KUA-PPAS APBD 2027 Belum Temui Titik Sepakat, DPRD Tanjab Barat Tunda Paripurna dan Minta Pembahasan Dilanjutkan Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat” Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS

Home / Meraingin

Senin, 6 April 2026 - 17:41 WIB

Gelar Rapat Bersama Ketua RT, Bupati M. Syukur Tegaskan Perang Terhadap Sampah

 

BANGKO-BULWNONNEWS.COM. Bupati Merangin, M. Syukur, mengambil langkah tegas guna membenahi wajah Kota Bangko.

Didampingi Camat Bangko Eduar dan Lurah Pematang Kandis Sri Wahyuni, Bupati mengumpulkan 39 Ketua RT dan 8 Ketua RW se-Kelurahan Pematang Kandis dalam rapat koordinasi khusus di Kantor Lurah Pematang Kandis, Senin (06/04).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati M. Syukur menumpahkan keprihatinannya terhadap rendahnya kesadaran masyarakat terkait kebersihan lingkungan.

Padahal, sejak dilantik pada Februari 2025 lalu, penataan sampah telah menjadi prioritas utama dalam program kerjanya.

Bupati mensinyalir ada oknum-oknum tertentu yang sengaja membuang sampah sembarangan untuk merusak citra pemerintah daerah.

Ia menyebut fenomena sampah yang berserakan di luar bak sampah—padahal bak tersebut dalam kondisi kosong—sebagai tindakan yang tidak masuk akal.

“Jangan image yang mulai baik kemudian sengaja kita hancurkan. Seolah-olah Bupati yang teriak-teriak soal sampah tidak bisa mengatasi ini. Itu image yang ingin dimunculkan dan harus kita lawan bersama,” tegas Bupati M. Syukur di hadapan para Ketua RT.

Baca Juga  Pemkab Merangin Bersama TP-PKK dan Organisasi Perempuan Merangin Buka Puasa Bersama

Guna memberikan efek jera, Pemkab Merangin akan mengaktifkan kembali Perda Nomor 02 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah. Sesuai aturan tersebut, warga yang membuang sampah sembarangan terancam sanksi berat berupa pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan dan denda materiil paling banyak Rp10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah).

Selain itu, jadwal pembuangan sampah telah diatur secara ketat mulai pukul 19.00 hingga 05.00 WIB.

Sebagai langkah konkret, Bupati menginstruksikan pembentukan Satgas Sampah dalam waktu dekat. Ia juga mengajak warga dan para Ketua RT untuk aktif melakukan pengawasan melalui “Sayembara Laporan”.

“Silakan foto atau videokan orang yang membuang sampah sembarangan dari motor atau mobil. Laporkan! Mungkin nanti ada hadiahnya. Selain sanksi denda, kita akan berikan sanksi sosial dengan menyebarkannya di media sosial,” tambahnya.

Bupati juga menyoroti perilaku oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menurut laporan banyak menyumbang tumpukan sampah dari perumahan ke wilayah kota. Ia berharap para aparatur negara bisa menjadi contoh, bukan justru menjadi bagian dari masalah.

Baca Juga  Motor Warga Raib Saat Sholat Eid, Pelaku Terpaksa Lebaran di Jeruji Besi

Di sisi lain, Pemkab Merangin terus berupaya menyediakan fasilitas penunjang. Pada tahun 2025, sebanyak 20 Tempat Pembuangan Sementara (TPS) telah dibangun dan sebagian besar tong sampah pinggir jalan diganti dengan sistem armroll agar pengangkutan lebih cepat.

Ke depan, Bupati juga mendorong program pemberdayaan ekonomi melalui sampah.

“Saya minta Bu Lurah agendakan pelatihan pemisahan sampah. Sudah ada pihak seperti Bank BNI dan mitra lain yang siap membeli sampah tertentu. Silakan jadikan itu peluang ekonomi bagi warga melalui bank sampah,” jelasnya.

Menutup arahannya, Bupati M. Syukur meminta para Ketua RT dan RW untuk tidak bosan mengedukasi warga melalui mimbar masjid maupun langgar. Ia menegaskan bahwa urusan sampah bukan sekadar soal kebersihan, melainkan manifestasi dari rasa memiliki terhadap daerah.

“Tujuan kita satu, ingin negeri ini bersih dan rapi. Kalau hati kita penuh kebencian, program apa pun sulit jalan. Mari kita jaga Merangin, karena ini rumah kita bersama,” pungkasnya. (*).

Share :

Baca Juga

Meraingin

Investasi Bodong, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara, 30 Korban Rugi 8 Miliar

Meraingin

Pj Bupati Merangin Hadiri Tasyakuran H Mashuri

Meraingin

Halal Bihalal F-DB, Gus H Nuruddin : Dzikir Manaqib Dapat Kabulkan Segala Hajat

Meraingin

Pengurus TP – PKK Kecamatan Pangkalan Jambu Dilantik Hj. Nurhaida Mashuri

Meraingin

Ini Kata Syarif Fasha Saat Turun Ke Merangin Soal Persiapan 2024

Meraingin

Pantau Kegiatan Nataru Kapolres Merangin Dampingi Bupati H. Mashuri

Meraingin

Harga TBS Anjlok, Sejumlah Petani Audiensi ke DPRD Merangin

Meraingin

Polres Merangin Panggil Sejumlah Pejabat Dinas Kesehatan

You cannot copy content of this page