Perkuat Integritas Pemerintahan, Pemkab Tanjab Barat dan Kejari Resmi Perpanjang MoU Bidang Datun Kunjungi Muara Papalik, Wabup Katamso Paparkan Strategi Pembangunan Tanjab Barat di Tengah Penurunan APBD Persiapan Mudik Lebaran: Jadwal Kapal Roro Kuala Tungkal Menuju Batam dan Dabo Telah Rilis, Cek Selengkapnya! Blusukan di Bulan Ramadhan, Ketua DPRD Hamdani Berbagi Keberkahan dengan Warga Desa Kampung Baru Safari Ramadhan di Desa Penyambungan, Wabup Katamso: Momentum Serap Aspirasi dan Pererat Silaturahmi

Home / Tanjab Barat

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:35 WIB

Perang Dingin Anggaran: Ketika Dewan Desak ‘Cekek’ TPP, ASN Tanjabbar Balik Menuntut: “Potong Juga Gaji dan Tunjangan Kalian!”

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM – Ruang sidang anggaran di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) memanas, bukan karena cuaca, melainkan bara perseteruan yang kian membakar. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjabbar baru-baru ini melayangkan desakan keras: memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN yang nilainya fantastis, mencapai lebih dari Rp212 miliar per tahun. Alasan di baliknya mulia—menggeser dana tersebut untuk mengakselerasi pembangunan daerah.

Namun, desakan ini justru memantik “perlawanan” frontal dari korps Aparatur Sipil Negara (ASN). Jika Dewan mengira usulan pemotongan akan diterima dengan pasrah, mereka salah besar.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Pimpin Langsung Rapat Tim Gugus Tugas Covid-19

“Jangan hanya kami yang disuruh berkorban! Kalau mau susah, mari kita susah bersama!”

Itulah suara lantang yang kini bergema di kalangan ASN Tanjabbar. Seorang sumber yang enggan identitasnya terungkap, menyatakan sentimen yang jelas: pemotongan harus berlaku adil, merata ke semua pihak.

“Kenapa cuma TPP kami yang disorot? Tunjangan dewan, gaji, dan yang lainnya juga harus dipotong. Sama-sama susah lah,” tegasnya, menggambarkan kejengkelan yang memuncak.

Kekecewaan ini diperkuat oleh ASN lain yang secara spesifik menunjuk target pemangkasan: Dana Reses, Tunjangan Komunikasi, hingga Tunjangan Rumah Dinas.

Baca Juga  Jamal Dermawan Sie Se MM Berikan Pokirnya Sebanyak 10 Unit Pompong Via Dinas Perikanan Tanjabbarat

“Biar adil! Jangan hanya kami saja yang ‘dikenai’. Semua harus kena, termasuk para dewan terhormat itu,” seru ASN tersebut dengan nada yang tak terbantahkan.

Kini, bola panas anggaran Tanjabbar berada di persimpangan. Desakan Dewan untuk menggeser dana TPP demi pembangunan telah berbalik menjadi tuntutan balik yang menyeret fasilitas mewah anggota dewan ke meja pemotongan. Ini bukan lagi sekadar wacana pemotongan, melainkan duel etika dan keadilan antara legislatif dan birokrasi, siapa yang paling siap ‘berdarah’ demi daerah?

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Tak Mau di Hotel, Bupati Merangin Memilih Nginap Dirumah Warga Kuala Tungkal Dampingi Kafilah

Tanjab Barat

Warga Serahkan 2 Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek Tungkal Ulu

Tanjab Barat

Inspektorat Akan Tambah Auditor Pengawas 114 Desa di Tanjab Barat

Tanjab Barat

Kebakaran Lahap Toko dan Rumah di Suak Tamin

Tanjab Barat

Gubernur Terpilih Al Haris di Minta Komunitas Peduli Nelayan Tradisional Tingkatkan Program Kesejahteraan Nelayan

Tanjab Barat

4 Dari 5 Pelaku Pemerkosaan di Subun Menyerahkan Diri

Tanjab Barat

Dugaan penggelapan Dana Fasilitasi Pembangunan Kebun masyarakat Desa Badang – Polres Tanjab Barat lakukan Penyelidikan

Tanjab Barat

Berakingnews!!! Puting Beliung Rusak Rumah Warga Di Tanjabbarat

You cannot copy content of this page