Ketua DPRD Tanjab Barat Tampung Aspirasi Dua Desa di Kecamatan Betara Ketua DPRD Tanjab Barat Serap Aspirasi Masyarakat Desa Serdang Jaya Komisi III DPRD Tanjab Barat Panggil Sejumlah Pihak Terkait Jembatan Parit Gompong DPRD Tanjab Barat Akan Gelar 1000 Dosis Vaksinasi Untuk Masyarakat Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Serbuan Vaksin Kodim 0419/Tanjab

Home / Sarolangun

Senin, 15 November 2021 - 21:59 WIB

Misteri Keberadaan Bintek DPRD Sarolangun Picu Aksi HMI Saling Dorong

Bulenonnews.com -Sarolangun. Bertempat Di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sarolangun, Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi menuntut pembatalan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 yang telah dibahas DPRD Sarolangun.

Menurut HMI, Anggaran sekretariat DPRD Sarolangun untuk tahun 2022 tersebut sangat berlebihan dari tahun sebelumnya, sementara Daerah masih dihadapkan dengan persoalan Pandemi Covid-19 yang belum sirna dari Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko.

Lagi-lagi aksi aktivis HMI di gedung Rakyat ini kandas tidak membuahkan hasil lantaran tidak Satupun Dewan berada di kantor, termasuk Sekretaris Dewan (Sekwan), namun yang ada pewakilan Kasubag Humas DPRD.

Baca Juga  Dinas PUPR Sarolangun Optimis, Sebelum Akhir 2021 Semua Kegiatan Rampung 100%

Jelas hal ini membuat aktivis HMI kecewa dan tidak puas dengan keterangan dari Kasubag yang mengatakan bahwa 35 Dewan pergi melaksanakan Bintak namun tidak tahu arahnya dimana.

Atas kekecewan terhadap keterangan yang tidak Administratif tersebut, HMI mencoba menerobos barisan pihak keamanan Satpol PP dan blokade pihak kepolisian guna memastikan keberadaan Dewan tersebut diruang utama Paripurna.

Setelah gagal bernegosiasi bersama pihak keamanan aksi saling dorong pun tak terelakkan, Karena para demonstrans ingin mendobrak pintu ruang Paripurna dan menerobos masuk.

Debi Kurniawan Ketua Umum HMI Sarolangun saat aksi berlangsung memanas, mengatakan terkait rencana pengesahan APBD tahun 2022, HMI menyatakan sikap menolak dan minta membatalkan pengesahan anggaran Sekretariat yang jauh meningkat dari OPD lainnya di Kabupaten Sarolangun.

Baca Juga  Diduga Tanah Rawa Yang Labil, Tembok Lapas Kelas ll B Sarolangun Rubuh

” Pernyataan sikap kami HMI yang paling utama bagaimana APBD tahun 2022 ini jangan di sahkan dulu, Karena dari 35 anggota Dewan dengan anggaran 46 Milyar ini sangat diluar kewajaran,”ungkapnya.

Bujang hanya itu, HMI juga kesal tidak dapat penjelasan secara Administratif tentang keberadaan 35 Dewan yang berangkat bintek tersebut.

“Masak iya Dewan berangkat bintek tak satupun yang bekerja di DPRD tidak tau dimana mereka bintek, kan lucu,” Kesalnya.

Baca Juga  Misteri Bintek DPRD Sarolangun Picu Aksi HMI saling Dorong

Selanjutnya Debi mengatakan, setelah ini akan ada aksi jilid dua, disini akan disampaikan kewajaran anggaran nantinya.

” Nanti setelah bertemu Ketua DPRD dan jajarannya, yang jelas data kita valid,  bagaimama dewan harus memikirkan masyarakat yang morat marit, itu yang harus dipikirkan dulu,”

Terhadap misterinya perjalan dinas Dewan yang tidak tahu rimbanya oleh keterangan Kasubag Sekwan, HMI sebut,” Ini terindikasi manipulasi, manipulasi anggaran,” ketusnya.

Aksi berangsur mereda dan demonstran satu persatu meninggalkan gedung rakyat siang, Senin (15/11/21). (Ote).

Share :

Baca Juga

Sarolangun

Percepatan Kegiatan DPUPR Sarolangun, Kabid dan PPTK Diminta Fokus Awasi Lapangan

Sarolangun

Dinas PUPR Sarolangun Optimis, Sebelum Akhir 2021 Semua Kegiatan Rampung 100%

Pemerintahan

Tiga Kades Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Dilantik

Sarolangun

Tiga Kades Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Dilantik

Pemerintahan

PROKES KETAT, H. Cek Endra Lantik 4 Kades Se Kecamatan Batang Asai Sekaligus

Sarolangun

Diduga Tanah Rawa Yang Labil, Tembok Lapas Kelas ll B Sarolangun Rubuh

Sarolangun

Kades Tanjung Sarolangun Miliki Inovasi dan Terobasan Memajukan Desa

Sarolangun

Meski Puasa, Bupati Merangin Tetap Semagat Hadiri HUT Ke 22 Kab. Sarolangun