Sekda Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat, Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Wabup Katamso Buka ToT Model Bisnis Berbasis Mangrove, Dorong Ekonomi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Wabup Katamso Jadi Narasumber Podcast Youth Center, Ajak Pemuda Tanjab Barat Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Penyampaian LHP LKPD 2025 di BPK Perwakilan Provinsi Jambi Delapan Tahun Berturut-turut Raih WTP, Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Home / Meraingin

Minggu, 11 Juni 2023 - 16:52 WIB

Festival Tradisi ‘Ompek Ganjie Limo Gonok’ Meriahkan HUT Ke 15 Tabir Barat

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Wabup Merangin Nilwan Yahya sangat mengapresiasi berlangsungnya peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kecamatan Tabir Barat, yang berlangsung meriah di halaman kantor camat, Sabtu malam (10/6).

Dikatakan wabup, Kecamatan Tabir Barat merupakan kecamatan pemekaran yang kemajuannya dari tahun ke tahun begitu pesat. Pada usia ke-15 tersebut sudah banyak prestasi yang diraih kecamatan itu.

‘’Saya sangat mengapresiasi sekali peringatan HUT Tabir Barat ini, selain telah menunjukan berbagai keberhasilan pembangunan, acara ini juga dimeriahkan Festival Ompek Ganjie Limo Gonok,’’ujar Wabup.

Baca Juga  Wabup Merangin Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi

Festival Ompek Ganjie Limo Gonok terang wabup, sudah tercatat sebagai warisan budaya nasional tak benda dari Kementerian. Untuk itu wabup minta, Ompek Ganjie Limo Gonok harus terus dilestarikan.

Diakui wabup, tradisi berbalas pantun antar muda mudi itu, ternyata dianggap seksi oleh para kalangan pecinta budaya dan para pelaku budaya di Indonesia, sehingga menjadi warisan tak benda bagi Indonesia dan Kecamatan Tabir Barat pada khususnya.

Baca Juga  Pj Bupati Merangin: Tidak Ada Campur Tangan Kepala Daerah Terhadap Kelulusan PPPK

Ompek Ganjie Limo Gonok juga pernah menjadi sasaran utama dalam kegiatan konservasi bahasa dan sastra daerah oleh Kantor Bahasa Provinsi Jambi. Satra lisan ini memang hampir punah dan dilupakan masyarakat.

Untuk terus melestarikannya, merupakan bagian penting bagi regenerasi penutur sastra lisan.

Dijelaskan wabup, sebetulnya banyak sastra lisan di Merangin, tapi perlu menggalian lebih dalam atas keberadaan sastra lisan tersebut di sejumlah desa lainnya. (Ote).

Share :

Baca Juga

Meraingin

MTQ Ke 49 Tingkat Kabupaten Merangin Diikuti 662 Peserta, LPTQ Gelar Rapat Pemantapan

Meraingin

Pj Bupati Merangin Paparkan Program Kerja di Program Nusaraya

Meraingin

Nilwan Saat Meninjau Stand FPKD : Kuliner Khas Merangin ‘Mak soa’

Meraingin

Peduli ! Bupati Merangin Kembali Menyerahkan Bantuan Korban Kebakaran

Meraingin

Nilwan Panjatkan Do’a di Makam KH Abdurrahman Pendiri Ponpes Nurul Yaqin dan Bagikan Sembako

Meraingin

DKUKMPP Merangin Sambut Kunker DPRD Kota Pagar Alam Provinsi Sumsel

Meraingin

Dikbud Merangin Didemo, Masa Tuntut Pemecatan Kepsek SMP 10

Meraingin

Terpantau..Hari Ini 18 Eksavator Masih Beroperasi Dilokasi PETI Wilyah Tabir Ulu

You cannot copy content of this page