Gebrakan Kejari Tanjabbar: Pulihkan Rp17,9 Miliar Keuangan Negara dari Skandal Korupsi Lahan Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025: Soroti Tata Kelola Data hingga Moratorium Tambang Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Tanjab Barat Gelar Musancab Serentak untuk Menyongsong Pemilu 2029 Kawal Infrastruktur Jambi, Edi Purwanto Targetkan Jalan Nasional Mulus Hingga Ujung Jabung pada 2028 Dinilai Kehilangan Taji sebagai Kontrol Sosial, Eksistensi HMI Tanjab Barat Kini Dipertanyakan Publik

Home / Penbangunan

Senin, 20 Oktober 2025 - 20:12 WIB

MISTERI BUNGKAM PROYEK ‘MILIARAN’ PINTU AIR PARIT 10: ADA APA DI BALIK SIKAP TEGAS PPK dan PPTK PUPR TANJAB BARAT?

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM -Proyek pembangunan pintu air di Parit 10, Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), yang menelan anggaran APBD Murni sebesar lebih dari Rp 4 Miliar pada tahun 2025, kini diselimuti misteri dan sorotan tajam.

Bukan karena kemegahan hasilnya, melainkan karena kebisuan total dari otoritas yang bertanggung jawab. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanjab Barat secara kompak memilih bungkam terkait progres dan masalah di balik proyek vital irigasi dan pengendalian banjir tersebut.

Sikap diam ini, yang sudah berlangsung berlarut-larut, telah memicu pertanyaan serius dan spekulasi liar di kalangan masyarakat dan awak media. Proyek yang seharusnya menjadi solusi bagi warga, kini justru menjadi ‘kotak pandora’ yang terkunci rapat.

Baca Juga  Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadhan Kedua di Muara Papalik

“Kami sudah berulang kali mencoba menghubungi PPK dan PPTK untuk mendapatkan klarifikasi resmi mengenai proyek ini, namun hasilnya nihil. Sikap ini sangat disayangkan karena melukai prinsip transparansi dan akuntabilitas publik,” ungkap salah seorang jurnalis yang mengikuti kasus ini.

Ancaman Spekulasi dan Potensi ‘Bau Tak Sedap’

Dalam keheningan pejabat, berbagai dugaan pun mencuat, mengarah pada potensi ‘bau tak sedap’ dalam pengelolaan anggaran miliaran rupiah itu:

Kendala Teknis Mayor: Proyek mengalami masalah teknis fundamental yang berpotensi menghambat penyelesaian atau membengkakkan biaya.

Sinyal Penyimpangan Anggaran: Adanya indikasi penyalahgunaan dana publik yang kini dalam tahap pemeriksaan internal.

Manuver Politik/Instruksi Pimpinan: PPK dan PPTK sedang menunggu ‘lampu hijau’ dari level atas, mengindikasikan proyek ini memiliki sensitivitas politik yang tinggi.

Menghindar dari Sorotan: Upaya sengaja untuk meredam polemik dan menghindari pemeriksaan mendalam oleh publik dan media.

Baca Juga  Peduli Pada Warga Terdampak PPKM, Bupati Tanjab Barat dan Isteri Bagikan Sembako

Dampak Krisis Kepercayaan

Kebisuan ini tidak hanya sekadar masalah komunikasi, tetapi juga menimbulkan krisis kepercayaan publik terhadap Pemerintah Daerah. Spekulasi yang tidak terbantahkan akan terus menjalar, menggerus kredibilitas dinas terkait dan mempersulit pengawasan terhadap penggunaan dana rakyat.

Publik menuntut agar Dinas PUPR Tanjab Barat segera memecah keheningan. Transparansi adalah mata uang tertinggi dalam proyek publik. Tanpa itu, pembangunan pintu air Parit 10 terancam dicap sebagai proyek misterius yang berpotensi menyimpan masalah besar.

Hingga berita ini ditayangkan, upaya konfirmasi resmi kepada pihak PPK dan PPTK masih belum membuahkan hasil. Redaksi akan terus mengawal perkembangan proyek Rp 4 Miliar ini demi tegaknya akuntabilitas publik di Tanjab Barat.

 

 

 

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Penbangunan

Wabup Hairan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Mendagri 

Penbangunan

Sidak Gedung UPTD Samsat Tanjab Barat, Faisal Reza:Kita Minta BPKP Lakukan Audit

Meraingin

Pembangunan Pagar Dinas DPPKB Merangin Tanpa Ada Penghapusan Aset Terlebih Dahulu

Penbangunan

Pasar Rakyat Parit 1 Masih Jadi Polemik Antara Pedagang Dengan Pemkab Tanjab Barat

Penbangunan

UPTD Samsat Tanjab Barat Buka Pemutihan PKB Tahap I

Penbangunan

Diduga Asal Kerja Pembangunan Jalan Nuri Tungkal IV Kota Berdebu dan Pasir Bertaburan

Penbangunan

Proyek Gedung BPP Dibangun di Pinggir Jurang, Ini Kata Kepala DTPH

Penbangunan

Merasa Dirugikan dan Janggal Pihak Rekanan CV. Mitra Pengabuan Akan Pidanakan Pokja Tanjab Barat

You cannot copy content of this page