Fraksi Gerindra Sorot Kinerja PDAM Tirta Pengabuan: Jangan Terus Berpola Tambal Sulam Kericuhan Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Pembahasan Hibah KONI Rp1 Miliar Diduga Jadi Pemicu Rapat APBDP Tanjabbar Memanas: Warnai Lempar Palu Sidang dan Banting Meja, Rapat Sempat Diskors Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Tanjabbar: Kuasa Hukum Desak Dinas PMD dan Inspektorat Periksa Kades Teluk Ketapang Pemeriksaan Kades Teluk Ketapang dan 5 Saksi Berlanjut, Akankah Ada Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Wartawan?

Home / Berita

Selasa, 8 Juli 2025 - 09:02 WIB

Kisruh Harga TBS, DPRD Merangin Panggil PT AIP, Baca Selengkapnya.

BANGKO-BULENONNEWS.COM. Kisruh terkait harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa Sawit antara masyarakat dengan PT. Agrindo Indah Persada (AIP), berujung pemanggilan terhadap PT AIP oleh DPRD Kabupaten Merangin.

Pemanggilan PT AIP tersebut berdasarkan Surat yang dilayangkan masyarakat  ke sekretariat DPRD Merangin, dan mendapat respon Waka I DPRD Herman Effendi saat konfirmasi diruang kerjanya.

“Benar surat dari masyarakat masuk ke DPRD, kita sudah membaca harga TBS keluhan masyarakat dengan PT AIP,  segera kita kroscek masalah harga, “ungkap Waka DPRD Merangin Herman Effendi.

Menyikapi persoalan itu, Herman Herman Efendi bersama Komisi III akan bergerak cepat menuntaskan masalah tersebut, apalagi menyakut hajat masyarakat banyak.

” Kita pelajari dan diposisi ke Komisi III memproses cepat. Kita perjuangan harga TBS untuk masyarakat, kita panggil PT AIP, dinas Perkebunan berapa harga sebenarnya dari pemerintah, “tungkasnya.

Baca Juga  Gaji Honorer di Merangin Tak Dibayar, Ternyata Ini Penyebabnya

Sebelumnya masyarakat sudah melakukan Pertemuan dengan PT AIP namun dengan tegas Manajer PT AIP Ismail mengatakan buah lokal ada yang tak baik mutu.

“Buah sawit bapak ini bagus iya gak, ngapai iya harga rendah juga, inikan buah lokal iya tambang baru,” ungkap Manajer AIP Ismail sambil menuju kearah pemilik TBS disaksikan saat pertemuan Masyarakat dengan perusahaan.

Berbeda dengan kepala Operasional Perusahaan (OPS ), Junaidi malah menjelaskan dipapan diding nama-nama perbedaan buah kelapa sawit, namun ditolak warga.

“Sudah lah pak, soal itu kami tau soal apa nama buah kelas sawit, mengapa ini dibedakan buah lokal dan buah dari dari luar, “ungkap Khaidir membantah penjelasan Junaidi.

Baca Juga  Kunjungi NasDem Merangin, DPR RI Syarif Fasha Akan Sampaikan Rencana Investasi Ke Menteri

Sementara Junaidi malah menjelaskan pasokan TBS dari luar seperti Pamenang dan seputaran Bangko.

“Alhamdulillah Bang Antok dari awal berdiri Pabrik sudah bantu AIP untuk pasokan TBS dari Pamenang dan seputaran Bangko, sampai sekarang beliau masih setia dengan AIP walaupun banyak PKS baru di Merangin Bang, ” tulis Junaidi melalui WhatsAppnya.

Pihak PT AIP melalui Junaidi terkesan menentang Permentan no 13 th 2024.

“Nanti kami pelajari Bang, Harga Pokja setau kami itu untuk Plasama mitra Binaan Perusahaan yang asal usul bibit tanamannya jelas , di Merangin setau kami tidak ada Pabrik sawit yg Pakai Harga Pokja untuk TBS swadaya, mohon maaf kalau salah, “ungkap Pihak PT AIP Junaidi. (*).

Share :

Baca Juga

Berita

Merangin Kembali Menempati Urutan 10 MTQ 53 Tingkat Provinsi Jambi, Jangcik : Semua Ridho Allah

Berita

Pj Bupati Merangin Tandatangani Hibah Barang Milik Negera

Berita

Pj Bupati Hadiri Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Kabupaten Merangin 2024

Berita

Inspektorat Merangin Periksa Kades Pulau Raman Terkait Dugaan Kegiatan Merugikan Negara

Berita

Wow..!! Olahan Sampah Jadi Sembako, Pj Bupati Kunjungi TPA Merangin

Berita

Diduga Terlibat Natkotika,3 Orang Diamanakan Satnarkoba Polres Tanjab Timur Diamankan Tanjabbarat

Berita

PABPDSI Tanjab Barat Periode 2022-2028 Resmi Dilantik

Berita

Hormati Keputusan PTUN,Pemkab Tanjab Barat Lakukan Upaya Hukum Banding

You cannot copy content of this page