Bupati Tanjab Barat Gandeng Kios Pangan Siswa Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Idul Adha Kukuhkan Bunda Literasi 2026–2030, Bupati Anwar Sadat Wajibkan Seluruh Kepala OPD Miliki Kartu Perpustakaan’ Atasi Keluhan Banjir Warga, Bupati Anwar Sadat Tinjau Proyek Box Culvert Jalan Lintas Timur Jambi–Riau Silaturahmi PABPDSI: Bupati Anwar Sadat Ajak BPD Gali Potensi Desa untuk Dukung Program Prioritas Nasional   Hadiri Kenal Sambut Kajari Baru, Ketua DPRD Tanjab Barat Ajak Perkuat Sinergi Membangun Negeri

Home / Meraingin

Minggu, 7 Februari 2021 - 07:19 WIB

Prihatin..! Santri Madrasah “Nuruddin” Dusun Bangko Belajar di Lantai Kering

BANGKO-BULENONnews.com. Sungguh memprihatinkan kondisi Madrasah Diniyah Takmiliah Alawiyah (MDTA) Kelurahan Dusun Bangko saat ini, semua sarana Madrasah telah usang dimakan usia.

Madrasah yang berdiri puluhan tahun tersebut, meski sudah tua namun aktivitas belajar mengajar terus berjalan, walaupun kekurangan sarana yang dimiliki

Saprianto (Yan) seorang pengurus Madrasah saat diwawancarai media ini Sabtu, (06/02/2021) mengharapkan uluran tangan para donatur untuk membantu pengadaan peralatan Madrasah tersebut.

“Sekarang Santri Madrsah itu berjumlah lebih kurang 80 orang, namun kursi meja tidak cukup, sehingga anak-anak belajar di lantai, ada yang duduk dikursi tapi bedempatan, ya memang itu adanya,” terang Pengurus.

Baca Juga  H. Mashuri: Tidak Ada Sisipan Nama Baru Dalam Pelantikan Hari Ini.

“Jadi kita mengharapkan jika ada para donatur yang hendak membagikan sedikit rizkinya dan membantu madrasah ini, demi kelancaran belajar anak didik kita,” tambahnya.

Ditanya, apa saja yang dibutuhkan Madrasah saat ini?
“Yang jelas Bangku masih banyak yang kurang, Air untuk berwudlu belum ada, listrik juga belum masuk, pintu sudah banyak yang rusak dan kaca jendela banyak yang sudah pecah, tapi yang sangat mendesak itu bangku tempat belajar santri,” Tadas Yan sapaan akrabnya.

Baca Juga  Bupati Ikuti Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Secara Virtual

Apakah ada bantuan dari pemerintah?
” Karena Madrasah ini statusnya MIS, dulu ada bantuan dana bos dari Kemenang, namun sejak berubah nama menjadi MDTA, bantuan itu tidak ada lagi, tapi kami tetap semangat walaupun serba kekurangan kami tetap berusaha membuat madrasah ini tetap hidup karena Mudir Madrasah terdahulu Almarhum (Buya H. Oesman Jaafar) memberi amanah untuk selalu menyiarkan Syi’ar islam kepada generasi penerus kita,” pungkasnya.

Reporter/Editor: Ote Sayuti.

Share :

Baca Juga

Meraingin

3 Kuasa Hukum Sekaligus, Dampingi Abu Hakim Laporkan Edi Surya Ke Polisi

Meraingin

Izhar Majid Siap Perebutkan Kursi Wakil Bupati Merangin

Meraingin

Sebanyak 55 Orang ASN Pemkab Merangin Memasuki Masa Pensiun

Meraingin

2022 Merangin Ditargetkan Raplanting Sawit Terbesar Se Prov. Jambi oleh Dirjen Perkebunan

Meraingin

Taufiq Berangkatkan 10 Peserta Seleksi Sepak Bola Nasional U-16 dan U-19 Ke Pekan Baru

Meraingin

Polres Merangin “Ngawani Ngopi” Lagi

Meraingin

Wakil Bupati Tinjau Persiapan Lokasi MTQ Ke 49 Tingkat Kabupaten Merangin

Meraingin

Kecamatan Tabir Selatan Responsif Terhadap Stunting dan Kemiskinan Ekstrim

You cannot copy content of this page