis Tanjab Barat Lautan Manusia Iringi Kepergian KH. Hasan Basri, Bupati Anwar Sadat: Kita Kehilangan Sosok Ulama Panutan Siswa SMPN 4 Kuala Tungkal Tolak Program MBG, Kepsek: “Lihatlah Kondisinya, Tidak Ada yang Bergizi!” Hari Pertama MBG di Tanjab Barat Banjir Keluhan: Dari Telur Busuk Hingga Roti Nyaris Kedaluwarsa Jamin Kenyamanan Ibadah Ramadhan, Wabup Katamso Perkuat Sinergi Pengamanan di Apel Siaga Kamtibmas

Home / Berita

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:47 WIB

Hari Pertama MBG di Tanjab Barat Banjir Keluhan: Dari Telur Busuk Hingga Roti Nyaris Kedaluwarsa

TANJABBARAT,BULENON NEWS.COM – Hari pertama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) yang bertepatan dengan awal Ramadan 1447 H, Senin (23/02/2026), justru diwarnai isu miring.

Program yang seharusnya meningkatkan kualitas gizi anak bangsa ini mendapat sorotan tajam setelah ditemukan berbagai paket makanan yang diduga tidak layak konsumsi di sejumlah sekolah di Kuala Tungkal.

Temuan Roti Yang Hampir Kadaluarsa di SDN Kuala Tungkal

Di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Kuala Tungkal, ditemukan paket makanan yang mengandung roti bermerek dengan tanggal kedaluwarsa 25 Februari 2026.

Sekilas tampak aman, namun paket tersebut ternyata diberikan untuk jatah tiga hari (23-25 Februari 2026).

Kondisi ini memicu kekhawatiran karena pada hari terakhir pendistribusian, siswa berisiko mengonsumsi makanan yang sudah berada di ambang batas kedaluwarsa atau near expired. Secara medis, makanan yang mendekati masa habis berlaku mengalami penurunan kualitas gizi dan peningkatan risiko kontaminasi mikroba.

Viral Telur Busuk di SMAN 1 Tanjabbar

Keresahan juga mencuat di media sosial setelah akun Facebook “Acox Bea” mengunggah foto telur yang diterima anaknya dari program MBG di SMA Negeri 1 Tanjabbar.

Dalam unggahan di Grup Pencerahan Tanjung Jabung Barat New tersebut, ia menyebut telur yang diberikan diduga busuk dan tidak layak makan.

“Tolong pihak MBG Tanjab Barat, ini telur busuk. Bukan kami orang tua tak sanggup belikan telur untuk anak kami. Kalian ini mau untung besar ya?” tulisnya dalam unggahan yang langsung dibanjiri komentar pedas netizen.

Selain temuan telur busuk, orang tua siswa lain di Kuala Tungkal juga melaporkan adanya benda mencurigakan seperti binatang di dalam roti yang diterima anaknya. “Entah kaya binatang gitu di rotinya, coba cek roti-roti itu jangan langsung makan, siapa tahu berjamur atau kedaluwarsa,” ungkap salah satu orang tua wali murid dengan nada curiga.

Soroti Nilai Gizi dan Transparansi Anggaran

Kritik juga datang mengenai kesesuaian nilai makanan dengan anggaran yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya merinci bahwa bekal MBG untuk tiga hari terdiri dari roti, telur puyuh rebus, kripik tempe, buah pir, dan pisang. Jika dijumlahkan secara nominal, paket tersebut diduga hanya bernilai sekitar Rp21.000 untuk tiga hari, jauh dari estimasi harga yang seharusnya diterima siswa.

Bahkan, dilaporkan siswa-siswi di SMP Negeri 4 Kuala Tungkal secara terang-terangan menolak pembagian paket MBG tersebut.

Pesan untuk Orang Tua: Simpan Alat Bukti

Menanggapi carut-marutnya distribusi awal ini, masyarakat diimbau untuk tidak langsung membuang jika menemukan makanan yang busuk atau kedaluwarsa. Plastik pembungkus, label vendor, dan kotak makanan merupakan alat bukti kunci untuk proses hukum atau investigasi oleh Badan Gizi Nasional dan Kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penanggung jawab MBG di Tanjung Jabung Barat belum memberikan konfirmasi resmi terkait temuan-temuan di lapangan tersebut.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Berita

Menindaklanjuti Kelangkaan Gas LPG Bersubsidi, Pemkab Merangin Panggil 6 Perusahaan Penyalur

Berita

Sejumlah Titik Api Sekala Besar Mulai Terlihat di Tanjab Barat 

Berita

H Mukti Lepas Trabas Anting Trail Adventure 2024

Berita

Berita

Di Merangin Gas Melon Langka, Harga Per Tabung Mencapai 40 Ribu Rupiah

Berita

Jangcik Mohza : Stok Kebutuhan Pokok Untuk Nataru Cukup

Berita

Temu Kangen Nalim dan Pendukungnya di Desa Kapuk Tabir Ulu

Berita

Pj Bupati Merangin Teken NPHD Bersama Kodim 0420 dan Polres Terkait Pengamanan Pilkada 

You cannot copy content of this page