Kebijakan Surat Harga Pasar Tanah Tuai Keberatan, Bapenda Tanjab Barat Tegaskan: Bukan Syarat Mutlak, Tidak Ada Paksaan Wujudkan Pendidikan Merata, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Seragam Gratis di Awal Agustus untuk Peserta Didik Baru Kebijakan BPHTB Dilimpahkan ke Kecamatan, Aparatur Desa dan Kelurahan Tanjab Barat Tolak: “Bukan Kewenangan Kami, Berpotensi Membebani Masyarakat” Sinergi Eksekutif-Legislatif Awali Pembahasan APBD 2027, DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna KUA-PPAS Breaking News…Diduga Perampokan Terjadi di BTN Selempang Merah, Pelaku Berhasil Bawa Kabur Perhiasan Emas

Home / DPRD

Minggu, 9 April 2023 - 20:32 WIB

Anggota DPRD Tanjab Barat Pertanyaan OPD dan Kepsek Masih Banyak Berstatus Plt

TANJABBARAT, BULENNNEWS.COM – Fraksi Tajung Jabung Barat (Tanjabbar) Bersatu menyoroti kinerja Bupati Tanjabbar Anwar Sadat yang sudah hampir 3 tahun yang masih banyak Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Sekolah berstatus Pelaksana Tugas (Plt).

Hasbi Fraksi Tanjab Barat Bersau di paripurna DPRD Tanjab Barat mengatakan saat ini begitu banyak kepala OPD yang masih berstatus Plt menurutnya ini menjadi persoalan serius dan harus segera ada kejelasan.

“Banyak kepala OPD yang berstatus Plt  dan banyak yang sudah menjelang masa pensiun,” katanya, Kamis (06/04/23).

Baca Juga  Anggota DPRD Tanjab Barat Dapil Senyerang Pengabuan Hadiri Pelatihan Pengolahan Sabut Kelapa

Habsi menyebutkan saat ini masa jabatan bupati dan wakil bupati sudah masuk tahun ke 3 agar hal itu segera diselesaikan.

“Sudah masuk di tahun ke 3 agar persoalan ini segera diselesaikan,” ungkapnya.

Hasbi juga menyoal masih banyaknya kepala sekolah (kepsek) yang masih berstatus Plt yang hingga saat ini belum terdapat tindak lanjutnya.

“Banyaknya kepala sekolah yang masih Plt, bentar sebentar lagi sudah masuk masa ujian sekolah, apakaj ijazah dab rapor akan ditandatangani plt,” paparnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Tanjab Barat Apresiasi Serbuan Vaksin Kodim 0419/Tanjab

Hasbi pun menyoal disaat Tanjab Barat kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dibidang guru dan tenaga kesehatan (Nakes) akan tetapi Pemkab Tanjab Barat melepaskan mereka keluar daerah untuk pindah.

“Ada 17 orang yang pindah dari Tanjab Barat dari guru dan nakes. Ditengah kita kekurangan guru dan nakes kami fraksi tanjab barat bersatu mempertanyakan hal itu.” Tandasnya.

 

Penulis/ Editor: Amir/ Otte

Share :

Baca Juga

DPRD

Ketua DPRD Tanjab Barat Di coklit 

DPRD

Ketua DPRD Tanjab Barat Tampung Aspirasi Dua Desa di Kecamatan Betara

DPRD

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna ketiga Tanggapan Bupati Atas LKPJ dan Pembentukan Pansus

DPRD

Zaidan Ismail Tegaskan, Silakan PT. Sitasa Energi Hengkang Dari Merangin Jika Tidak Pasti Beroperasi

DPRD

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Ketiga, Dengarkan Tanggapan Bupati Atas Pemandangan Umum

DPRD

DPRD Tanjab Barat Audiensi Bersama Aliansi Honorer Non Database

DPRD

Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat Hadiri Acara Mulia “Tungkal Bersholawat” di Ponpes As Syatibi

DPRD

Hamdani Serap Aspirasi Masyarakat Dua Desa di Kecamatan Tungkal Ulu

You cannot copy content of this page