Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025: Soroti Tata Kelola Data hingga Moratorium Tambang Perkuat Akar Rumput, PDI Perjuangan Tanjab Barat Gelar Musancab Serentak untuk Menyongsong Pemilu 2029 Kawal Infrastruktur Jambi, Edi Purwanto Targetkan Jalan Nasional Mulus Hingga Ujung Jabung pada 2028 Dinilai Kehilangan Taji sebagai Kontrol Sosial, Eksistensi HMI Tanjab Barat Kini Dipertanyakan Publik Babak Baru “Lelang Jabatan” Tanjab Barat: 21 Nama Berebut 5 Kursi Kadis, Camat Dominasi Dinas Ketapang

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 12:17 WIB

Diduga Kapal Bermuatan Kasur Dari Negara Tetangga Diamankan Sat Pol Airud Polres Tanjabbarat

KM BUNGOA MAS II.GT.32 NO.115/GGb.2001.

 

TANJABBARAT-BULENONNEWS.COM,
Satu unit Kapal motor yang masuk keperairan sungai tiram Kuala Tungkal diketahui bermuatan kasur bekas dan akan segera di bongkar di salah satu gudang  yang berlokasi di Sungai Tiram Parit Gompong.kapal yang ber merk KM.Bungoa Mas II . GT. 32 No.115 /GGb .2001,saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak Sat Pol Airud Polres Tanjabbarat Jumat 15.00 wib, 20/08/21.

Berawal dari kecrigaan kapal yang sedang melakukan patroli rutin melihat kapal motor bermuatan sarat melintasi sungai pengabuan dan langsung masuk ke pelabuhan rakyat di sungai tiram dan diketahui kapal tersebutyang bermuatan kasur  diduga dari Negara tetangga. Kapal bertutup terpal dan bersandar di pelabuhan rakyat yang akan di bongkar di pelabuhan tersebut,tidak biasanya kapal motor barang bongkar muat di pelabuhan itu,dan menurut yang biasa kapal barang melakukan aktifitas bongkar muat di pelabuhan Tanggo Rajo Ilir.

Baca Juga  Mestinya Saat Ini Tanjabbar Musim Kemarau, Namun Malah di Guyur Hujan Deras, Ini Kata BMKG

Masuknya kapal ke perairan sungai tiram ini membuat kecurigaan petugas,kecurigaan petugas langsung mendatangi kapal yang bersandar serta memeriksa muatan kapal tersebut.

Kecurigaan petugas yang melakukan pengejaran dan pemeriksaan didapati kapal tersebut bermuatan kasur bekas yang diduga di datangkan dari Malaysia atau Singapore.

Petugas Patroli dari Satuan Polisi Airud Polres Tanjabbarat langsung membawa Kapten kapal serta Kapal Motor KM.Bungoa Mas II untuk dimintai keterangan dan pemeriksaan dokumen – serta kelengkapan kapal dan barang bawaan.

Kasat Pol Airud Polres Tanjabbarat AKP Syaipul Anwar yang dikompirmasi awak media via selulernya,”mengatakan,saat ini Pihaknya sedang melakukan pemeriksaan dokumen kapal,termasuk pemerksaan ABK serta Kapten Kapaldan sampai saat ini kami juga belum mengetahui siapa pemilik barang bawaan tersebut.”Ujar AKP Syaipul Anwar

Baca Juga  Rawan Kebakaran Selama Ramdhan Damkar Tanjab Barat Tingkatkan Kewaspadaan 

Syaripuddin Ar Selaku Direktur Eksekutif Petisi 28 Kabupaten Tanjabbarat menyayangkan jika masih ada kasur yang diduga di datangkan dari Singapore atau Malaysia,”kasur itukan limbah yang sudah afkir di negara tetangga,jadi sangat wajib dan perlu dilakukan pengarantinaan terlebih dahulu jika memang benar kasur tersebut berasal dari luar dan tidak tertutup kemungkinan pada kasur tersebut ada wabah penyakit atau virus”Pungkas Syarifuddin.

Pantau dilapangan hingga berita ini diterbitkan KM.Bungoa Mas Masih bertengger di sungai Tiram dan belum melakukan Pembongkaran Karena masih dalam pemeriksaan Pihak Berwajib.

JURNALIST/EDITOR,BULENON/OTE

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

JDS, Silahturami Ke Parit 4 Kecamatan Tungkal Ilir Menghadapi Pemilu 2024

Tanjab Barat

Jalan Utama Rusak Parah, Pengendara Banyak Yang Celaka

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi Secara Virtual

Tanjab Barat

Kapolres Gelar Kegiatan Ngopi Mael Last Edition

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Salurkan Bansos Bantuan Polda Jambi Pada Masyarakat

Tanjab Barat

Jamal Darmawan Dari Fraksi Demokrat Berikan Bantuan THR Di Desa Pembengis

Tanjab Barat

Sukseskan Program Pemulihan Ekonomi Nasional Menyongsong HUT Bhayangkara, Ini yang Dilakukan Bupati, Kapolres dan Dandim

Tanjab Barat

Peduli Sesama Kartini Tanjab Barat Bergerak Berikan Bantuan Korban Kebakaran Mendahara Tengah

You cannot copy content of this page