Warga Merlung Curhat ke Anggota DPRD Tanjabbar,Dudi Purwadi:Dicatat Sebagai Prioritas. Tonggak Baru Kejari Tanjab Barat: Tiga Kasi Resmi Berganti, Kajari Tekankan Adaptasi Cepat Era KUHP Baru Tren Pernikahan 2026 Memuncak, Tiga Vendor Lokal Jambi Luncurkan Paket ‘Bundling’ Hemat di WTC Batanghari Terpilih Aklamasi, Faizal Riza Pimpin Dekopinwil Jambi 2026-2031: Fokus Kawal Koperasi Merah Putih Perebutan Juara di Alun-Alun Kuala Tungkal: 12 Kelas Bergengsi Hiasi UAS Cup Berkah Madani 2026

Home / Berita

Rabu, 21 Mei 2025 - 10:48 WIB

Tunjangan Kelangkaan Profesi Kena Efesiensi, Ketua IDI Merangin Buka Suara

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Tambahan Penghasilan Berdasarkan Kelangkaan Profesi ASN, Di merangin kena “sunat ” efesiensi, Padahal dampak dari pemotongan tersebut membuat sejumlah dokter spesialis tidak tertarik untuk masuk ke Merangin.

Tetapi apalah daya, Anggaran yang sudah di Anggarkan untuk tambahan penghasilan berdasarkan kelangkaan profesi pada awalnya Rp 3.047.839.391, tetapi angka tersebut berubah drastis menjadi Rp 1.437.140.125 atau setara dengan 50 persen lebih, tentu saja kondisi ini bakal berimbas kepada para dokter spesialis ASN yang ada di Merangin.

Terkait dengan pemotongan tersebut Mashuri kepala BPKAD Merangin,saat di konfirmasi mengatakan tidak ada pemotongan itu dana pusat.

Baca Juga  Soroti Pembayaran TPP, Jamal : Prioritas Kenaikan Untuk Guru, Eselon III dan IV

” Saya kurang faham tetapi setau saya itu dana pusat,kita tidak berani dan soal angka angkanya saya kurang faham,Kabid anggaran yang faham” ujar Mashuri.

Sementara itu dr Iin Wibawa, Mengatakan jika benar ada pemotongan tambahan penghasilan berdasarkan kelangkaan profesi, makas sudah bisa di pastikan tidak akan ada lagi dokter spesialis yang mau bertugas di Merangin.

” Malang memang benar ada pemotongan, sudah pasti berdampak kepada para dokter spesialis di Merangin, dari tahun lalu saja TPP sudah kecil,ini kalau kena pemotongan ya gimana lagi” ungkap Iin (21/5).

Baca Juga  Front Dusun Bangko Siap Turunkan Pasukan Kawal Pelantikan Ketua Definitif DPRD Merangin

Berbeda di kabupaten lain, banyak dokter spesialis yang di sekolahan sehingga tidak terasa berdampak terhadap pemotongan TPP.

” Kalau dokter spesialis di sekolahkan pemerintah,tentu beda dan tidak akan begitu terasa lah, kan mereka bisa praktek di rumah sakit lainya, untuk mendapatkan penghasilan ,tapi sejauh ini belum ada pemberitahuan soal itu” Ujarnya singkat. (Tim).

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Protes Pembangunan Jalan Rigit Beton di Duga Tidak Sesuai DPA

Berita

Lagi-lagi Jalan Kabupaten Dirusak, Pelaku diduga Seorang Kades

Berita

LPG Di Pangkalan Ahmad Lubis Jalan Manunggal Aman

Berita

Pj Bupati Merangin Hadiri Rapat Persiapan Pilkada 2024 Bersama Forkopimda Provinsi Jambi

Berita

Bakar Lemak dengan Senam Geopark, Pj Bupati Tabur Benih Ikan di Swarna Bhumi

Berita

Kembali, Pj Bupati dan Forkopimda Merangin Cek Gudang Logistik KPU

Berita

Bukan Hanya Mobil, Dana Sinergitas 800 Juta Juga di Coret, Kinerja Samsat Akan Terdampak

Berita

Pj Bupati Merangin Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara Ke 78, Pada Upacara di Mapolres Merangin

You cannot copy content of this page