Wabup Katamso Buka AI Creative Bootcamp 2026, Dorong Pemuda Tanjab Barat Kuasai Teknologi Digital ISPU Capai Kategori Sangat Berbahaya (463), SMSI Tanjab Barat Bersama Dinkes & SBH Turun ke Jalan Bagikan Masker Satu-satunya Wakil Sumatra! SMAN 1 Tanjab Barat Terbangkan Kontingen Pramuka ke Kemah Wukuf Nasional Ketua DPRD Hamdani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan Wabup Katamso Dorong Jargas 6.811 SR Segera Mengalir, Usulkan Tambahan 19.750 Sambungan

Home / Berita

Jumat, 16 Juli 2021 - 10:35 WIB

Sebelum Terjadi Pembunuhan,Ini yang Di Lakukan Pelaku

Bulenon News.Com Tanjab Barat – Dua pelaku utama DS (17), dan RF (15) yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap Sadirwana (61)  Jl. Raja Erang RT. 04 Kelurahan Merlung Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) itu ternyata terlebih melakukan pengngintaian.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro mengatakan kedua pelaku itu melakukan sejak Jum’at (09/07/21) pagi. Keduanya sempat mondar mandir di lokasi. Bahkan, sempat istirahat di Masjid Surya Khairudin Merlung. “Jadi dua pelaku utama ini sempat ngintai dari jumat,”katanya, Kamis (15/07/21).

Pengnintaian itu dilakukan untuk memastikan kapan aksi di lakukan. Setelah tau kapan waktu yang tepat untuk beraksi. Baru pelaku menjalankan askinya.

Baca Juga  Pjs Bupati Tanjab Barat Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah

“Diduga sebelum masuk ke rumah korban, kedua pelaku itu ngelem dulu,”ujarnya.

Pelaku yang berhasil masuk itu kemudian mengambil sebuah tas berwarna hitam. Pelaku itu, kemudian membawanya keluar rumah.

“Dikira tas itu kunci mobil yang ada digarasi, ternyata isi permen. Kedua pelaku masuk lagi,”ungkapnya.

Saat masuk lagi itulah,  kedua pelaku terpergok oleh cucu korban Umiyatiyapradimel (25) yang akan buang air kecil.

“Karena terkejut ketahuan RF langsung menyerang cucu korban itu dengan guntung dan obeng yang juga di gunakan untuk mencongkel rumah korban,”ungkapnya.

Namun, saat itu cucu korban teriak, melihat sang cucu teriak, korban yang merupakan kakak korban berusaha menolong.

Baca Juga  Pj Bupati Sambut Para Khafilah di Rumah Dinas Bupati Merangin

“Seketika DS langsung melakukan penyerangan ke kakek tersebut dengan menggunakan sebilah pisah dan berhasil menyarangkan ke bagian pingungung bagian belakang yang menyebabkan korban bersimbah darah,”jelasnya.

Melihat korban terluka dan teriak serta tetangga berhamburan kedua pelaku bergegas kabur.

“Diduga kabur ke  masjid dimana diduga kedua pelaku mengonsumsi lem sebelum beraksi dan meninggalkan pakaian benercak darah,”ujarnya.

Selanjutnya, keduanya pulang kerumah masing masing dan menyelamatkan diri. Saat itu DS akan kabur ke Muara Enim dengan sang kakak RS yang akhirnya menjadi tersangka karena membantu dan menghalanghalangi proses penyidikan polisi.

“Sedangkan RF kabur ke rumah keluarganya.”pungkasnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Berita

Pj Bupati Buka Acara Pembinaan LPM Desa 2024

Berita

Kapolres Merangin Segera Tindak Pelaku Intimidasi Wartawan dan Tutup Tambang Ilegal Dam Betuk

Berita

Komunitas Kopi Bos Qu Promosikan Produk Kopi Merangin Ke 28 Provinsi Indonesia, Terakhir di Bali

Berita

Wabup Merangin Lantik 49 Pejabat Eselon III dan IV

Berita

Desa Persiapan Sungai Tebal Diresmikan Gubernur

Berita

Kementan RI Akomodir Usulan Bupati Syukur Rehab Embung, Cetak Sawah dan Alsintan

Berita

Sekda Merangin Fajarman Buka Acara Peringatan HUT DW-P ke-24

Berita

HBA Reses ke Merangin Didamping Wabup A Khafied Moein

You cannot copy content of this page