Kapolres Bungo Pimpin Upacara Pemberian Reward Penghargaan 4 Pilar Di Halaman Mapolres Izhar Majid Siap Perebutkan Kursi Wakil Bupati Merangin Vaksinasi Masal DPRD Tanjab Barat, H. Abdullah: Masyarakat Sangat Antusias Hasbi Anshory Turut Berduka Atas Wafatnya Anggota DPR RI Percha Leanpuri Politisi NasDem Terpapar Covid 19, Pelayanan IGD RSUD KH Daud Arif dan Puskesmas Pijoan Baru Tutup Sementara

Home / Meraingin

Sabtu, 10 April 2021 - 22:00 WIB

M. Yani Bersama Dinas Perikanan Merangin Panen Ikan Kolam Teknolgi Bioflok

MERANGIN-BULENONnews.com

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Merangin Muhammad Yani didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Merangin menghadiri Panen Ikan Nila kolam Sistim Biokflok di Pondok Pesantren Darussalam Desa Pulau Baru Krcamatan Batang Masumai.

Acara berlangsung dengan hikmad yang juga dihadiri Muis Kepala Desa Pulau Baru, Ustadz Abas Pengasuh Pondok Pesantren, Dora Penyuluh Lapangan dan para Santri disertai masyarakat setempat.

Sepuluh kolam praktis sistim teknologi Bioflok tersebut merupakan bantuan dari Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia melalu Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam Provinsi Jambi.

Muhammad Yani mantan Ketua Komsi ll yang saat ini tergabung dalam Komisi l DPRD Kabupaten Merangin, senantiasa memperhatikan daerah konstituennya terkhusus Batang Masumai, dalam sambutannya mengatakan. Melalu budidaya ikan air tawar kelompok dan masyarakat sekitar agar dapat termotivasi kedepan, karena program tersebut bisa menghasilkan kegiatan yang positif dan dapat meningkatkan perekonomian tambahan.

Baca Juga  DLH Merangin Siap Mendorong Legalitas PETI

” Ini merupakan Program Pemerintah tahun 2020 lalu, ada Tiga kelompok atau Tiga lokasi yang mendapat bantuan kolam ikan yang bertehnologi Bioflok yakni, Desa Pinang Merah, Desa Kungkai dan Desa, Pulau Baru bertempat di Pondok Pesantren Darussalam ini,”Kata Yani yang asli kelahiran Batang Masumai ini.

Baca Juga  BREAKING NEWS..! Rapat Paripurna Penandatanganan KUPA PPAS Merangin Tahun 2020 Ditunda

Kedepannya lanjut Yani,” Program Pemerintah Pusat ini hendaklah diikuti oleh kelompok-kelompok lain, budaya makan ikan sedapat mungkin terus-menerus.berjalan dengan baik, amat disayangkan jika terhenti sampai disini saja, selain Penyuluh, Pemerintah Desa diharapkan peran sertanya dalam pembinaan Kelompok dan masyarakat,”tambahnya.

Dalam kesempatan acara tersebut Kepala Dinas Perikan Kabupaten Merangin M. Damai, Sabtu siang (10/4/2021) menyampaikan, ” Dinas Perikanan Kabupaten Merangin dalam rangka Pemulihan Ekonomi Baru di masa Covid-19, membuat terobosan Pondok pesanten yang ada di Merangin akan menjadi ladang Perikanan,” Ujar Damai.

Baca Juga  Pol PP Merangin Sambut Kunjungan Ketua DPRD Pesisir Selatan

Dengan tujuan Sambung Kadis,” Membbudidaya ikan dengan sistim teknologoi Bioflok akan mengurangi Kerambah apung, dan memamfaatkan lahan dan pekarangan yang ada,”ucapa Kadis

Sementra Ustads Abas pengasuh Pesantren dalam wawancara, menyebutkan,” Kami Pesantren Darussalam sangat berterimakasih dan bangga kepada Dinas Perikanan dan Bapak Yani Anggota Dewan Merangin, berkat bantuannya Pesantren Darussalam hari ini bisa Panen ikan dan dapat Sepuluh Kolam model baru, kalau Kolam swadaya kami dapat dilihat sudah jadi sawah dan eceng gondok, yang bisa di mamfaatkan hanya satu kolam ikan gurami saja,”tandasnya

Penulis/Editor: Ote.

Share :

Baca Juga

Meraingin

Kadis Dikbud Merangin Resmi Buka Musyawarah Kerja Kepala Sekolah dan MGMP Mandiri SMP Tahun 2021

Meraingin

Dewan Kembali Fasilitasi Korban Kebakaran Duduk Bersama Dengan Pj Sekda dan OPD Merangin

Meraingin

Jamah ‘Idul Adha Masjid Jami’ Dusun Bangko Penuh Ceria

Meraingin

Bupati Merangin Buka Rakor Tenaga Profesional Pendamping Desa

Meraingin

Breaking News.. Satu Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Di Kebun Sayur Bangko

Meraingin

Melalui Puasa Ramadhan, LPM Kel. Dusun Bangko Ajak Warga Waspadai Paham Radikalisme Terorisme

Meraingin

H. Mashuri : Gedung Kajari Nyaman Untuk Lansia

Berita

Hasil Audit Inspektorat, Beberapa OPD Kembalikan Dana Refocusing Covid-19