ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi

Home / Kejaksaan

Sabtu, 19 November 2022 - 06:20 WIB

Kejari Tanjab Barat Gelar FGD di Desa Purwodadi Tebing Tinggi

TANJABBARAT, BULENONNEWS.COM – Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat, Jambi, menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Bidang perdata dan tata usaha negara (Datun) di Aula Desa Purwodadi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (17/11/22).

Kegiatan FGD Bidang Datun dengan Tema “Peran JPN Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat dalam Pembangunan Desa di Daerah Hukum Kabupaten Tanjung Jabung Barat” ini, sebagai tindak lanjut Rumah Restorative Justice Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat di Desa Purwodadi Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat, Jambi, Marcelo Bellah, SH.,MH dalam arahannya via zoom meeting mengatakan, terkait Tipikor dan permasalahan Desa di FGD Datun, Para Kades wajib melaksanakan kewajibannya sebagai Kades sebagaimana ketentuan perundang -undangan.

Baca Juga  Kejari Tanjab Barat Musnahkan Narkotika Jenis Sabu dan Ganja

Kata Marcelo, Kejari Tanjab Barat telah menginventarisir permasalahan -permasalahan di Desa terkait perbuatan melawan hukum yang pada umumnya dilakukan oleh  oknum Kades dan Aparatur Desa.

“Maka dari itu hendaknya agar kewenangan Kades dan aparatur Desa dilakukan dengan mempedomani peraturan perundang -undangan yang berlaku, agar tidak terjadi lagi perbuatan melawan hukum,” sebut Kajari Kamis (17/11/22) via zoom meeting.

Kajari menegaskan agar Aparatur Desa, jangan sampai melakukan perbuatan melawan hukum yang dapat menciderai rasa keadilan di masyarakat.

“Kita di Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat sangat terbuka kepada aparatur Desa berkonsultasi terkait permasalahan hukum di Desa, dalam rangka kegiatan preventif guna mitigasi resiko hukum terkait permasalahan di Desa,” sebut Marcelo Bellah.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Pimpin Apel Perdana Setelah Lebaran Idul Fitri 

Kejaksaan Negeri dalam hal ini kata Marcelo, dapat memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain di bidang perdata dan tata usaha negara kepada aparatur Sesa. Hal teŕsebut dilakukan guna pembinaan aparatut Desa.

Diketahui kegiatan focus discussion group Bidang Datun yang diselenggarakan Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat turut dihadiri Kasi Datun Acep Viki Rosdinar, Inspektur Pembantu Inspektorat Eko Suwelo.

Selain itu tampak juga hadir Plt Kepala Dinas PMD H. Mulyadi, Kacab BPJS Ketenagakerjaan Tanjab Barat R.Chandra Budiman, Kacab BPJS Kesehatan Charles Tanjung, Ketua APDESI / Kepala Desa Purwodadi Kecamatan Tebing Tinggi  Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jayus dan 114 Kepala Desa se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat.*

 

 

Penulis/Editor: Amir/ Otte

Share :

Baca Juga

Kejaksaan

Sekda Akui Akan Dipanggil dan Diperiksa Kembali Oleh Tim Penyidik Kejari

Kejaksaan

Kejari Tanjab Barat Tetapkan Mantan Kades Tanjung Benanak Tersangka Dugaan Korupsi ADD dan DD

Kejaksaan

Modus Penipuan Mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Tanjab Barat

Kejaksaan

Kejari Tanjab Barat Musnahkan Barang Bukti 58 Kasus Yang Sudah Inkrah

Kejaksaan

Negara Rugi Rp5 Miliar, Kejari Tanjabbar Tahan Mantan Dirut PDAM dan Dua Tersangka Lainnya

Kejaksaan

Kejari Tanjab Barat Musnahkan Narkotika Jenis Sabu dan Ganja

Kejaksaan

Kejari Tanjab Barat Musnahkan Barang Bukti Narkotika

Kejaksaan

Kejati Jambi Peringati Hakordia Tahun 2022 di Kota Sungai Penuh

You cannot copy content of this page