Truk Fuso Bermuatan Tanah Basecose Terguling di Tanjab Barat,Tiga Orang Meninggal Dunia  Koalisi Penyelamat Pilar Demokrasi di Jambi Demo Tolak RUU Penyiaran Percepatan Penurunan Stunting, Bupati Tanjab Barat Buka Kegiatan Workshop GENREAKSI Bupati Anwar Sadat Pimpin Sidang GTRA  Secara Virtual Bupati Anwar Sadat Ikuti Rakornas Wasin Pemerintah Tahun 2024

Home / Berita

Jumat, 16 Juli 2021 - 10:35 WIB

Sebelum Terjadi Pembunuhan,Ini yang Di Lakukan Pelaku

Bulenon News.Com Tanjab Barat – Dua pelaku utama DS (17), dan RF (15) yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap Sadirwana (61)  Jl. Raja Erang RT. 04 Kelurahan Merlung Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) itu ternyata terlebih melakukan pengngintaian.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro mengatakan kedua pelaku itu melakukan sejak Jum’at (09/07/21) pagi. Keduanya sempat mondar mandir di lokasi. Bahkan, sempat istirahat di Masjid Surya Khairudin Merlung. “Jadi dua pelaku utama ini sempat ngintai dari jumat,”katanya, Kamis (15/07/21).

Pengnintaian itu dilakukan untuk memastikan kapan aksi di lakukan. Setelah tau kapan waktu yang tepat untuk beraksi. Baru pelaku menjalankan askinya.

Baca Juga  Sanggar Seni Pelito Mudo Kebun Sayur Bangko Kebakaran

“Diduga sebelum masuk ke rumah korban, kedua pelaku itu ngelem dulu,”ujarnya.

Pelaku yang berhasil masuk itu kemudian mengambil sebuah tas berwarna hitam. Pelaku itu, kemudian membawanya keluar rumah.

“Dikira tas itu kunci mobil yang ada digarasi, ternyata isi permen. Kedua pelaku masuk lagi,”ungkapnya.

Saat masuk lagi itulah,  kedua pelaku terpergok oleh cucu korban Umiyatiyapradimel (25) yang akan buang air kecil.

“Karena terkejut ketahuan RF langsung menyerang cucu korban itu dengan guntung dan obeng yang juga di gunakan untuk mencongkel rumah korban,”ungkapnya.

Namun, saat itu cucu korban teriak, melihat sang cucu teriak, korban yang merupakan kakak korban berusaha menolong.

Baca Juga  Bupati Didampingi Ketua TP PKK Tanjab Barat Hadiri Perpisahan Santri Madrasah Tsanawiyah

“Seketika DS langsung melakukan penyerangan ke kakek tersebut dengan menggunakan sebilah pisah dan berhasil menyarangkan ke bagian pingungung bagian belakang yang menyebabkan korban bersimbah darah,”jelasnya.

Melihat korban terluka dan teriak serta tetangga berhamburan kedua pelaku bergegas kabur.

“Diduga kabur ke  masjid dimana diduga kedua pelaku mengonsumsi lem sebelum beraksi dan meninggalkan pakaian benercak darah,”ujarnya.

Selanjutnya, keduanya pulang kerumah masing masing dan menyelamatkan diri. Saat itu DS akan kabur ke Muara Enim dengan sang kakak RS yang akhirnya menjadi tersangka karena membantu dan menghalanghalangi proses penyidikan polisi.

“Sedangkan RF kabur ke rumah keluarganya.”pungkasnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Berita

Menindaklanjuti Kelangkaan Gas LPG Bersubsidi, Pemkab Merangin Panggil 6 Perusahaan Penyalur

Berita

Puluhan Pegawai Kejari Tanjab Barat Mendadak Di Rapid Tes

Berita

AHY akan Melantik Serentak Pengurus DPC Seprovinsi Jambi

Berita

Di Tanjung Benuang, Pj Bupati Merangin Canangkan Gerakan Tanam Cabe

Berita

Pandangan Umum Fraksi DPRD Merangin Terhadap LKPJ Bupati Diwarnai Harapan Evaluasi

Berita

Kembali, Pj Bupati dan Forkopimda Merangin Cek Gudang Logistik KPU

Berita

Komnas PA Mencatat Pelecehan Seksual Terhadap Anak Pelaku Orang Terdekat

Berita

MTQ Tingkat Kabupaten Merangin di Jangkat Timur di Tunda Bulan Juli 2024, Ini Alasannya