Resmi Dilantik Jadi Kadishub Tanjab Barat, Agus Sumantri Siap Akselerasi Visi ‘Berkah Madani’ Bupati Anwar Sadat Lantik Puluhan Pejabat Baru, Warning Keras Fenomena Kebocoran Dokumen ke Media Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Pejabat Eselon II dan Puluhan Pejabat Manajerial, Perkuat Kinerja Pemkab Tanjab Barat 716 TKM Tanjab Barat Menanti Kepastian, Harapkan Perhatian Pemkab dan DPRD Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak

Home / Kejaksaan

Selasa, 21 November 2023 - 10:40 WIB

Mantan Kadis PUPR Diperiksa Kejari Tanjab Barat

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM – Mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Andi Nuzul diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat). Selasa (21/11/23).

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Tanjab Barat Sudarmanto mengatakan pemeriksaan mantan kadis PUPR terkait posisinya sebagai Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Pengabuan saat dirinya menjabat Kepala Dinas.

“Hari ini kita akan melakukan pemeriksaan dewas PDAM Tirta Pengabuan, mantan Kadis PUPR Andi Nuzul,” katanya, Selasa (21/11/23).

Baca Juga  Sekda Akui Akan Dipanggil dan Diperiksa Kembali Oleh Tim Penyidik Kejari

Kasi Pidsus menyebutkan kemarin, Senin (20/11/23) pihaknya telah memeriksa 4 kepala cabang (kacab) PDAM Tirta Pengabuan untuk dimintai keterangan terkait kasus itu.

“Kacab Renah Mendaluh, Batang Asam, Sungai Rambai, dan Teluk Nilau,” ujarnya.

Sebelumnya kejaksaan sudah melakukan pemeriksaan puluhan orang baik dari dalam internal PDAM dan yang lainnya. Seperti mantan Dirut PDAM Tirta Pengabuan UB, Sekda Tanjab Barat Agus Sanusi dan sejumlah pejabat lain di lingkup Pemkab Tanjab Barat.

Baca Juga  Dugaan Penyalahgunaan Dana Subsidi, Mantan Dirut PDAM Tirta Pengabuan Diperiksa Kejari Tanjab Barat

Saat ini Kejaksaan Negeri Tanjab Barat tengah melakukan pemeriksaan saksi terhadap sejumlah kasus yang ditanganinya. Terbaru kasus PDAM Tirta Pengabuan terkait dugaan penyalahgunaan dana subsidi untuk pembayaran gaji karyawan dan pensiunan. Kasus lain yakni penggunaan kawasan hutan produksi (HP) yang diduga merugikan negara sebesar Rp 56 Miliar.*

 

 

Penulis Editor: Tim

 

Share :

Baca Juga

Kejaksaan

Menjadi Narasumber Pelatihan Peningkatan Aparatur Desa,Kajari Tanjab Barat Ingatkan Ini

Kejaksaan

Kajari Tanjab Barat Jadi Narasumber Dalam Rapat Koordinasi Forkopimda Bersama OPD

Kejaksaan

Kajari Tanjab Barat Pimpin Pelantikan dan Sumpah Jabatan Kasi Pidsus

Kejaksaan

Kinerja Kejari Tanjab Barat Tahun 2023 Raih Beberapa Predikat Terbaik

Kejaksaan

Modus Penipuan Mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Tanjab Barat

Kejaksaan

Kejari Tanjab Barat Tandatangani Fakta Integritas Pencanangan WBK/WBBM

Kejaksaan

Kejari Tanjab Barat Gelar FGD di Desa Purwodadi Tebing Tinggi

Kejaksaan

Pertama Kali di Indonesia, Kejari Tanjab Barat “Menggugat” Kekuasaan Orang Tua Terhadap Anak

You cannot copy content of this page