Hadiri Kenal Sambut Kajari Baru, Ketua DPRD Tanjab Barat Ajak Perkuat Sinergi Membangun Negeri Gubernur Al Haris dan Bupati Anwar Sadat Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau: Pastikan Pemulihan Cepat dan Serahkan Bantuan Senilai Ratusan Juta Sinergi Pusat dan Daerah: Bupati Anwar Sadat Sambut Menkes Budi Gunadi Sadikin di RSUD KH Daud Arif Lepas Siswa Kelas XII, SMAN 1 Tanjab Barat Gelar Perpisahan Meriah di Gedung Berkah HAK JAWAB: HMI Cabang Tanjung Jabung Barat Tegaskan Tetap Konsisten di Garis Perjuangan Rakyat

Home / Sarolangun

Rabu, 15 Desember 2021 - 21:19 WIB

Angka Perkara dan Perceraian di PA Sarolangun Berjumlah 628, Didominasi Usia Produktif

Bulenonnews.com-Sarolangun, Angka Perkara yang masuk ke dalam daftar Rekapitulasi Pengadilan Agama Kabupaten Sarolangun sejak Bulan Januari hingga Desember 2021 mencapai Angka 628 termasuk sisa Perkara tahun 2020.

Sementara dari 628 Data yang masuk kedalam pendaftaran tersebut 609 Perkara yang sudah mendapat putusan dan tersisa 19 Perkara.

Dari 628 Perkara ini, tersebar diberbagai Kecamatan Se Kabupaten Sarolangun, Yakni Kecamatan Sarolangun berjumalah 121 Perkara, Bathin Vlll 36 Perkara, Kecamatan Pauh 78 Perkara, Mandiangin 60 Perkara, Air Hitam 55 Perkara, Pelawan 69 Perkara, Singkut 105 Perkara, Limun 21 Perkara, Cermin Nan Gedang 19 Perkara, dan Kecamatan Batang Asai 37 Perkara.

Baca Juga  Tiga Kades Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Dilantik

Usaia porduktif sangat mendominasi Perkara sepanjang tahun 2021 yang diterima Pengadilan Agama Kabupaten Sarolangun.Dari data yang dihimpun Media Buletin Nasional Siang ini, Rabu (15/12/21), usia 31 sampai 40 tahun tetinggi jumlahnya dengan Jumlah permohonan Perkara 195.

Dan rincian Perkara tersebut merupakan perkara Permohonan, Seperti Isbad Nikah, dispensasi kawin, dan Penetapan waris berjumllah 276 perkara, serta gugatan cerai sebanyak 352 perkara.

Selanjutnya Rincian Perkara menurut pekerjaan terbanyak adalah yang bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) yakni 240. Dan Perkara menurut Pendidkan didominasi Pendidikan tamatan Sekolah Dasar (SD) dengan jumlah 271.

Baca Juga  Dinas PUPR Sarolangun Optimis, Sebelum Akhir 2021 Semua Kegiatan Rampung 100%

Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Sarolangun Arif Irhami melalui Panitera Muda Hukum, Mulyadi menerangkan bahwa Faktor yang memicu terjadinya perceraian kebanyakan dari kasus pertengkaran dalam Rumah Tangga.

” Untuk perceraian disebabkan oleh pertengkaran terus menerus diangka 80%, perceraian disebakan oleh meninggalkan salah satu pihak diangka 5%, penyebab dari kasus perjudian 10%. Dan Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga sebanyak 5%.” terang Panitera Muda, diamini oleh Sekretaris Pengadilan Agama Sarolangun Maidaryati.

Selain itu, penyebab dari perkara perceraian itu dipicu oleh,” Faktor Ekonomi, Cemburu, perselingkuhan, karena Soial media,” tambah Sekretaris Pengadilan Agam, Maidaryati.

Reporter : Ote

Share :

Baca Juga

Sarolangun

H. Cek Endra Canangkan Sarolangun Menjadi Sport Tourism

Sarolangun

Diduga Tanah Rawa Yang Labil, Tembok Lapas Kelas ll B Sarolangun Rubuh

Sarolangun

Wabup Sarolangun Bertindak Selaku Pembina Upacara Peringatan HAB Kemenag Ke 76

Sarolangun

Misteri Keberadaan Bintek DPRD Sarolangun Picu Aksi HMI Saling Dorong

Sarolangun

Bupati Sarolangun Bilang Pembangunan Kecamatan Singkut Luar Biasa

Sarolangun

Misteri Bintek DPRD Sarolangun Picu Aksi HMI saling Dorong

Sarolangun

Meriahkan HAB Kemenag Ke 76, Dandim 0420 Sarko Hadiri Upacara di Sarolangun

Sarolangun

Dandim 0420 Sarko Saksikan Penandatanganan Perdamaian SAD Dengan PT. PKM.

You cannot copy content of this page