Sikap Antikritik? Oknum Pegawai RSUD KH Daud Arif Halangi Pers Saat Tim Kemenkes Investigasi Kematian dr. Myta Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025: Soroti Tata Kelola Data hingga Moratorium Tambang Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Tanjab Barat Gelar Musancab Serentak untuk Menyongsong Pemilu 2029 Kawal Infrastruktur Jambi, Edi Purwanto Targetkan Jalan Nasional Mulus Hingga Ujung Jabung pada 2028 Dinilai Kehilangan Taji sebagai Kontrol Sosial, Eksistensi HMI Tanjab Barat Kini Dipertanyakan Publik

Home / Berita

Selasa, 3 September 2024 - 11:54 WIB

Tekan Angka Stunting, Bupati Anwar Sadat : Para Camat Hendaknya Monitoring Posyandu

KUALATUNGKAL, BULENONNEWS.COM – Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Anwar Sadat membuka secara langsung rapat koordinasi dan fasilitasi aksi konvergensi stunting Kabupaten Tanjung Jabung Barat 2024.

Rapat koordinasi dilaksanakan oleh Pemerintah Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Pemebedayaan Perempuan Perlindungam Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB).

Hadir dalam rapat Kepala Dinas P3AP2KB Muhammad Yunus, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadlian Negeri Kepala OPD dan Camat se Tanjung Jabung Barat yang terhimpun didalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Kepala Dinas P3AP2KB Tanjung Jabung Barat Muhammad Yunus selaku Ketua Panitia menyampaikan tujuan kegiatan ini dilaksanakan menguatkan komitmen TPPS dan Para Camat dalam percepatan penurunan stunting.

Baca Juga  Halal Bihalal Pemkab Merangin Hadirkan Ustadz Ucay, Pj Bupati Ajak Masyarakat Fokus Dengarkan Ceramah

“Selain percepatan penurunan stunting kegiatan ini juga ditujukan percepatan pengisian aksi Bangda serta mengurai permasalahan terkait dengan penyusunan program dalam rangka penurunan stunting,” katanya.

Sementara Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat menyebutkan usaha penurunan pravalensi stunting di Tanjung Jabung Barat tidak lama lagi akan dilaksanakan SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) yang outputnya prevalensi stunting.

“Kepada Dinas Kesehatan, Dinas P3AP2KB dan Dinas PMD agar dapat berkoordinasi dengan baik agar SSGI tahun 2024 terlaksana dengan baik,” pinta Bupati.

Kepada para Camat hendaknya mengkoordinasikan dengan baik terutama yang menjadi lokus agar ketika petugas Survei turun tidak ada penolakan dari keluarga yang menjadi Responden Survei.

Baca Juga  Pj Bupati Ikuti Entry Meeting Atas Pemeriksaan Kinerja

“Terkait dengan penurunan stunting hendaknya para Camat agar memonitoring pelaksanaan Posyandu disetiap Desa agar capaian kunjungan Balita dan Ibu Hamil mencapai 100 Persen,” katanya.

Hal ini guna mewaspadai bila ada Balita atau Ibu hamil yang tidak hadir jangan sampai kita kecolongan hingga ada penambahan jumlah Balita stunting.

“Posyandu merupakan deteksi dini dari penambahan kasus baru. Jika ada balita yang tidak mengalami penambahan berat badan dari kunjungan sebelumnya agar cepat diintervensi,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Hadiri MTQ Ke – X Tingkat Kelurahan Bram Itam Kiri, Jamal : Mari Membangun Generasi Muda Cinta Al – Quran Dari Kelurahan / Desa

Berita

Tunjangan Kelangkaan Profesi Dipotong, Akan Berdampakkah Pada Pelayanan RSUD?, Ini Kata Direktur

Berita

Tak Kantongi Izin, Wabup Tertibkan Keberadaan Kandang Ayam di Pasar Baru

Berita

Breaking News..!! Ustadz Ucay Akan Kocok Perut Masyarakat Merangin di Masjid Bhaitul Makmur

Berita

Peletakan Batu Pertama Dermaga Penyeberangan, Bupati Anwar Sadat: Semoga Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Berita

SMPN 2 Kuala Tungkal Gelar Acara Pelepasan 177 Siswa Siswi Kelas IX

Berita

Pemkab Merangin Taken MoU dengan Kemenkumham Jambi

Berita

Pj Bupati Merangin Buka Forum Konsultasi Publik Awal Rancangan RPJPD 2025-2045 dan Rancangan RKPD Tahun 2025

You cannot copy content of this page