Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025: Soroti Tata Kelola Data hingga Moratorium Tambang Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Tanjab Barat Gelar Musancab Serentak untuk Menyongsong Pemilu 2029 Kawal Infrastruktur Jambi, Edi Purwanto Targetkan Jalan Nasional Mulus Hingga Ujung Jabung pada 2028 Dinilai Kehilangan Taji sebagai Kontrol Sosial, Eksistensi HMI Tanjab Barat Kini Dipertanyakan Publik Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang

Home / Pemerintahan

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:49 WIB

Pos Damkar Baru Batang Asam: Dilema Pegawai Honorer di Tengah Keterbatasan Gaji dan Logistik

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM – Kebijakan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) untuk meresmikan dan mengoperasikan Pos Batang Asam menuai sorotan.

Sejumlah pegawai dikabarkan menjerit karena beban operasional yang tinggi, terutama bagi satuan tugas (Satgas) yang berstatus honorer dengan gaji yang terbatas.

Salah satu pegawai Damkartan Tanjabbar mengungkapkan dampak dari pengoperasian pos baru tersebut. Ia menyebut, banyak Satgas Damkartan yang berstatus honorer dengan gaji pokok Rp1,5 juta merasa sangat kesulitan.

“Iya, Satgas di Damkar itu banyak yang honor, gajinya untuk makan hari-hari saja tidak cukup,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Pegawai itu menambahkan, penugasan piket ke Pos Batang Asam secara bergilir terasa memberatkan karena adanya pemotongan untuk biaya transportasi.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Safari Jumat di Masjid Muhajirin Tebing Tinggi

“Jadi mau tak mau lah, dua hari off untuk kerja cari seseran tambahan untuk biaya hidup. Itupun masih pas-pasan lah kalau ditugaskan piket ke Batang Asam, ongkos berangkat pulang-pergi Rp100 ribu belum tentu cukup,” ungkapnya.

Kondisi ini, menurutnya, memaksa rekan-rekannya mencari penghasilan tambahan di luar jam dinas. “Berarti harus cari tambahan lagi, jadi biasa dengar kawan-kawan mengeluh kalau di-rolling bikin tambah banyak utang kata kawan-kawan,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan bahwa ketersediaan logistik dan sarana pendukung transportasi dinas menjadi kendala. Jika tidak menggunakan jasa travel, mereka terpaksa menggunakan kendaraan pribadi. Namun, kendaraan dinas Damkartan disebut dalam kondisi kurang memadai.

Baca Juga  PENETAPAN PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI TANJUNG JABUNG BARAT TERPILIH PADA PEMILIHAN  SERENTAK TAHUN 2024.

“Ini jelas memaksakan kehendak dia (Kadis Damkartan Iswardi), kami mau tidak mau nurut. Mana berangkat pakai kendaraan sendiri, beli minyak sendiri, mana motor Satgas Damkar sudah odong-odong semua. Truknya pun juga,” tegas sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Damkartan Tanjabbar, Iswardi, yang dikonfirmasi oleh rekan media melalui pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan.

Pesan konfirmasi yang dikirimkan hanya menunjukkan centang satu, mengindikasikan belum terkirim atau terbaca. Pihak media akan terus berupaya mendapatkan konfirmasi dari Kepala Dinas terkait kebijakan dan keluhan para pegawai ini.

 

 

 

 

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat Bersama SKK Migas Petrochina Gelar Kampanye Pencegahan Stunting

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Laksanakan Safari Subuh Di Masjid Hidayatul Muslimin

Pemerintahan

Bupati Tanjung Jabung Barat Safari Jumat di Masjid Nurul Yaqin Desa Rawa Medang

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Terima Audensi Kepala BPDASHL Batanghari 

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Buka Penerimaan PPPK 

Pemerintahan

Naik 65,18 Poin! KPK Puji Komitmen Bupati Anwar Sadat: “Modal Terbaik Pemberantasan Korupsi!”

Pemerintahan

Ini Harapan Bupati Tanjab Barat Pada Delapan Pejabat Eselon II Yang Ikut Uji Kompetensi

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Buka MTQ ke-53 Desa Pembengis

You cannot copy content of this page