Ketua DPRD Hamdani Jamu Makan Malam Pemain Bola Pelajar Perwakilan Kecamatan Batang Asam  Ketua DPRD Tanjab Barat Bagikan Bantuan Sosial untuk Warga Kurang Mampu Sarang Narkoba di Pasar Merlung Dibongkar! Polres Tanjab Barat Tangkap Dua Pelaku, Sita 3,46 Gram Sabu dan Timbangan Digital Aksi Nyata Jaga Pesisir: Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Dukung Penuh Gerakan Penanaman Mangrove BERSINERGI JAGA KEDAULATAN: Imigrasi Kuala Tungkal Perkuat Pengawasan Orang Asing Melalui Timpora dan Pembina Desa

Home / Berita

Selasa, 8 Juli 2025 - 09:02 WIB

Kisruh Harga TBS, DPRD Merangin Panggil PT AIP, Baca Selengkapnya.

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Kisruh terkait harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa Sawit antara masyarakat dengan PT. Agrindo Indah Persada (AIP), berujung pemanggilan terhadap PT AIP oleh DPRD Kabupaten Merangin.

Pemanggilan PT AIP tersebut berdasarkan Surat yang dilayangkan masyarakat  ke sekretariat DPRD Merangin, dan mendapat respon Waka I DPRD Herman Effendi saat konfirmasi diruang kerjanya.

“Benar surat dari masyarakat masuk ke DPRD, kita sudah membaca harga TBS keluhan masyarakat dengan PT AIP,  segera kita kroscek masalah harga, “ungkap Waka DPRD Merangin Herman Effendi.

Menyikapi persoalan itu, Herman Herman Efendi bersama Komisi III akan bergerak cepat menuntaskan masalah tersebut, apalagi menyakut hajat masyarakat banyak.

” Kita pelajari dan diposisi ke Komisi III memproses cepat. Kita perjuangan harga TBS untuk masyarakat, kita panggil PT AIP, dinas Perkebunan berapa harga sebenarnya dari pemerintah, “tungkasnya.

Baca Juga  Launching SP2HP Online, Kapolri: Semoga Tidak Ada Lagi Sumbatan Komunikasi

Sebelumnya masyarakat sudah melakukan Pertemuan dengan PT AIP namun dengan tegas Manajer PT AIP Ismail mengatakan buah lokal ada yang tak baik mutu.

“Buah sawit bapak ini bagus iya gak, ngapai iya harga rendah juga, inikan buah lokal iya tambang baru,” ungkap Manajer AIP Ismail sambil menuju kearah pemilik TBS disaksikan saat pertemuan Masyarakat dengan perusahaan.

Berbeda dengan kepala Operasional Perusahaan (OPS ), Junaidi malah menjelaskan dipapan diding nama-nama perbedaan buah kelapa sawit, namun ditolak warga.

“Sudah lah pak, soal itu kami tau soal apa nama buah kelas sawit, mengapa ini dibedakan buah lokal dan buah dari dari luar, “ungkap Khaidir membantah penjelasan Junaidi.

Baca Juga  Dua Pompa di SPBU Pematang Kandis Hanya Dilayani Satu Karyawan, Konsumen Kecewa

Sementara Junaidi malah menjelaskan pasokan TBS dari luar seperti Pamenang dan seputaran Bangko.

“Alhamdulillah Bang Antok dari awal berdiri Pabrik sudah bantu AIP untuk pasokan TBS dari Pamenang dan seputaran Bangko, sampai sekarang beliau masih setia dengan AIP walaupun banyak PKS baru di Merangin Bang, ” tulis Junaidi melalui WhatsAppnya.

Pihak PT AIP melalui Junaidi terkesan menentang Permentan no 13 th 2024.

“Nanti kami pelajari Bang, Harga Pokja setau kami itu untuk Plasama mitra Binaan Perusahaan yang asal usul bibit tanamannya jelas , di Merangin setau kami tidak ada Pabrik sawit yg Pakai Harga Pokja untuk TBS swadaya, mohon maaf kalau salah, “ungkap Pihak PT AIP Junaidi. (*).

Share :

Baca Juga

Berita

LPG Di Pangkalan Ahmad Lubis Jalan Manunggal Aman

Berita

H Mukt Pimpin Rakor Pengawas dan Korwil Sekolah Wilayah Pamenang Sekitar

Berita

MK Putuskan Sistem Pemilu Tetap Terbuka, AHY: Wujud Keadilan yang Memihak Kedewasaan Demokrasi

Berita

Sanggar Seni Pelitojayo Kebun Sayur Kebakaran

Berita

Anda Hobi Balapan? Ayo Salurkan di Kejuaraan Bupati Merangin Cup Sumatera Open Road Race 2025

Berita

Hasil Survei Terbaru, Anwar Sadat – Katamso Unggul Telak Dari Kandidat Lain Untuk Pilkada Tanjab Barat

Berita

Ngopi Manis Ala Kapolres Tanjabbarat Undang Instansi Dan Relawan Karhutla Dengan KopTan

Berita

Urgensi Apa Para Pejabat Hadir Pelantikan Kepala Daerah di Jakarta, Mencari Muka Kah?

You cannot copy content of this page