Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025: Soroti Tata Kelola Data hingga Moratorium Tambang Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Tanjab Barat Gelar Musancab Serentak untuk Menyongsong Pemilu 2029 Kawal Infrastruktur Jambi, Edi Purwanto Targetkan Jalan Nasional Mulus Hingga Ujung Jabung pada 2028 Dinilai Kehilangan Taji sebagai Kontrol Sosial, Eksistensi HMI Tanjab Barat Kini Dipertanyakan Publik Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang

Home / Pemerintahan

Selasa, 5 Agustus 2025 - 07:22 WIB

Bupati Anwar Sadat Terima Audensi Kepala BPDASHL Batanghari 

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM -Dalam rangka membahas peluang dan tantangan pengelolaan mangrove berkelanjutan, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima audiensi dari Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Batanghari Jambi, Dr. Nursida, S.P., M.P., pada Senin (4/8).

Audiensi ini membahas potensi kawasan mangrove seluas 2.183 Hektare yang tersebar di tiga kecamatan pesisir, yakni Kecamatan Kuala Betara, Seberang Kota, dan Tungkal Ilir. Topik yang diangkat meliputi aspek fisik-kimia, fungsi biologis, serta dampak ekonomi dari ekosistem mangrove di wilayah tersebut.

Dalam paparannya, Kepala BPDASHL Batang Hari, Dr. Nursida, S.P., M.P. menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi melalui Bappeda Provinsi telah membentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) untuk mendukung pengelolaan mangrove yang lebih terkoordinasi dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mendukung upaya tersebut sebagai pelaksana di lapangan.

Baca Juga  33 OPD di Pemkab Tanjab Barat Lakukan Penyembelihan Hewan Kurban Sentak

Sementara itu, Akademisi dari Universitas Jambi yang juga Kepala Pusat Lingkungan Hidup LPPM UNJA, Prof. Dr. Ir. Rosyani, M.S., menjelaskan bahwa sedikitnya terdapat 10 spesies mangrove yang tumbuh di pesisir Tanjab Barat. Keanekaragaman hayati ini menurutnya merupakan potensi besar, tidak hanya dalam konteks ekologi tetapi juga dari sisi ekonomi lokal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat melalui Asisten Ekonomi Pembangunan, Ir. H. Firdaus Khatab, menyatakan bahwa Pemerintah daerah berkomitmen penuh dalam menjaga dan mengembangkan ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Komitmen ini mencakup pelibatan masyarakat, dunia usaha, serta sinergi lintas sektor untuk memastikan manfaat mangrove dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di ketiga kecamatan pesisir.

Baca Juga  Wabup Tanjab Barat Bagikan Masker Gratis Pada Pengguna Jalan

“Fungsi hutan mangrove sangat vital, baik dari sisi fisik-kimia, biologis, maupun ekonomi. Pemerintah Kabupaten juga telah menegaskan pentingnya peran serta pihak swasta dalam mendukung program ini agar pengelolaan ekosistem mangrove dapat berjalan optimal,” tegas Firdaus.

Audiensi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kepala OPD terkait, perwakilan Bappeda Provinsi Jambi, akademisi dari Universitas Jambi, serta mitra dari sektor swasta seperti PetroChina, Jade Stone Energy, dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanjung Jabung Barat.

 

 

 

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Kawal Transparansi, Bupati Anwar Sadat Hadiri Pemandangan Umum Fraksi atas LKPJ 2025.

Pemerintahan

Wabup Hairan Safari Ramadhan di Desa Pasar Senin Kecamatan Pengabuan

Pemerintahan

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat hadiri Halal Bihalal APDESI Provinsi Jambi

Pemerintahan

Dihari Pahlawan 2024,Pjs Bupati Tanjab Barat Bacakan Amanat Dari Menteri Sosial

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Minta OPD Tindaklanjuti Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi.

Berita

Bupati Tanjab Barat Apresiasi Kerja Keras dan Dedikasi Pada Pengelola PBB-P2 

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tinjau TPU Desa Sialang

You cannot copy content of this page