Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Meraingin

Senin, 3 Agustus 2020 - 10:35 WIB

Kegiatan HUTRI di Tanjab Barat Dibatasi

TANJAB BARAT – Belum redanya penyebaran virus Corona (Covid-19 ) sangat berdampak pada kegiatan perayaaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik (RI) Indonesia ke 75 tahun dan hari Ulang Tahun kabupaten Tanjung Jabung Barat ke 55 tahun, yang bakal dilaksanakan pada bulan Agustus ini.

Hal tersebut tentunya berdampak pada kegiatan upacara bendera yang dilaksanakan setiap tahun nya oleh pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Hal itu disampaikan langsung oleh sekretaris daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Agus Sanusi, ia mengatakan bahwa Pemda Tanjabbar nantinya bakal tetap melaksanakan upacara HUT Kemerdekaan RI. Meski demikian, upacara yang bakal dilakukan itu bakal memiliki perbedaan dengan tahun lalu.

Baca Juga  Akses Gunung Masurai Ditutup, Disinyalir Pemerintah Tidak Adil Terhadap Pencinta Alam

“ Peserta upacaranya nanti yang hadir harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Jadi harus gunakan masker dan jangan lupa cuci tangan serta nanti peserta upacara juga dicek suhu tubuh,” Kata Agus.

Ia menyebutkan bahwa untuk petugas pasukan pengibar bendera hanya berjumlah 3 orang saja, dan pengibar yang direncanakan bakal mengibarkan bendera pada upacara 17 Agustus nanti hanya anggota tim tahun lalu.

“ Karena saat ini pandemi, jadi untuk pengibar hanya berjumlah 3 orang saja. Dan petugasnya pun dari tahun lalu, karena seleksinya ditiadakan dampak dari Pandemi.

Baca Juga  Plt Bupati Merangin Tegaskan, Belajar Tatap Muka Ajaran Baru Harus Pakai Shift dan Perketat Prokes

Selain itu, kata Sekda bukan hanya petugas pengibar bendera yang dibatasi. Namun peserta upacara pun untuk masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepolisian dan TNI pun hanya boleh mengirimkan peserta beberapa orang saja.

“ Jadi hanya perwakilan saja, seperti dari TNI, Polri dan OPD-OPD yang ada di lingkungan Pemda Tanjabbar. Jadi saat upacaranya pun harus ada jarak,” Pungkasnya.

Reporter/Editor: Amir/Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

Satpol PP Merangin Ingatkan Pihak Sikumbang WaterPark Agar Patuhi Protokol Kesehatan

Meraingin

Tak Rela Pendidikan Anak Menurun Karena Covid-19, Al Haris Pastikan Semua Sekolah Belajar Tatap Muka Diberlakukan

Meraingin

Kodim 0420/Sarko Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443 H

Meraingin

Bupati Merangin Ikuti Workshop AKPSI dan Sawit Expo 2026 di Jakarta, Perkuat Program B-50

Meraingin

Korban Kebakaran Terima Bantuan Dari Plt Bupati Merangin

Meraingin

GIGIH..! SDN 144/VI Bangko lX Bangun Mushola Sekolah Secara Swadaya

Meraingin

Gelar Rapat Bersama Ketua RT, Bupati M. Syukur Tegaskan Perang Terhadap Sampah

Meraingin

Bupati Merangin Terima Tantangan Cek Lokasi Pertambangan Emas Ilegal

You cannot copy content of this page