Dramatis! Tekuk Tim Non Blok, Blok DEF Segel Gelar Juara 3 di Turnamen Voli Permata Hijau Bupati Anwar Sadat Buka Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M Refleksi 92 Tahun PHI, Bupati Anwar Sadat: Lembaga Ini Adalah Kawah Candradimuka Karakter Saya Warga Merlung Curhat ke Anggota DPRD Tanjabbar,Dudi Purwadi:Dicatat Sebagai Prioritas. Tonggak Baru Kejari Tanjab Barat: Tiga Kasi Resmi Berganti, Kajari Tekankan Adaptasi Cepat Era KUHP Baru

Home / Tanjab Barat

Selasa, 2 Maret 2021 - 17:39 WIB

PT. PWS Rusak Lahan Warga, Anggota DPRD Tanjab Barat Turun Kelokasi

Bulenon News.Com TANJAB BARAT   – Lahan perkebunan kelapa sawit, kelapa, dan pinang milik masyarakat di Parit Selamat Desa Muara Sebrang, Kecamatan Sebrang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) teredam. Diduga akibat dampak dari kanal yang dibuat oleh PT Pelita Wira Sejahtera (PWS).

Pantauan di lokasi, lahan masyarakat yang terdiri dari sawit, kelapa dan pinang serta tanaman lainnya itu saat ini sudah mulai menguning. Bahkan, bukan hanya menguning sebagian tanaman di perkebunan itu mati. Selasa (02/03/2021).

Informasi yang berhasil dihimpun, pembuatan kanal oleh perusahaan tersebut dilakukan sudah sekitar satu tahun yang lalu. Namun, saat tanggul itu selesai baru pada bulan November 2020 lalu, kebun masyarakat pun ikut merasakan dampaknya karena banjir.

Kanal atau parit yang sebelumnya hanya ada satu tersebut dibuat satu lagi oleh perusahaan. Tidak hanya kanal, perusahaan juga membuat tanggul yang sangat tinggi, sehingga saat pasang, air dari lahan perusahaan menjebol tanggul milik masyarakat dan mrendam tanaman yang ada di dalamnya.

Baca Juga  Desa Suak Samin Kecamatan Pengabuan Sukses Laksanakan Rekrutmen Tenaga Staf Perangkat Desa

Masyarakat pun melakukan sejumlah upaya dengan cara menjebol tanggul milik masyarakat untuk membuang air ke kanal yang ada. Namun, langkah itu juga tidak efektif untuk menyelesaikan masalah yang ada, genangan banjir masih terjadi.

Tidak hanya perkebunan, namun sejumlah rumah yang ada di sekitar juga sempat terendam akibat luapan air.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daera (DPRD) Tanja Barat Komisi II, Syufrayogi Saifullah mengatakan, akibat kanal yang dibangun oleh perusahaan tersebut berdampak banjir ke perkebunan warga. Menurutnya, diperkirakan sekitar 150 hektare telah terendam banjir.

“Jadi sebelum ada kanal perusahaan tidak pernah terjadi seperti ini,” katanya bersama Dinas Pertanian dan Dinas PUPR Tanjab Barat saat meninjau lokasi, Selasa (02/03/2021)

Yogi juga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjab Barat untuk mengambil sejumlah upaya terkait dengan hal itu. Menurutnya, perusahaan itu diduga tidak memiliki izin dalam menjalankan perusahaannya.

“Kita minta Satpol PP dan pihak terkait tutup lokasi ini, baik DLH (Dinas Lingkungan Hidup), Perizinan dan yang lainnya,” pungkas Yogi.

Baca Juga  Supir Truk Pembawa Kelapa Asal Pulau Jawa Ditemukan Tewas

Terpisah, Kepala Desa Muara Seberang, Kecamatan Sebrang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ahwani, mengatakan bahwa aktivitas perusahaan melakukan pembuatan kanal ternyata tidak ada komunikasi dengan pihak desa.

Ahwani membenarkan bahwa atas nama pihak perusahaan melakukan pembelian terhadap tanah warga yang berada di Desa Muara Seberang. Namun, soal izin akan dibuat perusahaan, termasuk dengan pembuatan kanal dirinya tidak mengetahui.

“Kalo izin yang ada izin lisan, bahwa pihak perusahaan membeli tanah warga dan akan dibuat perusahaan kebun kelapa. Kalo tertulis tidak ada,” katanya.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa sempat ada pertemuan di DPRD Tanjabbar. Namun pada saat rapat tidak dihadiri oleh pihak dinas terkait. Sementara itu, soal keluhan masyarakat, yang diinginkan masyarakat saat ini adalah meminta ganti kerugian.

“Ya masyarakat nuntutnya untuk diganti rugi. Karena memang banyak lahan tanaman warga yang terendam. Seperti kelapa dan pinang,”pungkasnya.

Penulis/Editor:Amir/Ote

 

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pengerjaan Jalan Setapak Beton Di Dinas Perkim Diduga Asal Jadi

Tanjab Barat

Terima Audiensi KNPI, Bupati Ngaku Bangga Bersinergi Dengan KNPI

Tanjab Barat

Tak Indahkan Teguran,Dishub Tanjabbarat dan Sat Lantas Polres Usir Paksa Truck Bongkar Muat Di Pemukiman Wagrga

Tanjab Barat

BPK Temukan Kerugian Negara Ratusan Rupiah Pada Arena Road Race

Tanjab Barat

Suka Duka,Penyerahan Siswa Siswi SMA N 1 Tanjabbarat Kepada Wali Murid

Tanjab Barat

Bupati Safrial Ajukan 23 Milliard Dana CSR Untuk Item Pembangunan

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Akan Tindak Keras Pelanggar Prokes

Tanjab Barat

Sekitar 300 Karateka Budokai Jambi Ramaikan Gashuku

You cannot copy content of this page