Wabup Tanjab Barat Bagikan Masker Gratis Pada Pengguna Jalan DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Pertama Bupati dan Wabup Tanjab Barat Hadiri Ekspose RPJMD Tahun 2021-2026 Kemenag Tanjab Barat Belum Menentukan Besaran Zakat Fitrah Seorang Lelaki di Kecamatan Senyerang Meninggal Gantung Diri

Home / Meraingin

Senin, 8 Maret 2021 - 22:57 WIB

Al Haris Warning Kades Terlibat Bermain PETI

BANGKO-BULENONnews.com. Bupati Merangin H Al Haris mewarning sebanyak 205 orang kepala desa (Kades) di Merangin yang terlibat atau terjun langsung ikut ‘bermain’ mengelola Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Warning tersebut dilontarkan bupati, menyusul munculnya kabar angka pelaku PETI dalam catatan Polres Merangin pada dua pekan terakhir meningkat. Diduga pelaku PETI itu, diperankan para Kades.

‘’Saya ajak para Kades untuk mengingat kembali komitmen menolak PETI dengan menandatangani Fakta Integritas pada saat dilantik menjadi Kades. Jika para Kades ini ‘bermain’ PETI artinya Fakta Integritas itu telah dilanggarnya,’’ujar Bupati, Senin (08/3).

Baca Juga  Perpisahan Komisi lll Serahkan Kado Terindah Berupa Sertifikat KIR Dari Dirjen Ke Dishub Merangin

Para Kades itu lanjut bupati, tentu tahu sanksi apa yang akan diterimanya bila melanggar Fakta Integritas tersebut. Secara hukum jelas mereka bisa dipidanakan atas perbuatannya itu.

Baca Juga  Ketua Komisi ll DPRD Hadiri Penyerahan Hibah Aset Bangunan Pemkab Ke Brimob Merangin

‘’Para Kades ingat sumpah adat, ‘Ka ateh indak ba pucuak, ka bawah indak ba urek, di tangah-tengah diantup kumbang’. Sumpah ini tidak main-main, akan berat sanksi yang bakal diterimanya,’’jelas Bupati.

Para Kades tegas bupati, harus sadar kalau mereka itu adalah aparatur Pemerintah di tingkat bawah. Kades perpanjangan tangan bupati di tingkat desa, yang harus bisa menjadi panutan masyarakat.

Baca Juga  Plt Bupati H Mashuri Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Terkait warning tersebut, bupati men-deadline Kades yang bermain PETI, untuk mengeluarkan alat berat yang digunakan atau menghentikan aktivitas PETI paling lambat, Rabu, 31 Maret 2021 ini.

Jika para Kades tidak mengindahkan intruksi tersebut, bupati akan sepenuhnya menyerahkan kasus tersebut ke Polres Merangin, untuk melanjutkan ke tindakan melawan hukum.

Sumber : kominfo
Reporter : Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Bertempat di Desa Mudo, Banwaslu RI Canangkan “Desa Peduli Awasi Hak Pilih di Merangin’.

Meraingin

Postingan Facebook Muhammad Yani Yang Membuka Sayembara Wisata Merangin Viral

Meraingin

Perpisahan Komisi lll Serahkan Kado Terindah Berupa Sertifikat KIR Dari Dirjen Ke Dishub Merangin

Meraingin

Hasren Purja Sakti: Bagi Pengusaha Pembangkang Pajak, Silahkan Angkat Kaki Dari Bumi Merangin

Meraingin

Vaksin Covid-19 Tiba di Jambi, Satgas Covid Masih Menunggu Mekanisme Provinsi

Meraingin

Bongkar Muat Barang Bebas Dilokasi Tugu Pedang, Diduga Kadis Perhubungan Tak Peduli

Meraingin

Dinas Perhubungan Akan Mengoperasikan Alat KIR Kendaraan di Merangin

Meraingin

Wabup: Senin 13 Juli 2020 Sekolah Mulai Dibuka, Mengacu Pada SKB 4 Mentri