Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang Dukung Asta Cita di Tanjab Barat, Jamal Darmawan Sie: Kesejahteraan Rakyat Harus Jadi Output Utama Sambut Kunjungan Danrem 042/Gapu, Bupati Anwar Sadat Tekankan Sinergi Nyata TNI-Pemda Akselerasi Asta Cita, Bupati Anwar Sadat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Demi Swasembada Pangan Pimpin Sumpah 198 PNS Baru, Wabup Katamso Tekan Target IPM Tinggi dan Birokrasi Digital

Home / Tanjab Barat

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:35 WIB

Perang Dingin Anggaran: Ketika Dewan Desak ‘Cekek’ TPP, ASN Tanjabbar Balik Menuntut: “Potong Juga Gaji dan Tunjangan Kalian!”

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM – Ruang sidang anggaran di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) memanas, bukan karena cuaca, melainkan bara perseteruan yang kian membakar. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjabbar baru-baru ini melayangkan desakan keras: memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN yang nilainya fantastis, mencapai lebih dari Rp212 miliar per tahun. Alasan di baliknya mulia—menggeser dana tersebut untuk mengakselerasi pembangunan daerah.

Namun, desakan ini justru memantik “perlawanan” frontal dari korps Aparatur Sipil Negara (ASN). Jika Dewan mengira usulan pemotongan akan diterima dengan pasrah, mereka salah besar.

Baca Juga  Sat Narkoba Polrea Tanjabbarat Amankan Sabu Dari Medan

“Jangan hanya kami yang disuruh berkorban! Kalau mau susah, mari kita susah bersama!”

Itulah suara lantang yang kini bergema di kalangan ASN Tanjabbar. Seorang sumber yang enggan identitasnya terungkap, menyatakan sentimen yang jelas: pemotongan harus berlaku adil, merata ke semua pihak.

“Kenapa cuma TPP kami yang disorot? Tunjangan dewan, gaji, dan yang lainnya juga harus dipotong. Sama-sama susah lah,” tegasnya, menggambarkan kejengkelan yang memuncak.

Kekecewaan ini diperkuat oleh ASN lain yang secara spesifik menunjuk target pemangkasan: Dana Reses, Tunjangan Komunikasi, hingga Tunjangan Rumah Dinas.

Baca Juga  Atasi Kemacetan,Jalan Pahlawan Menuju Simpang Andalas Diberlakukan Satu Arah

“Biar adil! Jangan hanya kami saja yang ‘dikenai’. Semua harus kena, termasuk para dewan terhormat itu,” seru ASN tersebut dengan nada yang tak terbantahkan.

Kini, bola panas anggaran Tanjabbar berada di persimpangan. Desakan Dewan untuk menggeser dana TPP demi pembangunan telah berbalik menjadi tuntutan balik yang menyeret fasilitas mewah anggota dewan ke meja pemotongan. Ini bukan lagi sekadar wacana pemotongan, melainkan duel etika dan keadilan antara legislatif dan birokrasi, siapa yang paling siap ‘berdarah’ demi daerah?

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Jamal Dermawan Ajak Menwa Satuan 010 STAI An Nadwa Buka Bersama Di Panti Asuhan Muhamadiyah

Tanjab Barat

Dugaan Pungli Di Seputaran Dinas Pendidikan Tanjababar Menggeliat,Pihak APH Diminta Usust

Tanjab Barat

Imbas Kenaikan Harga BBM, Pengusaha Speedboat di Tanjab Barat Naikan Harga Tiket

Tanjab Barat

Sistym Pengelolaan BLUD RS KH Daud Arif Kualatungkal Diduga Semaraut,Suprayogi Minta Audit BPK

Tanjab Barat

H-1 Pencoblosan, Warga Kuala Tungkal Banyak Belum Dapat Surat Undangan Pemilih.

Tanjab Barat

Jemaah Umrah di Tanjab Barat Wajib Lampirkan BPJS Kesehatan

Tanjab Barat

Tertib,Beli Gas Elpiji di Koperindag Tanjab Barat Warga Serahkan KTP KK dan Jari Dicelupkan ke Tinta

Tanjab Barat

Puluhan Warga Dalam Kota Kualatungkal Hormat Bendera dan Push Up Terjaring Yustisi

You cannot copy content of this page