Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat” Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas

Home / Berita

Selasa, 30 Juli 2024 - 19:53 WIB

Pemkab Merangin Dukung Sepenuhnya Lahan Eks Peti Direvitalisasi Untuk Sawah

 

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Lahan eks Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang luasnya mencapai 355 hektar di Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin, sedang dalam tahap pengelolaan menjadi petak sawah.

Program Polda Jambi yang didukung sepenuhnya oleh Pemkab Merangin tersebut, bahkan seluas 43 hektar diantaranya yang berada di Desa Rantau Jering Kecamatan Pangkalan Jambu, saat ini sudah menjadi sawah yang menguning.

Sedangkan sisanya masih dalam tahap pengerjaan pencetakan sawah baru, yang sebentar lagi sudah siap untuk ditanami padi sawah. Ada dua jenis padi yang ditanam di petak sawah eks PETI itu, jenis Cihera dan Infariti 32.

‘’Berdasarkan keterangan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Merangin, untuk satu hektar sawah bisa menghasilkan lima sampai enam ton,’’ujar Pj Bupati di sela-sela kunjungan kerjanya ke eks lahan PETI tersebut, Selasa (30/7)

Baca Juga  Temuan BpK RI Di RS KH Daut Arif Kualatungkal Buat Resah Tokoh Masyarakat Dan LSM

Sedangkan sawah sebelumnya lanjut H Mukti, hanya menghasilkan tiga sampai empat ton perhektarnya. Artinya hasil panen dari pencetakan sawah baru lahan eks PETI tersebut, lebih banyak dari hasil panen sawah sebelumnya.

‘’Bisa dibayangkan kalau lima ton perhektar dikali 355 hektar, hasilnya sudah mencapai 1.775 ton. Itu baru sekali panen, ini dalam setahun bisa dua kali panen, sehingga Merangin bisa swasembada pangan,’’terang H Mukti.

Untuk itu Pj bupati mengajak masyarakat untuk beramai-ramai turun ke sawah menanam padi, sehingga kedepan Kabupaten Merangin tidak lagi mendatangkan beras dari kabupaten atau provinsi lainnya.

Selain itu H Mukti mengajak masyarakat juga untuk membuat kolam-kolam ikan di lahan eks PETI tersebut, sehingga nanti Kabupaten Merangin bisa menjadi percontohan baik tanaman padi maupun pemeliharaan kolam.

Baca Juga  30 Tahun Bekerja Sekda Merangin Dianugerahi Satya Lencana Karya Satya 2024

Ditegaskan H Mukti, jadi adanya anggapan selama ini lahan eks PETI jika ditanami padi akan mati dan di buat kolam ikannya tidak bisa hidup itu sangatlah tidak benar dan salah besar anggapan tersebut.

Lahan eks PETI itu sambung Pj bupati, akan membawa manfaat besar bagi masyarakat bila diolah dengan baik dan sungguh-sungguh. Di lokasi tersebut Pemkab Merangin akan membangun pintu air dan rehabilitasi irigasi.

Sedangkan bantuan yang sudah diberikan berupa bibit padi, hentraktor kecil, pompa air, mesin rumput. Pemkab Merangin sangat berbahagia hari karena masyarakat berhasil mengolah lahan eks PETI menjadi sawah yang menguning.(Red).

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Merangin Gerebek Aktivitas PETI di Dusun Petekun, Dua Alat Berat Diamankan

Berita

Syukur Khafied Resmi Menjadi Bupati dan Wakil Bupati Merangin

Berita

Kunjungi NasDem Merangin, DPR RI Syarif Fasha Akan Sampaikan Rencana Investasi Ke Menteri

Berita

Warta Etika: Kata “Diduga” Tak Kebal UU ITE di Media Sosial,Produk Jurnalistik VS Unggahan Personal

Berita

Progres Pekerjaan Proyek Ruas Jalan Sumber Agung-Perbatasan Tebo Terus Meningkat, Ini Hasilnya

Berita

Jangcik: Meskipun Tergolong Muda, Kabupaten Sarolangun Cukup Maju  Pj Bupati Merangin Hadiri HUT ke-

Berita

Gercep, Lurah Dusun Bangko dan Camat Bangko Turun ke Lokasi Pertambangan Ilegal

Berita

Pj Bupati Buka Rakor dan Sosialisasi Pengelolaan BMD

You cannot copy content of this page