Bupati Anwar Sadat Hadiri Malam Seni Budaya Kerinci, Perkuat Harmoni Keberagaman dalam Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka Turnamen Voli Antar-Klub Tanjab Barat 2026, Perkuat Pembinaan Atlet Menuju Kejurprov 2027 Bupati Anwar Sadat Resmi Buka OPD Cup 2026, Perkuat Sinergi dan Kekompakan Antar-OPD Melalui Sepak Bola Bupati Anwar Sadat Tunjuk Mainiarni Indriana Jadi Plt Sekwan DPRD Tanjab Barat Gelar Pertemuan Tertutup 1 Jam, Fasha dan Anwar Sadat Beri Sinyal “Masa Depan” Pilgub Jambi

Home / Pemerintahan

Rabu, 14 Mei 2025 - 09:23 WIB

Wabup Katamso Hadiri Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting Tanjab Barat

TANJABBARAT,BULENONNEWS.COM – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, SE, ME., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang digelar di Aula Balai Pertemuan Kantor Bupati, Rabu (14/5).

Rakor ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala BKKBN Provinsi Jambi, Bappeda Provinsi Jambi, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, perwakilan perusahaan, kepala OPD, para camat, lurah, kepala desa, seluruh puskesmas se-Tanjab Barat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Katamso menegaskan bahwa stunting bukan semata persoalan tinggi badan anak, melainkan cerminan dari kegagalan pemenuhan kebutuhan dasar anak, mulai dari asupan gizi, sanitasi, air bersih, hingga pola asuh. Ia menjelaskan, anak yang mengalami stunting berisiko memiliki kecerdasan rendah, rentan terhadap penyakit, dan akan mengalami penurunan produktivitas di masa depan.

“Data terakhir menunjukkan prevalensi stunting di Kabupaten Tanjab Barat pada tahun 2023 masih berada di angka 14,1 persen, lebih tinggi dari rata-rata provinsi. Ini adalah sinyal peringatan. Kita harus bergerak cepat, sistematis, dan terkoordinasi. Kita di daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan target nasional tercapai melalui program dan intervensi nyata di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Tanjab Barat Laksanakan Safari Subuh di Tungkal Harapan

Lebih lanjut, Wabup Katamso mengungkapkan bahwa menurunkan angka stunting bukan perkara mudah. Tantangan yang dihadapi antara lain masih rendahnya integrasi lintas sektor, baik antar-OPD maupun dengan lembaga mitra dan masyarakat, serta kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan, sanitasi, dan pola asuh yang tepat.

Menurutnya, langkah strategis yang perlu dilakukan diantaranya penguatan tim percepatan penurunan stunting dari tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan, pendekatan keluarga berisiko stunting melalui pendataan keluarga secara by name by address.

Selain itu juga intervensi gizi spesifik dan sensitif seperti pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, edukasi gizi, serta perbaikan sanitasi lingkungan. Pelibatan kader, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat dalam edukasi publik dan pendampingan keluarga dan kolaborasi dengan sektor swasta dan dunia usaha (CSR) dalam pembangunan sanitasi air bersih dan bentuk dukungan lainnya.

“Untuk itu, saya tegaskan kepada seluruh kepala OPD agar menjadikan isu stunting sebagai isu lintas sektoral. Dinas P3AP2KB dan Dinas Kesehatan tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh OPD harus ikut berkontribusi nyata. Kepada para camat dan kepala desa, saya minta agar memimpin langsung upaya penurunan stunting di wilayah masing-masing. Gunakan Dana Desa untuk mendukung kegiatan peningkatan gizi dan kesehatan ibu serta anak,” tambahnya.

Baca Juga  Plt Bupati Kukuhkan Paskibraka Merangin 2021

Wabup Katamso juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang hadir dan menunjukkan komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting. Ia menegaskan kembali bahwa stunting adalah musuh bersama yang hanya bisa dikalahkan dengan kerja bersama. Tidak ada solusi tunggal, tidak ada sektor tunggal. Dibutuhkan kerja terpadu, konsisten, dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan Rakor hari ini sebagai gerakan moral dan sosial di seluruh lapisan masyarakat. Saya percaya, dengan niat yang tulus, kerja keras, dan sinergi semua pihak, kita dapat mewujudkan generasi Tanjung Jabung Barat yang sehat dan cerdas di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan dari Kepala BKKBN Provinsi Jambi dan Bappeda Provinsi Jambi terkait strategi dan arah kebijakan penurunan stunting di daerah.

 

 

 

Penulis Editor Tim

Share :

Baca Juga

Meraingin

H Mashuri Beri Apresiasi Kepada OPD Atas Perolehan Penghargaan KLA 2021

Pemerintahan

Baznas Tanjab Barat Terima Penghargaan Terbaik se Provinsi Jambi

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Kunker ke Kantor PT Digital Sandi Informasi

Pemerintahan

Wabup Tanjabbar Dampingi Gubernur Jambi Resmikan MTs Soleh Al- Mubarok Desa Gemuruh

Pemerintahan

Lepas Kafilah MTQ Ke-53, Bupati Anwar Sadat Berharap Jadi Juara Umum

Pemerintahan

Wabup Tanjab Barat hadiri Halal Bihalal APDESI Provinsi Jambi

Batang Hari

Mewakili Bupati, Asisten I Setda Batang Hari Buka Musrenbang RKPD Kecamatan Batin XXIV

Pemerintahan

Tanjab Barat Rawan Akan Ketahanan Pangang, Bupati Anwar Sadat Lakukan Audiensi Ke Bapanas

You cannot copy content of this page