Udara Tanjab Barat Memburuk, HIPMI Bagikan 2.000 Masker untuk Pelajar dan Masyarakat 3 Pekan Lamban? Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Tanjabbar Masih Bebas Menghirup Udara Segar Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors

Home / Tanjab Barat

Selasa, 1 Februari 2022 - 17:32 WIB

Masa Pandemi,Ibadah di Klenteng Kuan Kong Bio Parit Gompong di Batasi

Bulenon News. Com Tanjab Barat  – Perayaan Imlek Tahun 2022 bagi Warga Tionghoa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sedikit berbeda dengan Tahun – Tahun sebelumnya. Sebab, dampak dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Warga Tionghoa yang melaksanakan Sembahyang terbatas, dan kegiatan untuk Tolak Balak ditiadakan.

Seperti yang terlihat di Kelenteng Kuan Kong Bio Jalan Prof Dr Sri Soedewi, MS, SH Kuala Tungkal, Tanjug Jabung Barat, Jambi, Warga yang Tionghoa yang datang untuk bersembahyang harus bergantian dalam melaksanakan ibadah. Bahkan untuk Barongsai, Liong kegiatan Tolak Balak di Imlek 2022 hal itu ditiadakan.

Baca Juga  Bupati Bersama Gubernur Laksanakan Gerakan Panen Cabai Desa Lubuk Terentang

Di Lapangan juga terlihat selain secara bergantian untuk sembahyang, Warga Tionghoa yang datang juga menerapakn protokol kesehatan. Salah satunya dengan menggunakan Masker.

Joni Warga Tionghoa penganut Konghucu usai melaksanakan Ibadah sembahyang di Kelenteng Kuan Kong Bio menyebutkan, perayaan Tahun Baru Imlek 2022 berharap Covid-19 bisa cepat berlalu agar bisa kumpul bersama keluarga kembali.

Baca Juga  Dedikasi Terbaik TMMD Ke -113 Kodim 0419 Tanjab Dalam Membangun Negri

“Do’a yang terbaiklah untuk Bangsa dan Negara kita,” ujarnya.

Sebab, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kegiatan Barongsai, Liong untuk Tolak Balak ditiadakan.

“Kalau dulu ada Barongsai, Liong. Tapi tahun 2022 ini itu ditiadakan. Dan untuk sembahyang juga dibatasi tidak boleh ramai. Ada juga yang sembahyang tengah Malam,” sebut Joni.

 

Penulis/ Editor:Amir/Otte

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Polses Tanjab Barat Terjunkan 200 Personil Dalam Operasi Ketupat 2021

Tanjab Barat

Aliansi Perempuan Berdaya Tanjab Barat Gelar Diskusi Terkait Begal Payudara

Tanjab Barat

Jalan Utama Dua Kecamatan Rusak Parah, Warga Tagih Janji Dewan
H. Mashuri, SP., ME Ketua DPD PD Prov. Jambi didampingi Bakomstrada

Tanjab Barat

Masyarakat Berharap Rumah Singgah Digratiskan Selamanya Tampa Ada Tagihan

Tanjab Barat

RN salah Satu Pedagang Mengeluhkan Sistym Pengelola Pasar Malam Di Tanjabbarat

Pemerintahan

Wabup Hairan Pimpin Giat Gotongroyong di Kawasan Wisata Titian Orang Kayo Hitam Mustika Rajo Alam

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Hadiri Pengarahan Mendagri Terkait Pengendalian Covid-19

Tanjab Barat

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci

You cannot copy content of this page