Resmi Dilantik Jadi Kadishub Tanjab Barat, Agus Sumantri Siap Akselerasi Visi ‘Berkah Madani’ Bupati Anwar Sadat Lantik Puluhan Pejabat Baru, Warning Keras Fenomena Kebocoran Dokumen ke Media Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Pejabat Eselon II dan Puluhan Pejabat Manajerial, Perkuat Kinerja Pemkab Tanjab Barat 716 TKM Tanjab Barat Menanti Kepastian, Harapkan Perhatian Pemkab dan DPRD Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak

Home / Pemerintahan

Selasa, 5 Agustus 2025 - 07:22 WIB

Bupati Anwar Sadat Terima Audensi Kepala BPDASHL Batanghari 

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM -Dalam rangka membahas peluang dan tantangan pengelolaan mangrove berkelanjutan, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menerima audiensi dari Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Batanghari Jambi, Dr. Nursida, S.P., M.P., pada Senin (4/8).

Audiensi ini membahas potensi kawasan mangrove seluas 2.183 Hektare yang tersebar di tiga kecamatan pesisir, yakni Kecamatan Kuala Betara, Seberang Kota, dan Tungkal Ilir. Topik yang diangkat meliputi aspek fisik-kimia, fungsi biologis, serta dampak ekonomi dari ekosistem mangrove di wilayah tersebut.

Dalam paparannya, Kepala BPDASHL Batang Hari, Dr. Nursida, S.P., M.P. menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi melalui Bappeda Provinsi telah membentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) untuk mendukung pengelolaan mangrove yang lebih terkoordinasi dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mendukung upaya tersebut sebagai pelaksana di lapangan.

Baca Juga  BKPSDM Tanjab Barat Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah

Sementara itu, Akademisi dari Universitas Jambi yang juga Kepala Pusat Lingkungan Hidup LPPM UNJA, Prof. Dr. Ir. Rosyani, M.S., menjelaskan bahwa sedikitnya terdapat 10 spesies mangrove yang tumbuh di pesisir Tanjab Barat. Keanekaragaman hayati ini menurutnya merupakan potensi besar, tidak hanya dalam konteks ekologi tetapi juga dari sisi ekonomi lokal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat melalui Asisten Ekonomi Pembangunan, Ir. H. Firdaus Khatab, menyatakan bahwa Pemerintah daerah berkomitmen penuh dalam menjaga dan mengembangkan ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Komitmen ini mencakup pelibatan masyarakat, dunia usaha, serta sinergi lintas sektor untuk memastikan manfaat mangrove dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di ketiga kecamatan pesisir.

Baca Juga  Pengumuman Pendaftaran Calon Bupati Dan Calon Wakil Bupati Resmi Diumumkan KPU Tanjabbarat

“Fungsi hutan mangrove sangat vital, baik dari sisi fisik-kimia, biologis, maupun ekonomi. Pemerintah Kabupaten juga telah menegaskan pentingnya peran serta pihak swasta dalam mendukung program ini agar pengelolaan ekosistem mangrove dapat berjalan optimal,” tegas Firdaus.

Audiensi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kepala OPD terkait, perwakilan Bappeda Provinsi Jambi, akademisi dari Universitas Jambi, serta mitra dari sektor swasta seperti PetroChina, Jade Stone Energy, dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanjung Jabung Barat.

 

 

 

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pjs Bupati Tanjab Barat Mengajak Masyarakat di Pilkada 2024 Tetap Jaga Kondusifitas Daerah

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Mutasi 4 Pejabat

Pemerintahan

Wabup Katamso dan Kapolres Tanjab Barat Tanam Jagung Serentak Bersama Kapolri via Zoom

Pemerintahan

Hadiri Peresmian Rehab Rumah Tidak Layak Huni,Bupati Anwar Sadat Serahkan Sembako

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Lantik Pejabat Eselon II, III dan IV 

Meraingin

Waspada Orang Asing, Pemkab Merangin Gelar Rakor

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Hadiri Giat Program Penghijauan Hulu Migas di Kawasan Mangrove Pangkal Babu

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Tanjab Barat Hadiri Ekspose RPJMD Tahun 2021-2026

You cannot copy content of this page