Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Meraingin

Rabu, 20 April 2022 - 20:16 WIB

Rapat Bersama Pimpinan Ponpes, Marwan : Santri Tahfisz Minimal Harus Hafal 10 – 15 Jus Qur’an

MERANGIN – BULENONNEWS.COM. Sebanyak 80 persen dari 68 jumlah pondok  pesantren Kabupaten Merangin melaksanakan Rapat koordinasi bersama Kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin, Rabu (20/4/2022).

Rapat tersebut dalam rangka menjaga proses optimalisasi pembelajaran Santri. Rapat dipimipin oleh Kepala Kemenag Kabupaten Merangin H. Marwan Hasan di Aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin pada pukul, 09.00 hingga selesai menjelang masuk waktu Dzuhur.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin, H. Marwan Hasan usai rapat, mengatakan dalam rapat bersama kepala pondok pesantren, diri nya meminta dan berharap kepada Santri yang sudah tamat meninggalkan bangku pesantren hendaklah mempunyai ciri khas tersendiri.

Baca Juga  M. Sayuti : Jika Kasat Pol PP Tidak Diberhentikan, Saya Akan Berhenti Jadi Asisten I Merangin

” Kita mengharapkan, dimana Santri yang telah lulus dari pondok pesantren harus mampu membaca dan memahami kitab-kitab kuning yang menjadi rujukan, yang Tahfisz minimal harus hafal 10 sampai 15 jus Al-Quran, itu yang pertama,” ujar Kakanmenag.

Selanjutnya yang kedua, H. Marwan Hasan juga meminta Santri harus menumbuhkan sikap dan sifat Nasionalisme dalam pondok pesantren, dimana tempat Iya menimba ilmu.

” Karena kita adalah bagian dari daerah kesatuan, untuk itu para santri harus mengukuhkan rasa cinta terhadap tanah air,” ucapnya.

Didalam rapat yang digelar itu, Kakanmenag juga menyampaikan kepada pimpinan pondok untuk mensosialisasikan besaran Zakat fitrah.

” Karena pimpinan pondok pesantren lebih memahami penetapan besaran Zakat fitrah, kalau pakai beras berapa dan pakai uang jumlahnya berapa, ” Tambahnya lagi.

Baca Juga  Selangkah Lebih Maju, F-LPM Laporkan Oknum   Pelaku Tambang Batu Bara Ilegal Ke Polres Merangin

Tak hanya itu, H. Marwan Hasan dalam hal membantu pemerintah, juga di minta kepada segenap pimpinan pondok pesantren agar berperan aktif menyukseskan vaksinasi yang menjadi program pemerintah.

” Untuk mensosialisasikan Vaksinasi terhadap santri dan guru-guru serta masyarakat dengan cara bahasa agama, karena pesantren ini merupakan bagian dari pemerintah,” Tandasnya.

Sebagai penyambung tangan Pemerintah, usai melaksanakan rapat H. Marwan juga menyalurkan bikasan lebaran oleh Bupati Merangin secara simbolos  di saluran kepada pimpinan pondok pesantren.

Reporter : ote

Share :

Baca Juga

DPRD

Terima Keluhan Masyarakat Batang Masumai, Dewan Merangin Naik Pitam !!

Meraingin

Wabup Merangin Gelar Rakor Satgas Covid-19, Pemkab Akan Perketat PPKM Berbasis Mikro

Meraingin

Warga Desa Buluran Panjang Sepakat Memindahkan Pemakaman

Meraingin

Wabup Buka Forum Perangkat Daerah Bidang Pendidikan Kabupaten Merangin Tahun 2023

Meraingin

Pemuda Karang Birahi Merangin Meregang Nyawa Diujung Senjata Tajam

Meraingin

H Mukti: RSU Siap Layani Cek Kesehatan PPPK, Untuk Tenaga Kesehatan Sudah Rampung Semua

Meraingin

Muhammad Yani Hadiri HUT PGRI Ke-75 dan HGN 2020 di Dikbud Merangin.

Meraingin

Pelatihan KPM Tiga Desa Batang Masumai, Berpusat di Desa Salambuku

You cannot copy content of this page