TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat memanfaatkan momentum kunjungan kerja reses Anggota Komisi V DPR RI, H. A. Bakri HM, S.E., untuk mengusulkan sejumlah proyek infrastruktur strategis nasional. Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., menerima langsung kunjungan tersebut di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Selasa (24/2).
Kunjungan Masa Persidangan III Tahun 2025-2026 ini terasa spesial karena H. A. Bakri turut memboyong jajaran lengkap Kepala Balai mulai dari sektor jalan, sumber daya air, hingga perumahan guna memastikan sinkronisasi program pusat dan daerah.
Fokus Atasi Banjir Bram Itam dan Perbaikan Jalan
Dalam sambutannya, Wabup Katamso memberikan apresiasi atas kehadiran jajaran lengkap otoritas teknis pusat tersebut. Ia langsung memaparkan kondisi mendesak di lapangan, terutama terkait penanganan jaringan sungai sepanjang 13 KM di Kecamatan Bram Itam yang kerap tersumbat.
“Jika banjir, genangan bisa bertahan hingga tiga bulan. Hal ini sangat berdampak pada daya pupuk pertanian. Kami mohon ini jadi prioritas anggaran 2026,” tegas Katamso di hadapan para Kepala Balai.
Selain masalah sungai, Katamso juga mengusulkan perluasan akses jalan strategis dari Desa Muntialo hingga Desa Serdang, serta perbaikan mendesak untuk ruas jalan di Desa Sungai Saren.
Entaskan Ribuan Rumah Tidak Layak Huni
Isu kesejahteraan sosial juga menjadi poin penting yang disampaikan Wabup. Tercatat, masih terdapat 3.520 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pemkab berharap Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat dapat terus dikucurkan untuk mendampingi dana yang ada di APBD dan Baznas.
Katamso juga menitipkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di desa-desa untuk memperkuat isu lingkungan serta program air minum bagi warga.
Komitmen DPR RI: Kawal Aspirasi Tanjab Barat
Menanggapi usulan tersebut, Anggota Komisi V DPR RI, H. A. Bakri HM, menegaskan bahwa Tanjab Barat adalah wilayah strategis yang memang membutuhkan perhatian khusus dari pusat. Ia sengaja menghadirkan para Kepala Balai agar koordinasi teknis dapat berjalan instan di tempat.
“Kehadiran para Kepala Balai di sini bertujuan agar sinkronisasi program antara pusat dan daerah bisa langsung dibahas secara teknis, sehingga aspirasi masyarakat Tanjab Barat bisa kita kawal bersama,” ujar H. Bakri.
Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi teknis, mulai dari Kepala BPJN IV, Kepala BWSS VI, Kepala Balai Perumahan, hingga Kepala BPTD. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat, Sekretaris Daerah, jajaran OPD, serta para Kepala Desa yang antusias menyuarakan kebutuhan wilayahnya.
Penulis Editor Amir Ote










