Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Pemerintahan

Rabu, 5 November 2025 - 14:29 WIB

Tegas! Bupati Tanjab Barat Ancam Coret Data Bansos dan Tunda Gaji RT yang Bermain Curang

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM -Polemik penyaluran bantuan sosial (bansos) yang kerap tidak tepat sasaran akibat intervensi oknum di tingkat Rukun Tetangga (RT) menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).

Bupati Tanjab Barat, Drs.H.Anwar Sadat,M,Ag, menyatakan ketegasan akan memberikan sanksi berat bagi Ketua RT yang memasukkan data fiktif atau mengutamakan kerabat dalam daftar penerima bantuan.

Dalam sebuah wawancara eksklusif, Bupati mengungkapkan bahwa masalah penyaluran bansos yang diduga hanya menyentuh kelompok dekat RT telah menjadi isu berulang.

“Selama ini, yang menjadi polemik di tengah masyarakat adalah bantuan yang konon kabarnya hanya diberikan kepada orang-orang terdekat Pak RT. Ini yang harus kita hindari,” ujar Bupati.

Baca Juga  Wabup Tanjab Barat Hadiri Acara Perpisahan TK As Syuhada Kuala Tungkal

Mekanisme Baru dan Ancaman Pengecekan Ulang

Untuk mengatasi kecurangan ini, Pemkab Tanjab Barat akan menerapkan mekanisme verifikasi yang lebih ketat. Para Ketua RT diwajibkan mengisi formulir khusus dan memberikan data penerima.

“Kami akan berikan form. Nanti mereka (RT) akan mencontreng. Namun, jika contrengan itu tidak tepat sasaran, maka akan diverifikasi ulang oleh BPS,” jelasnya.

Ancaman tegas pun dilontarkan: “Data yang dilaporkan Pak RT dan terbukti tidak sesuai kriteria berhak, maka akan kami coret!”

Sanksi Tunda Gaji Menanti Oknum RT Nakal

Ketegasan tidak berhenti pada pencoretan data. Bupati juga mengumumkan sanksi langsung yang akan menyentuh para Ketua RT yang dinilai lalai atau sengaja melakukan kecurangan.

Baca Juga  Bupati Anwar Sadat Gelar Upacara Hari Perhubungan Nasional

“Ada sanksi! Nanti dari dana sosial, gajinya kita tunda,” tegas Bupati.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa para Ketua RT menjalankan tugasnya secara profesional dan bertanggung jawab, bukan malah menjadi sumber polemik sosial di masyarakat.

“Kami minta Pak RT juga bekerja. Jangan sampai nanti Pak RT tidak mau bekerja, tapi malah menimbulkan polemik yang terjadi hampir setiap tahun. Kami ingin bantuan sosial betul-betul tepat sasaran,” tutupnya.

Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi efek jera dan menjamin transparansi penyaluran bantuan sosial di seluruh wilayah Tanjab Barat.

 

 

Penulis Editor Amir Ote

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Parit Deli

Pemerintahan

Tingkatkan Kualitas Produk Kriya dan Pengembangan UMKM,Bupati Didampingi Ketua PKK Tanjab Barat Kunker Ke Kota Berabai

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Acara Silaturahmi Bersama BKPM RI

Pelalawan Riau

Bupati Pelelawan H. Zukri Tegaskan 1800 Guru PDTA/MDA Honor Segera Dibayarkan

Pemerintahan

Berbaur Langsung Dengan Masyarakat, Bupati Anwar Sadat Dengarkan Apa Yang Menjadi Keinginan Warga

Pemerintahan

Sekda Tanjab Barat Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan Golongan Penggalang

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Pimpin Penandatanganan Nota Kesepakatan Dengan PPSDM Migas

Pemerintahan

Bupati dan Wakil Bupati Hadir di Puncak HAORNAS ke-42 & HUT KORMI ke-25 di Tanjab Barat 

You cannot copy content of this page