Mardan Hasibuan Sah Pimpin IBCA MMA Tanjabbar lewat Aklamasi, Siap Lahirkan Petarung Berprestasi Bantuan Dari Karangtaruna Propinsi Jambi, Sejumlah Jurnalis Bergerak di Tengah Kabut Asap, 500 Masker dan Vitamin Dibagikan ke Warga Kuala Tungkal Atasi Dampak Kabut Asap Karhutla, DPC Demokrat Tanjab Barat Bagikan 2.000 Masker KN95 Gratis APBD 2027 Tanjabbar Mulai Dibahas, DPRD Tekankan Anggaran Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat Dukung PAD Jambi, Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Sinergitas Program Keringanan Pokok dan Denda PKB 2026 di Rumah Dinas Gubernur

Home / Meraingin

Rabu, 19 Agustus 2020 - 22:08 WIB

Dalam Peringatan 1 Muharram di Masjid Jami’ Dusun Bangko “Mari Tingkat Iman dan Ibadah”.

BANGKO – BULENONnews.com. Dalam memperingati tahun baru Islam (1 Muharram 1442 H), Remaja Masjid Jami’ Lingkungan Bangko Rendah Kelurahan Dusun Bangko Menghadirkan Penceramah Ustadz Yayat Suriatna yang berdomisili di Desa Sungai Ulak Kecamtan Nalo Tantan Kabupaten Merangin.

Peringatan 1 Muharram 1442 Hijriyah tersebut diselenggarakan di Masjid Jami’ Lingkungan Bangko Rendah Rabu malam, (19/08).

Pada acara peringatan tahun baru,Islam tersebut Panitia menuempatkan juga dengan Pembagian Hadiah bagi Jawara Perlombaan Anak-anak dalam Pembacaan Ayat Pendek, Adzan dan Sholat Berjamaah.

Imam Masjid Jami’ Drs. Muhammad Amin dalam kata,sambutannya, menuturkan kepada Jamaah pada acara tersebut, bahwa Peringatan Tahun baru Islam ini hendaknya diperingati setiap tahunnya, karena dalam moment inilah semua masyarakat dapat mengintrofeksi diri untuk memperbaiki iman dan taqwa, beribadah kepada Allah SWT.

Baca Juga  H Mashuri: Mari Kolaborasi Turunkan Angka Stunting, Saat Membuka Buka Rakor TPPS Kabupaten Merangin

” Kita sebagai umat muslim, wajib memperingati tahun baru Islam, maka setiap tahunnya kita harus kita rayakan dan kita Peringati, jadi jangan memperingati tahun baru Nasional saja, karena itu bukan ajaran dan budaya kita sebagai penganut agama Islam,” kata Imam Masjid Jami’.

Dalam uraian tausiahnya Ustadz Yayat Suriatna menyamapaikan kepada Jamaah dan para hadirin, diantara Emapat bulan itu ada Dua bulan yang suci, diantaranya bulan Zulhijah dan bulan Harram.

Baca Juga  Akhirnya Fajarman Dilantik Bupati Merangin Jadi Sekda Definitif

” Bulan Muharram merupakan bulan yang Suci, untuk itu umat Isalam dilarang berbuat dosa dan dilarang saling bunuh membunuh dan bertumpah darah termasuk perperangan, selanjutnya dilarang berbuat maksiat di bulan Muharram,” Sampai Ustad.

Kemudian dikatakan Ustad, “Barang siapa yang berbuat baik dan taat beribadah, maka pahalanya sangat besar di bulan Muharram ini,” Kata ustad yang juga seorangguru SMP Negeri 1 Merangin.

Penulis/Editor: Ote

Share :

Baca Juga

Meraingin

F-LPM Layangkan Surat Audiensi Bersama Polres Merangin, Terkait Dugaan Batubara Bodong

Meraingin

150  Lansia Tangguh Pamenang Barat Diwisuda Bupati Syukur

Meraingin

Pemkab Merangin Terima Audiensi Bersama Sejumlah Ormas Terkait Polemik Batu Bara

Meraingin

LPM Kelurahan Dusun Bangko Desak Lurah Hentikan Aktifitas PETI di Kelurahannya.

Meraingin

Plt Bupati H Mashuri Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Meraingin

Massa Peduli Palestina Tumpah Ruah,  Pj Bupati H Mukti Salurkan Donasi Rp 72.129.000,-

Meraingin

Pj Bupati Dampingi Gubernur Jambi Dalam Rayakan HUT SMKN 1 Merangin

Meraingin

Wabup Buka Rapat Evaluasi Pengadaan Barang/Jasa 2022 dan Percepatan Pengadaan Barang /Jasa Merangin 2023

You cannot copy content of this page