Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal

Home / Olahraga

Selasa, 7 April 2026 - 09:38 WIB

Proyek Wall Climbing Rp3 Miliar di Tanjab Barat Terancam Mubazir, FPTI Sebut Gagal Fungsi

TANJABBARAT,BULENON NEWS.COM – Pembangunan fasilitas dinding panjat (wall climbing) di kawasan Sport Center Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini menjadi sorotan tajam. Proyek ambisius senilai Rp 3 miliar dari APBD 2025 tersebut diduga gagal fungsi dan terancam menjadi aset yang tidak memberikan azas manfaat bagi masyarakat maupun atlet.

Meski pengerjaan oleh CV Lisa Mulia Abadi telah rampung secara administratif, fasilitas ini justru tidak dapat digunakan untuk kegiatan olahraga prestasi.

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengonfirmasi adanya kendala teknis yang sangat mendasar pada struktur dinding panjat tersebut. Berdasarkan pengecekan di lapangan, ditemukan ketidaksesuaian standar pada panel fiber.

“Baut poin (hold) tidak bisa masuk ke lubang panel dan permukaan panel terlalu tajam serta kasar. Kondisi ini sangat berisiko melukai atlet. Jelas tidak bisa digunakan untuk latihan apalagi kompetisi,” tegas salah satu pengurus FPTI setempat.

Kegagalan teknis ini memicu pertanyaan besar mengenai standar kompetensi rekanan. Pasalnya, pembangunan fasilitas olahraga spesifik seperti wall climbing seharusnya melibatkan tenaga ahli bersertifikasi khusus untuk menjamin aspek fungsionalitas dan keamanan (safety).

Baca Juga  Bertemu Bupati, Ketua PBSI Tanjab Barat Sampaikan Program Kerja

Aroma ketidakberesan pada proyek di bawah naungan Dinas PUPR (Bidang Cipta Karya) ini pun sampai ke telinga auditor negara. Pada April 2026, bertepatan dengan bulan Ramadan, tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jambi dilaporkan telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan audit lapangan.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk menakar kesesuaian spesifikasi kontrak dengan realitas fisik di lapangan, mengingat besarnya anggaran yang terserap mencapai ± Rp2,99 miliar.

Kondisi fasilitas yang terbengkalai ini memicu kritik keras dari publik. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana pengawasan dari Dinas PUPR selama masa pengerjaan berlangsung. Jika pengawasan dilakukan secara ketat, kesalahan fatal pada panel fiber seharusnya bisa dicegah sebelum serah terima dilakukan.

“Kita menanti realisasi visi ‘Berkah Madani’. Tidak ada nilai berkah jika uang rakyat miliaran rupiah berakhir menjadi besi tua. Pemerintah harus tegas, jangan biarkan anggaran daerah terbuang untuk infrastruktur yang asal bangun tanpa azas manfaat,” ungkap salah satu pengamat pembangunan daerah.

Baca Juga  Tanjab Barat Menggebrak! Borong 4 Medali, Satu Emas di Kejurprov Perbakin Jambi 2025

Desakan Blacklist Rekanan

Seiring dengan audit yang sedang berjalan, desakan agar Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersikap tegas mulai menguat. Pemkab diminta tidak ragu untuk memasukkan rekanan ke dalam daftar hitam (blacklist) jika terbukti bekerja tidak profesional.

Langkah tegas ini dinilai perlu sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan finansial kepada masyarakat, sekaligus memastikan agar pola pembangunan yang hanya mengejar serapan anggaran tanpa kualitas tidak terulang kembali di masa depan.


Data Teknis Proyek

Komponen DataKeterangan Rinci
Nama ProyekPembangunan Fasilitas Dinding Panjat (Wall Climbing)
LokasiKawasan Sport Center, Tanjab Barat
Tahun AnggaranAPBD 2025
Pagu AnggaranRp3.000.000.000
PelaksanaCV. Lisa Mulia Abadi
Status Saat IniAudit Lapangan BPK Perwakilan Jambi (April 2026)

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Olahraga

Ciptakan Santri Bugar dan Berkarakter, KORMI Tanjabbar Sasar Pesantren Tertua lewat ‘Goes to Pesantren’

DPRD

Hadiri Undangan Pembukaan Turnamen Sepak Bola Mini KM 1 Cup, Tubagus: Ini Merupakan Wadah Silaturahmi

Olahraga

Ratusan Peserta Ikuti Festival Layang-Layang di Betara

Olahraga

Jaring Atlit E-sport,Yogi: Mencari Bibit Player Game Online di Tanjab Barat

Olahraga

Diduga Kurang Kajian Bupati Cup 2022 Diadakan Musim Hujan dan Air Pasang, Pemain Berkubang Bola Berenang

Olahraga

Bupati Tanjab Barat Hadiri Pelantikan dan Rakerda PBSI

Olahraga

Dramatis! Tekuk Tim Non Blok, Blok DEF Segel Gelar Juara 3 di Turnamen Voli Permata Hijau

Berita

Stadion Bhakti Karya Kuala Tungkal Seperti Kubangan Anggaran Perawatan Tidak Mampu Memperbaiki

You cannot copy content of this page