Tanpa Ayah dan Ibu, Hanya Dinding Papan yang Menemani: Potret Pilu Rodi-Nikita yang Kini Jadi Perhatian Pemkab Tanjab Barat Nasabah di Tanjab Barat Desak Akses ATM dan mobile banking Bank 9 Jambi Segera Pulihkan  Lautan Manusia Padati Kuala Tungkal, Bupati Anwar Sadat Lepas Peserta Festival Arakan Sahur Minggu Ke-2 Buntut Menu MBG Tak Layak: BGN Jambi Layangkan SP1, Pemkab Bakal Panggil Pengelola! Skandal MBG di Tanjab Barat: Ketua SPPG Akui Terima Teguran BGN Jambi

Home / Ekonomi

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:04 WIB

Tanpa Ayah dan Ibu, Hanya Dinding Papan yang Menemani: Potret Pilu Rodi-Nikita yang Kini Jadi Perhatian Pemkab Tanjab Barat

TANJABBARAT, BULENON NEWS.COM – Potret kemiskinan ekstrem yang memprihatinkan kembali mencuat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).

Sepasang kakak beradik yatim piatu, Rodi dan adiknya Nikita Azwa, dilaporkan harus bertahan hidup di sebuah rumah papan yang kondisinya sudah tidak layak huni dan mengancam keselamatan jiwa.

Rumah yang terletak di Desa Taman Raja, Kecamatan Tungkal Ulu tersebut, kini menjadi sorotan setelah kondisinya yang rapuh viral dan sampai ke telinga pemerintah daerah melalui laporan Pandawa Media Group.

Bertahan di Tengah Keterbatasan

Sejak ditinggal wafat oleh kedua orang tuanya, Rodi dan Nikita praktis berjuang sendirian tanpa sandaran ekonomi yang pasti.

Dinding papan rumah mereka yang kian lapuk dan struktur bangunan yang miring memicu kekhawatiran warga sekitar, terutama saat cuaca buruk melanda.

Merespons laporan tersebut, Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. Katamso, S.A., S.E., M.E., menyatakan keprihatinan yang mendalam. Ia menegaskan bahwa negara harus hadir untuk memastikan anak-anak yatim piatu seperti Rodi dan Nikita mendapatkan perlindungan dan hunian yang layak.

“Kami sangat prihatin dengan nasib yang dialami Rodi dan Nikita. Pemerintah daerah tidak akan membiarkan mereka tinggal di tempat yang tidak aman dan tidak layak huni,” tegas Katamso saat dikonfirmasi media, Minggu (1/3/26) siang.

Wabup Katamso memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat tidak akan tinggal diam. Ia telah menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan koordinasi lintas sektor guna mencari solusi permanen bagi hunian kakak beradik tersebut.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik, termasuk melakukan rehabilitasi rumah mereka agar mereka bisa tinggal dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Katamso juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan media yang telah menjadi “perpanjangan mata dan telinga” pemerintah dalam menemukan kasus-kasus kemanusiaan di pelosok desa.

Langkah cepat Pemkab Tanjab Barat ini diharapkan dapat segera terealisasi agar Rodi dan Nikita tidak lagi dihantui rasa was-was saat berteduh, serta mendapatkan hak mereka untuk hidup di lingkungan yang lebih manusiawi.

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Perum Bulog Kuala Tungkal Memiliki Stok Beras Untuk Tiga Bulan Kedepan

Ekonomi

Kampanye UAS – Katamso di Bram Itam Mendatangkan Berkah Bagi Pedagang

Ekonomi

Terpilih Aklamasi, Faizal Riza Pimpin Dekopinwil Jambi 2026-2031: Fokus Kawal Koperasi Merah Putih

Ekonomi

Sempat Mengalami Kenaikan, Harga Ayam Kembali Normal: Kadisperindag Akibat Pasokan Kurang 

Ekonomi

Harga Komoditi TBS dan Pinang Anjlok Petani Mengeluh

Ekonomi

Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, SKK Migas – PetroChina Gelar Sosialisasi Kantin Sehat

Ekonomi

Permintaan Ikan Bawal Putih Meningkat Jelang Perayaan Imlek

Ekonomi

Awali Langkah dengan Berkah, KPKLBM Gelar Doa Selamat dan Santuni Puluhan Anak Yatim saat Peresmian Pasar Malam

You cannot copy content of this page