Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Labuhan Batu, Ini Tuntutan Masyarakat Dua Desa dan Ampuh Wujudkan Pernikahan Impian Bersama Seiyo Sekato Organizer Kepala Desa Janji Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2025 Mewakili Bupati, Pj. Sekretaris Daerah Hadiri Rapat Paripurna ke Dua DPRD Kabupaten Tanjab Barat  Bupati Anwar Sadat Promosikan Potensi SDA Tanjab Barat di Otonomi Expo 2024

Home / Sarolangun

Senin, 15 November 2021 - 22:41 WIB

Misteri Bintek DPRD Sarolangun Picu Aksi HMI saling Dorong

Bulenonnews.com – Sarolangun. Bertempat Di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sarolangun, Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi menuntut pembatalan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 yang telah dibahas DPRD Sarolangun.

Menurut HMI, Anggaran sekretariat DPRD Sarolangun untuk tahun 2022 tersebut sangat berlebihan dari tahun sebelumnya, sementara Daerah masih dihadapkan dengan persoalan Pandemi Covid-19 yang belum sirna dari Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko.

Lagi-lagi aksi aktivis HMI di gedung Rakyat ini kandas tidak membuahkan hasil lantaran tidak Satupun Dewan berada di kantor, termasuk Sekretaris Dewan (Sekwan), namun yang ada pewakilan Kasubag Humas DPRD.

Jelas hal ini membuat aktivis HMI kecewa dan tidak puas dengan keterangan dari Kasubag yang mengatakan bahwa 35 Dewan pergi melaksanakan Bintak namun tidak tahu arahnya dimana.

Baca Juga  Dandim 0420 Sarko Saksikan Penandatanganan Perdamaian SAD Dengan PT. PKM.

Atas kekecewan terhadap keterangan yang tidak Admintrtif tersebut, HMI mencoba menerobos barisan pihak keamanan Satpol PP dan blokade pihak kepolisian guna memastikan keberadaan Dewan tersebut diruang utama Paripurna.

Setelah gagal bernegosiasi bersama pihak keamanan aksi saling dorong pun tak terelakkan, Karena para demonstrans ingin mendobrak pintu ruang Paripurna dan menerobos masuk.

Debi Kurniawan Ketua Umum HMI Sarolangun saat aksi berlangsung memanas, mengatakan terkait rencana pengesahan APBD tahun 2022, HMI menyatakan sikap menolak dan minta membatalkan pengesahan anggaran Sekretariat yang jauh meningkat dari OPD lainnya di Kabupaten Sarolangun.

” Pernyataan sikap kami HMI yang paling utama bagaimana APBD tahun 2022 ini jangan di sahkan dulu, Karena dari 35 anggota Dewan dengan anggaran 46 Milyar ini sangat diluar kewajaran,”ungkapnya.

Baca Juga  Raih Nilai SNI Tertinggi H. Cek Endra Dukung Kegiatan Balai Rehabilitasi Napza Sarolangun

Bukan hanya itu, HMI juga kesal tidak dapat penjelasan secara Administratif tentang keberadaan 35 Dewan yang berangkat bintek tersebut.

“Masak iya Dewan berangkat bintek tak satupun yang bekerja di DPRD tidak tau dimana mereka bintek, kan lucu,” Kesalnya.

Selanjutnya Debi mengatakan, setelah ini akan ada aksi jilid dua, disini akan disampaikan kewajaran anggaran nantinya.

” Nanti setelah bertemu Ketua DPRD dan jajarannya, yang jelas data kita valid,  bagaimama Dewan harus memikirkan masyarakat yang morat marit, itu yang harus dipikirkan dulu,”

Terhadap misterinya perjalan dinas Dewan yang tidak tahu rimbanya oleh keterangan Kasubag Sekwan, HMI sebut,” Ini terindikasi manipulasi, manipulasi anggaran,” ketusnya.

Aksi berangsur mereda dan demonstran satu persatu meninggalkan gedung rakyat siang, Senin (15/11/21). (Ote).

Share :

Baca Juga

Sarolangun

Pemkab Sarolangun Lepas Jamaah Calon Haji Sekaligus Gelar Giat Walimatussafar

Sarolangun

Wabup Sarolangun Bertindak Selaku Pembina Upacara Peringatan HAB Kemenag Ke 76

Sarolangun

Breaking News, Kebakaran Hebat Menghanguskan Pondok Pesantren Nida Alqur’an Desa Tanjung Sarolangun

Sarolangun

Meski Puasa, Bupati Merangin Tetap Semagat Hadiri HUT Ke 22 Kab. Sarolangun

Sarolangun

Angka Perkara dan Perceraian di PA Sarolangun Berjumlah 628, Didominasi Usia Produktif

Sarolangun

Misteri Keberadaan Bintek DPRD Sarolangun Picu Aksi HMI Saling Dorong

Sarolangun

Pasca Kebakaran, Ponpes Nidaul Qur’an Desa Tanjung Sarolangun Open Donasi

Sarolangun

Pj Bupati Sarolangun Lepas Keberangkatan 117 Jama’ah Calon Haji