Kembali Dipercaya Pimpin Komite SMAN 1 Tanjab Barat, Mardan Hasibuan Komitmen Prioritaskan Kebutuhan Siswa dan Transparansi Anggaran Rumah Abu Bhakti Leluhur Kuala Tungkal Resmi Beroperasi, Jadi Sarana Penghormatan kepada Leluhur Ungguli Kota Jambi dan Kerinci, DPRD Tanjab Barat Raih Predikat Terbaik I Pengelolaan JDIH Se-Provinsi Jambi SMC Chapter Tanjab Barat Apresiasi Slow Riding 2026, Dorong Budaya Safety Riding dan Komunitas Berlegalitas Paripurna DPRD Tanjab Barat:Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kepentingan Rakyat

Home / Daerah

Kamis, 6 Agustus 2020 - 20:48 WIB

Lagi-lagi Kejari Pelelawan Melalui Kasi Pidsus Selamatkan Uang Negara

Kamis- 6 Agustus 2020

PELELAWAN – Kasi Pidsus Kejari Pelalawan, Andre Antonius, S. H.,M.H kembali berhasil selamatkan uang Negara atas penanganan kasus tindak pidana korupsi pada kegiatan pengadaan tanah untuk perluasan perkantoran Dinas Bhakti Praja tahun 2007, 2008, 2009 dan 2011.

Sebelumnya Kasi Pidsus Kejari Pelalawan sudah pernah mengekspos tentang hal ini, dimana beberapa waktu lalu dari total Uang Pengganti atas tindakan korupsi itu, yakni berhasil diselamatkan sebesar Rp.500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).

Kali ini kejaksaan Negeri Pelalawan melalui tim Jaksa eksekutor dari pidsus Kejari Pelalawan yang di pimpin oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus), Andre Antonius melalui proses panjang hingga putusan Mahkamah Agung (MA) akhirnya kembali menyelamatkan uang Negara sebesar Rp.350.000.000 (Tiga ratus lima puluh juta rupiah).

,”Dari total Uang Pengganti atas kasus ini kami menghitung totalnya sebesar Rp.926.687.600, kemarin telah disetor sebesar Rp.500.000.000, hari ini kembali disetorkan sebesar Rp.350.000.000, sehingga Uang Pengganti dari tindak pidana korupsi ini telah kami selamatkan sebesar Rp. 850.000.000 (Depalan Ratus Lima puluh juta rupiah), ” Kata Andre.

Baca Juga  Konsolidasi di Bulan Ramadhan, Koalisi Perubahan di Tanjab Barat Siap Menangkan Anies Baswedan sebagai Presiden

Ditambahkan Andre, bahwa kekurangan Uang Pengganti sebesar Rp.76.687.600 yang belum disetor tersebut akan terus dilakukan pengejaran oleh pihaknya hingga keseluruhan Uang pengganti atas tindak pidana korupsi dapat diselamatkan untuk Negara.

,”Dan kami tim eksekutor tetap akan mengejar sisanya sehingga kerugian keuangan negara dari hasil korupsi akan terpulihkan keseluruhannya,”lanjut Andre.

Dalam rangka Penyelamatan atau Pemulihan Keuangan Negara, Pada Hari ini Kamis Tanggal 06 Agustus 2020 Tim Eksekutor Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pelalawan melalui bendahara, langsung melakukan penyetoran ke Kas Negara via BRI Pangkalan Kerinci. Diketahui dalam melaksanakan eksekusi Uang Pengganti dari terpidana Al Azmi, SH, kali ini diterima melalui pihak keluarga (anak kandung terpidana) setelah Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Tanah untuk Perluasan Perkantoran Dinas Bhakti Praja T.A 2007, 2008,2009, dan 2011 di Kabupaten Pelalawan.

Baca Juga  MANTUL..! Mari Kunjungi Beramai-ramai Pagelaran Seni Budaya di Desa Lubuk Terap

Sehingga total Pemulihan Uang Negara yang berhasil diselamatkan dari proses penindakan hukum atas terpidana Al Azmi, SH adalah sebesar Rp.850.000.000,- (Delapan Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) dengan rincian, ansuran pertama pada hari rabu 29 Juli 2020 sebesar Rp. 500.000.000,(Lima Ratus Juta Rupiah), angsuran kedua pada hari ini, Kamis tanggal 06 Agustus 2020 sebesar Rp. 350.000.000,- (Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

,”Jadi dari Uang Pengganti yang seharusnya dibayar sebesar Rp. 926.687.600,- masih hanya tersisa yang harus dibayarkan sebesar Rp.76.687.600,- (Tujuh Puluh enam juta enam ratus delapan puluh tujuh ribu enam ratus rupiah),” Ujarnya.

Sumber : Kasipidsus Kejari Pelalawan

Penulis/Editor: Azwa/Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Haru Biru Mengiringi Pelepasan AKBP Guntur Saputro

Tanjab Barat

RN salah Satu Pedagang Mengeluhkan Sistym Pengelola Pasar Malam Di Tanjabbarat

Meraingin

Tunjukkan Komitmen, PT Jebus Maju Hijaukan Sekolah dan Lestarikan Budaya

Meraingin

Jelang Penilaian Adipura di Kabupaten Merangin, Sampah Berserakan Tak Ditangani Dengan Baik

Meraingin

Piala Gubernur Cup 2023, Tiba di Rumah Dinas Bupati Merangin

Meraingin

Finising Bangunan Mushola Dusun Nangko Minggu Ini Akan Rampung

Tebo

Pembangunan Ruang Kelas SMP 27 Tegal Arum Di Duga Tidak Sesuai Rencana

Meraingin

HUT RI Ke-76, Kasus Tindak Pidana Korupsi Tak Dapat Remisi

You cannot copy content of this page