Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Berita

Senin, 13 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bupati: Yang Terbaik itu, Tidak Ada Temuan BPK Terkait Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2024 dan 2025

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Pengeloaan keuangan daerah Pemkab Merangin dari tahun ke tahun terus terjadi perbaikan. Pada tahun anggaran 2024 terjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  sebesar Rp 3,4 miliar dan turun pada 2025 sebesar Rp 2,5 miliar.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Inspektur Merangin Jaya Kusuma, usai mengikuti Pemantauan tindaklanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK, penyelesaian kerugian negara/daerah sampai dengan semester satu tahun 2026, Senin (13/7).

‘’Jadi tidak benar ada yang mengatakan terjadi temuan BPK pada tahun anggaran 2025 Pemkab Merangin sampai Rp 214 miliar,’’ujar Jaya Kusuma, usai mengikuti kegiatan di Auditorium Sultan Thaha Gedung BPK Perwakilan Provinsi Jambi tersebut.

Kedepan Inspektur Merangin berharap, pengelolaan keuangan daerah itu akan terus dilakukan perbaikan, supaya tidak lagi sedikitpun terjadi kerugian negara/daerah dalam pengelolaan keuangan.

‘’Ini selaras dengan harapan Pak Bupati H M Syukur, dikatakan beliau kalau yang terbaik itu bukan terjadi penurunan temuan, tetapi tidak ada temuan BPK. Mudah-mudahan ini menjadi perhatian serius organisasi perangkat daerah agar lebih baik lagi,’’terang Jaya.

Baca Juga  Pj Bupati Merangin Hadiri Acara Tasyakuran Hari Bakti Adhyaksa Ke 64

Dikatakan Jaya, ada beberapa poin yang menjadi rekomendasi BPK pada kegiatan di Kantor BPK itu, diantaranya terkait dengan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di tengah efesiensi saat ini, Pemkab Merangin dituntut mencari sumber PAD yang potensial.

Menyikapi hal tersebut jalas Jaya, Pemkab Merangin telah resmi menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) khusus untuk perusahaan dari Rp 200 menjadi Rp1.035 per kWh dan telah mengubah SK serta Peraturan Bupatinya.

Selain itu sambung Jaya, dari pengelolaan retribusi penyewaan Alat dan mesin pertanian (Alsintan), SOP dan SK-nya juga sudah diubah, mudah-mudahan kedepan pengelolan PAD dari Alsintan menjadi bertambah.

Begitu juga dengan retribusi sampah, masih dalam proses antara Dinas LH dengan PDAM. Mudah-mudahan dalam waktu dekan bisa tuntas, sehingga pengelolaan sampah akan menjadi lebih baik dan retribusinya bisa menjadi PAD.

Baca Juga  Hari Raya Idul Adha Tahun 2024 Pemkab Tanjab Barat Sembelih Hewan Korban 

Diakui Jaya, memang masih ada PR yang dihadapi terkait pengelolaan asset Pemkab Merangin, terutama asset untuk kendaraan dinas roda dua maupun roda empat, tanah dan rumah dinas.

‘’Pak Bupati dari awal memimpin telah membentuk Satgas penyelamatan asset. Alhamdulillah sudah berjalan dan banyak asset-asset milik Pemkab Merangin yang sudah kembali, seperti kendaraan dinas, tanah dan rumah dinas,’’jelas Jaya.

Kedepan ungkap Jaya, akan diperbaiki terus pengelolaan asset itu, mudah-mudah ada solusi terbaik untuk mendapatkan retribusi PAD dari rumah dinas. Regulasinya masih disusun BPKAD bersama Inspektorat Merangin.

Inspektur berharap kepada OPD teknis, untuk terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan keuangan, sehingga predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI sangat mungkin untuk dipertahankan secara terus-menerus. (*).

Share :

Baca Juga

Berita

Pj Bupati Buka Forum Konsultasi Publik Penyusunan Awal RKPD Kabupaten Merangin 

Berita

Wow..!! DRPD Merangin Sidak ke PT KDA, Asap Boiler Pabrik Sedang Mengepul Hebat

Berita

Gas Pool, Srikandi SUKA Dibentuk dan Siap Meraup Suara Emak-emak

Berita

Apakah Kios PKL di Lokasi RTH Depan Kantor Pajak Sudah Kantongi Izin??, Ini Penjelasan Sayuti

Berita

Yani : Hari Ini 1200 Guru di Merangin Bisa Tersenyum, Honor Dicairkan

Berita

H Mukti Antisiapasi Dampak Buruk Cuaca Saat Pemilu 2024

Berita

SAD,Sanggar Alam Delima Diduga Serobot Lahan Gapoktan Dengan Beda Kecamatan

Berita

Dapur MBG Elviana Bermasalah, Fendi: “Sungguh-sungguh Tidak Layak, Harus Dievaluasi”

You cannot copy content of this page