Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi KUA-PPAS APBD 2027 Belum Temui Titik Sepakat, DPRD Tanjab Barat Tunda Paripurna dan Minta Pembahasan Dilanjutkan Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru

Home / Berita

Rabu, 21 Mei 2025 - 10:48 WIB

Tunjangan Kelangkaan Profesi Kena Efesiensi, Ketua IDI Merangin Buka Suara

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Tambahan Penghasilan Berdasarkan Kelangkaan Profesi ASN, Di merangin kena “sunat ” efesiensi, Padahal dampak dari pemotongan tersebut membuat sejumlah dokter spesialis tidak tertarik untuk masuk ke Merangin.

Tetapi apalah daya, Anggaran yang sudah di Anggarkan untuk tambahan penghasilan berdasarkan kelangkaan profesi pada awalnya Rp 3.047.839.391, tetapi angka tersebut berubah drastis menjadi Rp 1.437.140.125 atau setara dengan 50 persen lebih, tentu saja kondisi ini bakal berimbas kepada para dokter spesialis ASN yang ada di Merangin.

Terkait dengan pemotongan tersebut Mashuri kepala BPKAD Merangin,saat di konfirmasi mengatakan tidak ada pemotongan itu dana pusat.

Baca Juga  Al Haris di Dampingi Pj Bupati Merangin Tutup Turnamem Volly Ball Setinjau Mania Cup I

” Saya kurang faham tetapi setau saya itu dana pusat,kita tidak berani dan soal angka angkanya saya kurang faham,Kabid anggaran yang faham” ujar Mashuri.

Sementara itu dr Iin Wibawa, Mengatakan jika benar ada pemotongan tambahan penghasilan berdasarkan kelangkaan profesi, makas sudah bisa di pastikan tidak akan ada lagi dokter spesialis yang mau bertugas di Merangin.

” Malang memang benar ada pemotongan, sudah pasti berdampak kepada para dokter spesialis di Merangin, dari tahun lalu saja TPP sudah kecil,ini kalau kena pemotongan ya gimana lagi” ungkap Iin (21/5).

Baca Juga  Merangin Berbatik, Macam-macam Motif Ditampilkan Saat Meriahkan HUT ke-75, 

Berbeda di kabupaten lain, banyak dokter spesialis yang di sekolahan sehingga tidak terasa berdampak terhadap pemotongan TPP.

” Kalau dokter spesialis di sekolahkan pemerintah,tentu beda dan tidak akan begitu terasa lah, kan mereka bisa praktek di rumah sakit lainya, untuk mendapatkan penghasilan ,tapi sejauh ini belum ada pemberitahuan soal itu” Ujarnya singkat. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

Apakah Kios PKL di Lokasi RTH Depan Kantor Pajak Sudah Kantongi Izin??, Ini Penjelasan Sayuti

Berita

Jamal,Terkait Polemik Jalan Rigit Beton BTN Disinyalir Kurangnya Koordinasi

Berita

LKPJ Bupati 2025 Diwarnai Catatan, Bupati M. Syukur: Ini Bahan Evaluasi Pembangunan

Berita

Dotinjau Bupati, Jalan Bangko-Kerinci Kembali Lancar

Berita

H Mukti Antisiapasi Dampak Buruk Cuaca Saat Pemilu 2024

Berita

Luas Lahan Galian C Diduga Ilegal Milik Barok Capai 110 Hektare, Diduga Tak Bayar Pajak ke Tanjabbar 

Berita

Segarkan Birokrasi, Bupati M. Syukur Lantik 80 Pejabat Eselon III dan IV, Ini Daftarnya

Berita

Hadiri Pisah Sambut Kapores Tanjab Barat,Anggota DPRD Jamal Darmawan Sea Ucapkan Selamat Datang Kapolres Baru

You cannot copy content of this page