Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Berita

Jumat, 16 Juli 2021 - 10:35 WIB

Sebelum Terjadi Pembunuhan,Ini yang Di Lakukan Pelaku

Bulenon News.Com Tanjab Barat – Dua pelaku utama DS (17), dan RF (15) yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap Sadirwana (61)  Jl. Raja Erang RT. 04 Kelurahan Merlung Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) itu ternyata terlebih melakukan pengngintaian.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro mengatakan kedua pelaku itu melakukan sejak Jum’at (09/07/21) pagi. Keduanya sempat mondar mandir di lokasi. Bahkan, sempat istirahat di Masjid Surya Khairudin Merlung. “Jadi dua pelaku utama ini sempat ngintai dari jumat,”katanya, Kamis (15/07/21).

Pengnintaian itu dilakukan untuk memastikan kapan aksi di lakukan. Setelah tau kapan waktu yang tepat untuk beraksi. Baru pelaku menjalankan askinya.

Baca Juga  Kejari Tanjab Barat Gelar FGD di Desa Purwodadi Tebing Tinggi

“Diduga sebelum masuk ke rumah korban, kedua pelaku itu ngelem dulu,”ujarnya.

Pelaku yang berhasil masuk itu kemudian mengambil sebuah tas berwarna hitam. Pelaku itu, kemudian membawanya keluar rumah.

“Dikira tas itu kunci mobil yang ada digarasi, ternyata isi permen. Kedua pelaku masuk lagi,”ungkapnya.

Saat masuk lagi itulah,  kedua pelaku terpergok oleh cucu korban Umiyatiyapradimel (25) yang akan buang air kecil.

“Karena terkejut ketahuan RF langsung menyerang cucu korban itu dengan guntung dan obeng yang juga di gunakan untuk mencongkel rumah korban,”ungkapnya.

Namun, saat itu cucu korban teriak, melihat sang cucu teriak, korban yang merupakan kakak korban berusaha menolong.

Baca Juga  Peduli Sesama Kartini Tanjab Barat Bergerak Berikan Bantuan Korban Kebakaran Mendahara Tengah

“Seketika DS langsung melakukan penyerangan ke kakek tersebut dengan menggunakan sebilah pisah dan berhasil menyarangkan ke bagian pingungung bagian belakang yang menyebabkan korban bersimbah darah,”jelasnya.

Melihat korban terluka dan teriak serta tetangga berhamburan kedua pelaku bergegas kabur.

“Diduga kabur ke  masjid dimana diduga kedua pelaku mengonsumsi lem sebelum beraksi dan meninggalkan pakaian benercak darah,”ujarnya.

Selanjutnya, keduanya pulang kerumah masing masing dan menyelamatkan diri. Saat itu DS akan kabur ke Muara Enim dengan sang kakak RS yang akhirnya menjadi tersangka karena membantu dan menghalanghalangi proses penyidikan polisi.

“Sedangkan RF kabur ke rumah keluarganya.”pungkasnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Berita

H Mukti Ikuti Peringatan Hari Otoda 2024 di Surabaya

Berita

Jailani Totalitas Memenangkan Nalim – Nilwan Jadi Bupati dan Wakil Bupati Merangin 2024-209

Berita

Hormati Keputusan PTUN,Pemkab Tanjab Barat Lakukan Upaya Hukum Banding

Berita

Front Dusun Bangko Siap Turunkan Pasukan Kawal Pelantikan Ketua Definitif DPRD Merangin

Berita

Pedagang  Pasar Bangko Jual Bahan Pokok Melebihi HET Diawasi Ketat Polres Merangin

Berita

Pj Bupati Cek Pengerjaan Fisik Jalan Produksi Dana DAK Disnakbun di Desa Lubuk Bumbun

Berita

Pj Bupati Buka Forum Konsultasi Publik Penyusunan Awal RKPD Kabupaten Merangin 

Berita

LPG Di Pangkalan Ahmad Lubis Jalan Manunggal Aman

You cannot copy content of this page