Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi KUA-PPAS APBD 2027 Belum Temui Titik Sepakat, DPRD Tanjab Barat Tunda Paripurna dan Minta Pembahasan Dilanjutkan Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat”

Home / Meraingin

Rabu, 3 Januari 2024 - 12:02 WIB

Pj Bupati Ikuti Rapat Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Mendagri

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Inflasi Kabupaten Merangin masih dalam kondisi aman dan terkendali dengan angka 0,16 persen. Pada akhir Desember 2023 sempat naik sedikit, pengaruh dari naiknya harga gula pasir dan cabe merah.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Pj Bupati Merangin H Mukti, usai mengukuti rapat pengendalian inflasi daerah secara virtual bersama Mendagri Tito Karnavian dari ruang MPc Bapeda Kabupaten Merangin, Rabu (03/1).

‘’Tapi sekarang harga cabe merah dan gula pasir sudah mulai turun, sehingga inflasi kita masih aman dan terkendali. Kabupaten Merangin itu hanya sebagai daerah penyangga, beda dengan Kabupaten Bungo dan Kota Jambi,’’ujar Pj Bupati.

Baca Juga  TP-PKK Kabupaten Merangin Beri Pembinaa Terhadap TP-PKK Desa Sido Lego

Sebagaimana diketahui jelas H Mukti, inflasi adalah kondisi dimana harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus mengalami kenaikan dalam jangka waktu tertentu.

Inflasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti permintaan yang tinggi terhadap suatu barang atau jasa, sehingga membuat harga barang atau jasa tersebut mengalami kenaikan, peningkatan biaya produksi, bertambahnya uang yang beredar di masyarakat dan ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran.

Baca Juga  Kodim 0420 Sarko Gelar Vaksinasi dan Baksos Pembagian Sembako

Dampak inflasi ini lanjut H Mukti, seringkali identik dengan efek negatif karena kenaikan harga barang, sehingga membuat daya beli masyarakat menurun, terutama masyarakat berpendapatan menengah ke bawah.

Untuk itu tegas Pj bupati, dalam pengendalian inflasi Kabupaten Merangin tetap berpegang pada konsep, keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribui dan komunikasi efektif.(Red).

Share :

Baca Juga

Meraingin

Safriyon Bantu Semen Perbaikan Jalan, Masyarakat Ma Pangi Ucapkan Terimakasih

Meraingin

Jaringan PLN Jurusan Siau – Masurai Mengalami Kemajuan.

Meraingin

F-LPM Layangkan Surat Audiensi Bersama Polres Merangin, Terkait Dugaan Batubara Bodong

Berita

60 Pejabat Administrasi dan Fungsional Lingkup Pemkab Merangin Hari Ini Di Lantik, Ini Nama-namanya

Meraingin

Sebentar Lagi Dua Cawabup Merangin Cabut Nomor Urut dan Penyampaian Visi Misi

Meraingin

DPRD Merangin Tindaklanjuti Surat Gubernur Jambi Terkait Usulan Pengangkatan Bupati Definitif

Meraingin

Ala Kapolres Baru “Ngawani Nogopi” Para Insan Pers Merangin.

Meraingin

Tim 03 Srikandi Squad 1 Polres Merangin Berbagi Dengan Anak Yatim Panti Asuhan Kasih Ummi

You cannot copy content of this page