Percepatan Penurunan Stunting, Bupati Tanjab Barat Buka Kegiatan Workshop GENREAKSI Bupati Anwar Sadat Pimpin Sidang GTRA  Secara Virtual Bupati Anwar Sadat Ikuti Rakornas Wasin Pemerintah Tahun 2024 Secara Virtual Bupati Tanjab Barat Saksikan Pelantikan PJ Bupati Muaro Jambi dan Sarolangun Bupati Anwar Sadat Tekankan Pentingnya Profesional APIP Dalam Meningkatkan AKIP di Tanjab Barat 

Home / Tanjab Barat

Minggu, 23 Agustus 2020 - 09:54 WIB

Kapal Pengangkut Kelapa Menuju Batam Tenggelam

TANJAB BARAT – BULENONnews.com. Sebuah Kapal KM Hikmah Jaya 34, yang bermuatan kelapa sekitar 20 ton tenggelam di perbatasan Kuala Tungkal – Riau tempat di perairan Kuala Kerang.Dengan titik kordinat 0•42.165’S/103•30.351’E.

Diketahui,Kapal KM Hikmah Jaya 34 terdapat sekitar 4 orang yang diantaranya, Rahman (21) nahkoda, Rendi (21) ABK, Rusdi (27) ABK,Acok (20), yang berangkat dari bandahara mau menuju ke Kota Batam.

Hal ini diungkapkan oleh Nahkoda Kapal KM Hikmah Jaya 34,Rahman bahwa kapal yang dirinya nahkodai menumbur sesuatu,tapi ia tidak tau apa yang tumbur.

“Kita seperti nabrak karang,kalau kedalaman lumpur masih sekitar 10 meter lagi, sekitar 30 menit kapal sudah tenggelam,air begitu cepat masuk kedalam kapal tidak sampai 3 menit,”ucapnya, sabtu (22/08/20).

Baca Juga  Dalam Sebulan Polres Tanjab Barat Amankan 18 Tersangka Narkoba

Katanya lagi, pompong yang melintas bukan untuk menolong dirinya dan ABK kapal yang saat itu kondisi kapal sudah tengelam dan nyaris terguling.

“Sejumlah pompong jaring yang melintas bukannya menolong melainkan mengambil sejumlah barang barang nya seperti kelapa, piring dan jerigen,”sebutnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, keadaan makin kritis saat itu satu pompong datang dan memberikan pertolongan,selang beberapa waktu datang tim dari Pol Airud Polres Tanjab Barat bersama dengan Barsanar.

“Alhamdulillah, datang Pompong yang nolong kita sama Basarnas dan Polisi, padahal kita sudah pasrah,”ungkapnya.

Ia juga menyebutkan,kalau kapalnya saat itu hanya bermuatan 20 ton, sedangkan kata dia, kapasitas muatan kapalnya mencapai 80 ton dan rencananya baru Ada penambahan muatan sebanyak 30 ton di sungai asam.

Baca Juga  Gegara Uang 20 Ribu, Nyawa Isteri Melayang

“Untuk lebih muatan dari kapasitas kapal tidak mungkin,masih terlalu jauh,”imbuhnya.

Sementara itu,Kapten BASARNAS Danpos SAR Wilayah Tanjab Barat-Tanjab Timur Ari Yuhendra dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Dikatannya kapal tersebut karam di wikayah Kuala Kerang titik kordinat 0•42.165’S/103•30.351’E sekira pukul 16.00 WIB.

“Kapal melaju dengan kecepatan 7 not tiba-tiba kapal mengalami kandas pada titik kordinat itu,” terang Ari Yuandra.

Ari menyebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh penumpang sebanyak 4 orang berhasil selamat setelah ditolong Tim Basarnas dan Sat Polairud Polres Tanjab Barat.

“Sementara Bangkai kapal dievakuasi menggunakan kapal Setara Makmur,” pungkasnya.

Penulis/Editor: Amir/Ote.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Vaksin di Kecamatan Betara

Tanjab Barat

Sat Narkoba Polrea Tanjabbarat Amankan Sabu Dari Medan

Tanjab Barat

Langka Dan Mahal Gas 3 Kg,Dinas Koperindag Di Duga Tak Mampu Atasi Oknum Pangkalan Nakal

Tanjab Barat

Dandim 0419/Tanjab Ingatkan Masyarakat

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Luncurkan Pelampung Polri

Tanjab Barat

Wabup Tanjabbar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan MTQ Ke-50 Tk Provinsi Jambi

Tanjab Barat

Budi Azwar di Tahan Polda Jambi, BK DPRD Tanjabbar: Kita Belum Terima Surat Pemberitahuan Penahanan

Tanjab Barat

BREAKING NEWS..! Tiga ASN di Tanjab Barat Positif Covid-19