Perang Dingin Anggaran: Ketika Dewan Desak ‘Cekek’ TPP, ASN Tanjabbar Balik Menuntut: “Potong Juga Gaji dan Tunjangan Kalian!”

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM – Ruang sidang anggaran di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) memanas, bukan karena cuaca, melainkan bara perseteruan yang kian membakar. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjabbar baru-baru ini melayangkan desakan keras: memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN yang nilainya fantastis, mencapai lebih dari Rp212 miliar per tahun. Alasan di baliknya mulia—menggeser dana tersebut untuk mengakselerasi pembangunan daerah.

Namun, desakan ini justru memantik “perlawanan” frontal dari korps Aparatur Sipil Negara (ASN). Jika Dewan mengira usulan pemotongan akan diterima dengan pasrah, mereka salah besar.

“Jangan hanya kami yang disuruh berkorban! Kalau mau susah, mari kita susah bersama!”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Itulah suara lantang yang kini bergema di kalangan ASN Tanjabbar. Seorang sumber yang enggan identitasnya terungkap, menyatakan sentimen yang jelas: pemotongan harus berlaku adil, merata ke semua pihak.

“Kenapa cuma TPP kami yang disorot? Tunjangan dewan, gaji, dan yang lainnya juga harus dipotong. Sama-sama susah lah,” tegasnya, menggambarkan kejengkelan yang memuncak.

Kekecewaan ini diperkuat oleh ASN lain yang secara spesifik menunjuk target pemangkasan: Dana Reses, Tunjangan Komunikasi, hingga Tunjangan Rumah Dinas.

“Biar adil! Jangan hanya kami saja yang ‘dikenai’. Semua harus kena, termasuk para dewan terhormat itu,” seru ASN tersebut dengan nada yang tak terbantahkan.

Kini, bola panas anggaran Tanjabbar berada di persimpangan. Desakan Dewan untuk menggeser dana TPP demi pembangunan telah berbalik menjadi tuntutan balik yang menyeret fasilitas mewah anggota dewan ke meja pemotongan. Ini bukan lagi sekadar wacana pemotongan, melainkan duel etika dan keadilan antara legislatif dan birokrasi, siapa yang paling siap ‘berdarah’ demi daerah?

Berita Terkait

Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat”
Kekuatan Doa Sang Ulama dan Pemimpin, Satu Korban Berhasil Ditemukan
Kontroversi Audit BPK: Dana Media Diperiksa Detail, Proyek Fisik Puluhan Miliar Apa Kabar?
Pemkab Tanjab Barat Luncurkan Arus Balik Gratis Kuala Tungkal-Batam, Gunakan KN SAROTAMA P.112
Lebaran Terancam ‘Kering’, Warga Desak Bupati Evaluasi Dirut PDAM Tirta Pengabuan
Rapat Evaluasi Pembangunan 2025 dan Percepatan Tahun 2026, Wabup Kecewa OPD Merangin Banyak Absen
Bikin Geger! KPK ‘Kepung’ Tanjabbar, Bukan OTT Tapi ‘Jurus Baru’ Pengawasan Proyek Strategis Daerah
Skandal GOR Badminton Teluk Nilau: Terancam Pidana Korupsi, Plt Kadis dan Kontraktor Hadapi Sanksi Berlapis!
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:06 WIB

M Syukur: Warga Negara Sakura Akan Rehabilitasi Kawasan Hutan Merangin

Selasa, 3 November 2026 - 12:27 WIB

Bupati M Syukur Muluskan Jalan Tambang Emas – Lantak Seribu

Selasa, 3 November 2026 - 09:47 WIB

Diapit Dua Menteri, Bupati M. Syukur Sabet Penghargaan Anugerah Cita Negeri 2026

Senin, 2 November 2026 - 07:33 WIB

Merangin Kontingen Pertama Melintasi Podium Saat Defile MTQH Provinsi Jambi Ke 55

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Proyek Siluman Rehabilitasi SMKN 2 Merangin Tuai Sorotan dan Jadi Perbincangan Publik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Bupati H M Syukur Bantu Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Polsek Bangko Diminta Tindak Aktivitas  Tambang Ilegal di Desa Nibung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Cuaca Ekstrem, Pemkab Merangin Gelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorolog

Berita Terbaru